alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

Balap Liar, 51 Orang Diamankan

SAMBAS – Polres Sambas memberikan tindakan tegas terhadap aksi balap liar yang ada di sekitar Kantor Bupati Sambas, Jalan Pembangunan, Kecamatan Sambas. Puluhan penyuka kebut-kebutan di jalanan pun dibawa untuk selanjutnya dilakukan pendataan.

Penindakan yang dilaksanakan pada Sabtu (23/1) sekitar pukul 22.30 hingga 24.30 WIB, dipimpin Kasat Sabhara Polres Sambas kemudian Pasi Inteldim 1208/Sambas, Kabid KUKM Sat Pol PP Sambas, Kasi Lalu Lintas Dishub Sambas serta didukung TNI 10 Personil, Polres Sambas 20 Personil, Dishub Sambas 10 Personil dan Sat Pol PP 19 Personil.

Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry AP mengatakan, penindakan aksi balap liar atau kebut-kebutan di jalan, menindaklanjuti sejumlah keluhan masyarakat. Dimana di sekitaran Kantor Bupati Sambas, atau Jalan Pembangunan, sering dipakai untuk aksi kebut- kebut motor terutama pada Sabtu dan Minggu.

Baca Juga :  Fokus Kesehatan, Siapkan Generasi Sehat

“Di sekitaran Jalan Pembangunan atau tak jauh dari Kantor Bupati Sambas dijadikan sebagai lokasi balap liar dan masyarakat sekitar sangat resah dengan aksi balap liar yang terjadi,” kata Kapolres Sambas, Minggu (24/1).

Sebelum didatangi di lokasi, tim gabungan bersama masyarakat melakukan pengintaian pada pukul 17.00 Wib. Namun nampaknya masih kosong, hingga akhirnya pada malam harinya, aksi balap liar mulai ramai. “Kami menunggu ramai, sekitar pukul 23.00 wib, dilakukan penindakan terhadap pengendara yang berkumpul di sekitar Jalan Pembangunan Sambas,” katanya.

Tim gabungan berhasil mengamankan 43 unit sepeda motor, pengendara sebanyak 51 orang dengan rincian 48 laki-laki dan 3 perempuan. “Tim gabungan kemudian mengamankan lokasi, mengambil kunci motor pengendara, membawa pengendara dan motor ke Mapolres Sambas,” katanya.

Baca Juga :  Balapan Liar di Pantai Pecal Makan Korban

Motor dan pengendaranya, dilakukan penindakan berupa tilang dengan jadwal sidang pada 26 April 2021. Sedangkan kendaraan akan diamankan di Mapolres Sambas, apabila kendaraan tidak memenuhi standar maka pemilik kendaraan wajib melengkapi kendaraannya.

“Tim gabungan melalui Kasat Sabhara Polres Sambas memberikan arahan kepada pengendara dan mendata identitas pengendara sebelum diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing,” katanya. (fah)

SAMBAS – Polres Sambas memberikan tindakan tegas terhadap aksi balap liar yang ada di sekitar Kantor Bupati Sambas, Jalan Pembangunan, Kecamatan Sambas. Puluhan penyuka kebut-kebutan di jalanan pun dibawa untuk selanjutnya dilakukan pendataan.

Penindakan yang dilaksanakan pada Sabtu (23/1) sekitar pukul 22.30 hingga 24.30 WIB, dipimpin Kasat Sabhara Polres Sambas kemudian Pasi Inteldim 1208/Sambas, Kabid KUKM Sat Pol PP Sambas, Kasi Lalu Lintas Dishub Sambas serta didukung TNI 10 Personil, Polres Sambas 20 Personil, Dishub Sambas 10 Personil dan Sat Pol PP 19 Personil.

Kapolres Sambas AKBP Robertus B Herry AP mengatakan, penindakan aksi balap liar atau kebut-kebutan di jalan, menindaklanjuti sejumlah keluhan masyarakat. Dimana di sekitaran Kantor Bupati Sambas, atau Jalan Pembangunan, sering dipakai untuk aksi kebut- kebut motor terutama pada Sabtu dan Minggu.

Baca Juga :  Para Pelaku Atur Jadwal Balap Liar di Grup WhatsApp

“Di sekitaran Jalan Pembangunan atau tak jauh dari Kantor Bupati Sambas dijadikan sebagai lokasi balap liar dan masyarakat sekitar sangat resah dengan aksi balap liar yang terjadi,” kata Kapolres Sambas, Minggu (24/1).

Sebelum didatangi di lokasi, tim gabungan bersama masyarakat melakukan pengintaian pada pukul 17.00 Wib. Namun nampaknya masih kosong, hingga akhirnya pada malam harinya, aksi balap liar mulai ramai. “Kami menunggu ramai, sekitar pukul 23.00 wib, dilakukan penindakan terhadap pengendara yang berkumpul di sekitar Jalan Pembangunan Sambas,” katanya.

Tim gabungan berhasil mengamankan 43 unit sepeda motor, pengendara sebanyak 51 orang dengan rincian 48 laki-laki dan 3 perempuan. “Tim gabungan kemudian mengamankan lokasi, mengambil kunci motor pengendara, membawa pengendara dan motor ke Mapolres Sambas,” katanya.

Baca Juga :  Sejumlah Orang Jadi Sasaran Tes, Termasuk dari Magetan

Motor dan pengendaranya, dilakukan penindakan berupa tilang dengan jadwal sidang pada 26 April 2021. Sedangkan kendaraan akan diamankan di Mapolres Sambas, apabila kendaraan tidak memenuhi standar maka pemilik kendaraan wajib melengkapi kendaraannya.

“Tim gabungan melalui Kasat Sabhara Polres Sambas memberikan arahan kepada pengendara dan mendata identitas pengendara sebelum diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing,” katanya. (fah)

Most Read

Tindak Lanjuti Temuan Secara Tuntas

1.094 Nakes Sekadau Segera Divaksin

Akui Potensi Penambahan Kasus Covid-19

Artikel Terbaru

/