alexametrics
25 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

Pemangkat dan Sambas Tertinggi Kasus Covid-19

SAMBAS – Di Kabupaten Sambas, dua kecamatan yakni Pemangkat dan Sambas menjadi tertinggi ditemukan kasus terkonfirmasi Covid-19. Hal ini sesuai data Covid-19 hingga 24 Februari 2022 untuk daerah ini.

Dalam data tersebut, terdapat 9 konfirmasi baru, serta masih ada 70 orang dalam perawatan. Diantaranya 43 menjalani isolasi mandiri, 1 orang di RSU Antonius Pontianak, dua orang di RS Mitra Medika Pontianak, 3 orang di RS Soedarso, 2 orang di RS Vincentius Singkawang, 3 orang di RS Pratama Sambas, 8 orang di RS Abdul Aziz Singkawang, 4 orang di RS Harapan Bersama Singkawang, 1 orang di RS Bhayangkara Pontianak, 1 orang di RSUD Sambas, 1 orang di RSUD Pemangkat, dan 1 orang di RS Untan Pontianak.

Dilihat per kecamatan, kasus terkonfirmasi dan saat ini dalam perawatan dan isolasi mandiri, terbanyak ada di Kecamatan Pemangkat dengan 21 kasus, kemudian Sambas 20 kasus konfirmasi. Kemudian Tebas 6 kasus, Selakau 4 kasus, Jawai 4 kasus, Sajingan Besar 4 kasus, Teluk Keramat 3 kasus, Subah 2 kasus, Paloh 2 kasus, Galing 2 kasus, Sejangkung 1 kasus, Semparuk 1 kasus.

Baca Juga :  Sambas Double Winner di Ajang Sepak Bola Kalbar

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas yang merupakan juru bicara Satgas, dr Fatah Maryunani menyebutkan pengetatan protokol kesehatan dan peningkatan cakupan vaksinasi, terus dilakukan, sebagai upaya menindaklanjuti adanya lonjakan kasus di Kabupaten Sambas.

“Satgas Kabupaten Sambas, terus mengingatkan kepada seluruh pihak untuk mengetatkan protocol kesehatan, kemudian mendukung peningkatan cakupan vaksinasi,” kata Fatah.

Terlebih, sebutnya, sesuai data. Hingga 24 Februari 2022, cakupan vaksinasi di Kabupaten Sambas berada diurutan delapan untuk kabupaten kota se Kalimantan Barat, yakni 70,29 persen dari 446.672 jumlah sasaran.

Sementara itu, dalam rangka mendukung peningkatan capaian vaksinasi. Selama tiga hari berturut, yakni Sabtu – Senin (26-28/2) di halaman vihara tridharma Bumi Raya Pemangkat akan dilaksanakan vaksinasi yang terbuka untuk umum. Ketua Panitia Tridharma Pemangkat, Cin Cung alias Atonk menyebutkan kegiatan yang bertajuk Vaksin Cap Go Meh tersebut dilaksanakan Panitia Tridharma Pemangkat bersama Pemerintah Kabupaten Sambas, TNI serta Polri, yakni vaksinasi massal selama tiga hari.

Baca Juga :  Pemkab Sambas Raih WTP Lagi

“Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Vihara, adalah untuk memberikan dukungan kesuksesan cakupan vaksinasi di Kabupaten Sambas,” kata Atonk.

Menurutnya, vaksinasi yang dilaksanakan, untuk vaksinasi dosis 1, dosis 2 dan vaksin booster untuk anak usia 6-11 tahun, remaja 12-18 tahun, dewasa 18-59 tahun dan lansia atau diatas 60 tahun. Bahkan, dikesempatan tersebut, jenis vaksin yang disiapkan sinovac, astrazeneca dan Pfizer. Syaratnya Pun cukup mudah, bawa foto copy KTP (untuk dewasa dan lansia), fotocopy KK untuk anak-anak dan remaja, dan bawa kartu vaksin.

