alexametrics
26.7 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Terjunkan Siswa Mengabdi ke Masyarakat

TEBAS – Sejumlah sekolah melaksanakan kegiatan bertemakan agama saat Ramadan. Seperti Madrasah Aliyah (MA) Garpemi Tebas, di mana siswanya mendapatkan kegiatan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Wakil Kepala Kesiswaan MA Garpemi Tebas, Ilham Anugerah menyebutkan, setiap tahun, saat Ramadan, mereka melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Para siswa mereka terjunkan ke tengah- tengah masyarakat. “Tahun ini, MA Garpemi Tebas menurunkan siswa-siswinya dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Siswa-siswi dibagi empat kelompok dan disebar di empat desa, yakni ke Desa Mekar Sekuntum,  Tebas Sungai, Makrampai, dan Desa Sempalai,” kata Ilham.

Digambarkan dia, dalam kegiatan tersebut, siswa-siswinya mereka tempatkan di satu desa dan menginap di rumah warga setempat, kemudian segala kegiatan dipusatkan di masjid desa setempat. Namun, lantaran tahun ini masih di tengah wabah pandemi Covid-19, metodenya, menurut dia, tak seperti tahun sebelumnya. Di mana siswa-siswi ini, dipastikan dia, akan melakukan PKM di daerahnya masing-masing atau di sekitar tempat tinggalnya.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Tiba, Fokus Cari Korban Feri Tenggelam

“Tahun ini, PKM tidak menginap di rumah warga mengingat masih dalam kondisi pandemi, jadi siswa-siswi yang melakukan PKM di tempat tinggal mereka. Sehingga setiap selesai kegiatan mereka pulang ke rumahnya masing-masing,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dan siswi melaksanakan TPQ Ramadan, penyampaian materi keagamaan, hafalan surat-surat Alquran pendek, menghafal doa sehari-hari, serta lainnya. “Mereka dalam PKM mengajak warga, anak-anak yang ada di sekitar tempat tinggalnya ikut TPQ Ramadan, untuk anak-anak usia Sekolah Dasar (SD), kegiatan dimulai pukul 13.00 – 16.00 WIB, jeda untuk melaksanakan salat asar,” katanya.

Pada akhir-akhir kegiatan, mereka mengadakan lomba dan pembagian hadiah untuk para juara di malam penutupan setelah salat tarawih.

Pengurus OSIS MA Garpemi, Abdul Hadi menggambarkan, bagaimana empat warga desa yang menjadi sasaran mereka begitu antusias. “Alhamdulillah di empat tempat dengan desa yang berbeda sambutan dari pengurus masjid, jemaah, dan anak-anak begitu antusias,” katanya.

Baca Juga :  Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berlaku

Apa yang dilakukan MA Garpemi tersebut, mendapatkan apresiasi dari tokoh agama, Hajii Aswadi, yang juga Sekretaris Masjid At-Taqwa Desa Tebas Sungai. Disampaikannya, kegiatan PKM seperti ini memang harus dilaksanakan. “Kegiatan yang dilakukan MA Garpemi sangat kami tunggu-tunggu untuk membina dan mendidik anak-anak kami dalam mengisi waktu di bulan suci Ramadan 1442 Hijriah ini. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih. Daripada anak-anak main HP atau game, lebih baik mereka mengikuti kegiatan PKM dari siswa-siswi MA Gerpemi Tebas,” katanya.

Sehingga ketika ada guru pendamping melakukan survei dan menyampaikan izin untuk melaksanakan KPM, langsung mereka sambut dengan baik. “Kegiatan PKM ini langsung kami terima, sebab hal positif seperti ini memang harus sering dilakukan,” katanya. (fah)

TEBAS – Sejumlah sekolah melaksanakan kegiatan bertemakan agama saat Ramadan. Seperti Madrasah Aliyah (MA) Garpemi Tebas, di mana siswanya mendapatkan kegiatan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Wakil Kepala Kesiswaan MA Garpemi Tebas, Ilham Anugerah menyebutkan, setiap tahun, saat Ramadan, mereka melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Para siswa mereka terjunkan ke tengah- tengah masyarakat. “Tahun ini, MA Garpemi Tebas menurunkan siswa-siswinya dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Siswa-siswi dibagi empat kelompok dan disebar di empat desa, yakni ke Desa Mekar Sekuntum,  Tebas Sungai, Makrampai, dan Desa Sempalai,” kata Ilham.

Digambarkan dia, dalam kegiatan tersebut, siswa-siswinya mereka tempatkan di satu desa dan menginap di rumah warga setempat, kemudian segala kegiatan dipusatkan di masjid desa setempat. Namun, lantaran tahun ini masih di tengah wabah pandemi Covid-19, metodenya, menurut dia, tak seperti tahun sebelumnya. Di mana siswa-siswi ini, dipastikan dia, akan melakukan PKM di daerahnya masing-masing atau di sekitar tempat tinggalnya.

Baca Juga :  Satono-Rofi Daftar ke KPU

“Tahun ini, PKM tidak menginap di rumah warga mengingat masih dalam kondisi pandemi, jadi siswa-siswi yang melakukan PKM di tempat tinggal mereka. Sehingga setiap selesai kegiatan mereka pulang ke rumahnya masing-masing,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dan siswi melaksanakan TPQ Ramadan, penyampaian materi keagamaan, hafalan surat-surat Alquran pendek, menghafal doa sehari-hari, serta lainnya. “Mereka dalam PKM mengajak warga, anak-anak yang ada di sekitar tempat tinggalnya ikut TPQ Ramadan, untuk anak-anak usia Sekolah Dasar (SD), kegiatan dimulai pukul 13.00 – 16.00 WIB, jeda untuk melaksanakan salat asar,” katanya.

Pada akhir-akhir kegiatan, mereka mengadakan lomba dan pembagian hadiah untuk para juara di malam penutupan setelah salat tarawih.

Pengurus OSIS MA Garpemi, Abdul Hadi menggambarkan, bagaimana empat warga desa yang menjadi sasaran mereka begitu antusias. “Alhamdulillah di empat tempat dengan desa yang berbeda sambutan dari pengurus masjid, jemaah, dan anak-anak begitu antusias,” katanya.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Tiba, Fokus Cari Korban Feri Tenggelam

Apa yang dilakukan MA Garpemi tersebut, mendapatkan apresiasi dari tokoh agama, Hajii Aswadi, yang juga Sekretaris Masjid At-Taqwa Desa Tebas Sungai. Disampaikannya, kegiatan PKM seperti ini memang harus dilaksanakan. “Kegiatan yang dilakukan MA Garpemi sangat kami tunggu-tunggu untuk membina dan mendidik anak-anak kami dalam mengisi waktu di bulan suci Ramadan 1442 Hijriah ini. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih. Daripada anak-anak main HP atau game, lebih baik mereka mengikuti kegiatan PKM dari siswa-siswi MA Gerpemi Tebas,” katanya.

Sehingga ketika ada guru pendamping melakukan survei dan menyampaikan izin untuk melaksanakan KPM, langsung mereka sambut dengan baik. “Kegiatan PKM ini langsung kami terima, sebab hal positif seperti ini memang harus sering dilakukan,” katanya. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/