“Panitia Tridharma Pemangkat  akan menyiapkan hadiah kepada peserta vaksin dosis pertama jika ikut vaksinasi massal, yakni berupa beras premium lima Kilogram per orang,” katanya. (fah)

SAMBAS – Di Kabupaten Sambas, dua kecamatan yakni Pemangkat dan Sambas menjadi tertinggi ditemukan kasus terkonfirmasi Covid-19. Hal ini sesuai data Covid-19 hingga 24 Februari 2022 untuk daerah ini.

Dalam data tersebut, terdapat 9 konfirmasi baru, serta masih ada 70 orang dalam perawatan. Diantaranya 43 menjalani isolasi mandiri, 1 orang di RSU Antonius Pontianak, dua orang di RS Mitra Medika Pontianak, 3 orang di RS Soedarso, 2 orang di RS Vincentius Singkawang, 3 orang di RS Pratama Sambas, 8 orang di RS Abdul Aziz Singkawang, 4 orang di RS Harapan Bersama Singkawang, 1 orang di RS Bhayangkara Pontianak, 1 orang di RSUD Sambas, 1 orang di RSUD Pemangkat, dan 1 orang di RS Untan Pontianak.

Dilihat per kecamatan, kasus terkonfirmasi dan saat ini dalam perawatan dan isolasi mandiri, terbanyak ada di Kecamatan Pemangkat dengan 21 kasus, kemudian Sambas 20 kasus konfirmasi. Kemudian Tebas 6 kasus, Selakau 4 kasus, Jawai 4 kasus, Sajingan Besar 4 kasus, Teluk Keramat 3 kasus, Subah 2 kasus, Paloh 2 kasus, Galing 2 kasus, Sejangkung 1 kasus, Semparuk 1 kasus.

Baca Juga :  Covid 19 Juga Ancam Sejumlah Turnamen

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas yang merupakan juru bicara Satgas, dr Fatah Maryunani menyebutkan pengetatan protokol kesehatan dan peningkatan cakupan vaksinasi, terus dilakukan, sebagai upaya menindaklanjuti adanya lonjakan kasus di Kabupaten Sambas.

“Satgas Kabupaten Sambas, terus mengingatkan kepada seluruh pihak untuk mengetatkan protocol kesehatan, kemudian mendukung peningkatan cakupan vaksinasi,” kata Fatah.

Terlebih, sebutnya, sesuai data. Hingga 24 Februari 2022, cakupan vaksinasi di Kabupaten Sambas berada diurutan delapan untuk kabupaten kota se Kalimantan Barat, yakni 70,29 persen dari 446.672 jumlah sasaran.

Sementara itu, dalam rangka mendukung peningkatan capaian vaksinasi. Selama tiga hari berturut, yakni Sabtu – Senin (26-28/2) di halaman vihara tridharma Bumi Raya Pemangkat akan dilaksanakan vaksinasi yang terbuka untuk umum. Ketua Panitia Tridharma Pemangkat, Cin Cung alias Atonk menyebutkan kegiatan yang bertajuk Vaksin Cap Go Meh tersebut dilaksanakan Panitia Tridharma Pemangkat bersama Pemerintah Kabupaten Sambas, TNI serta Polri, yakni vaksinasi massal selama tiga hari.

Baca Juga :  Jalan Rusak, Pelancong Jiran Ogah ke Temajuk

“Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Vihara, adalah untuk memberikan dukungan kesuksesan cakupan vaksinasi di Kabupaten Sambas,” kata Atonk.

Menurutnya, vaksinasi yang dilaksanakan, untuk vaksinasi dosis 1, dosis 2 dan vaksin booster untuk anak usia 6-11 tahun, remaja 12-18 tahun, dewasa 18-59 tahun dan lansia atau diatas 60 tahun. Bahkan, dikesempatan tersebut, jenis vaksin yang disiapkan sinovac, astrazeneca dan Pfizer. Syaratnya Pun cukup mudah, bawa foto copy KTP (untuk dewasa dan lansia), fotocopy KK untuk anak-anak dan remaja, dan bawa kartu vaksin.

“Panitia Tridharma Pemangkat  akan menyiapkan hadiah kepada peserta vaksin dosis pertama jika ikut vaksinasi massal, yakni berupa beras premium lima Kilogram per orang,” katanya. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/