alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Belajar Tatap Muka Masih Terbatas

 

SAMBAS – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, H Sabhan mengatakan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah belum ada perubahan. Yakni masih merujuk pada Surat Surat Edaran Bupati Sambas Nomor  420/134/Disdikbud/2021 tentang penyelenggaraan pembelajaran tatap muka Tahun Ajaran 2021/2022 di Masa pandemi covid 19 di satuan pendidikan

Sabhan menyebutkan, belum ada perubahan tentang pelaksanaan PTM terbatas di sekolah-sekolah di Kabupaten Sambas. “Belum (ada perubahan sistem PTM terbatas),” kata Sabhan, Minggu. Sehingga PTM terbatas, masih dilakukan untuk anak anak PAUD hingga kelas 3 Sekolah Dasar. “Ya (masih untuk PAUD hingga kelas 3 Sekolah Dasar,” kata Sabhan.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Jumeri meminta sekolah untuk membentuk budaya taat protokol kesehatan terlebih dahulu dalam melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Baca Juga :  Serahkan Kartu Tani, Wabup Harap Petani Bersemangat

Hal ini diharapkan dapat membuat mindset warga pendidikan akan taat protokol kesehatan semakin meningkat. Jadi pembelajaran bisa dilakukan lebih aman karena adanya kesadaran dari diri masing-masing.

Protokol kesehatan yang di maksud adalah 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau memakai hand sanitizer dan menjaga jarak. Ini perlu dilakukan untuk menciptakan pembelajaran yang aman dan sehat. Budaya untuk taat dalam menerapkan protokol kesehatan itu harus dilatih sejak awal masuk sekolah. Ketika budaya telah terbentuk, barulah pembelajaran dapat dimulai. Namun, ia juga mengingatkan agar para guru tidak langsung memberikan beban materi atau menuntaskan kurikulum yang ada.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menyampaikan pesan kepada anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka Hari Anak Nasional 2021. Dia meminta adik-adik yang masih harus melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ), diharapkan tetap sabar sampai situasi kembali membaik.

Baca Juga :  Sekolah Tatap Muka Masih Dilakukan secara Terbatas

Sementara itu, untuk mereka yang wilayah dan sekolahnya sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM), ia meminta agar selalu mematuhi protokol kesehatan. (fah)

 

SAMBAS – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, H Sabhan mengatakan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah belum ada perubahan. Yakni masih merujuk pada Surat Surat Edaran Bupati Sambas Nomor  420/134/Disdikbud/2021 tentang penyelenggaraan pembelajaran tatap muka Tahun Ajaran 2021/2022 di Masa pandemi covid 19 di satuan pendidikan

Sabhan menyebutkan, belum ada perubahan tentang pelaksanaan PTM terbatas di sekolah-sekolah di Kabupaten Sambas. “Belum (ada perubahan sistem PTM terbatas),” kata Sabhan, Minggu. Sehingga PTM terbatas, masih dilakukan untuk anak anak PAUD hingga kelas 3 Sekolah Dasar. “Ya (masih untuk PAUD hingga kelas 3 Sekolah Dasar,” kata Sabhan.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), Jumeri meminta sekolah untuk membentuk budaya taat protokol kesehatan terlebih dahulu dalam melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Baca Juga :  Pandemi, Banyak Putus Sekolah Serta Nikah Dini

Hal ini diharapkan dapat membuat mindset warga pendidikan akan taat protokol kesehatan semakin meningkat. Jadi pembelajaran bisa dilakukan lebih aman karena adanya kesadaran dari diri masing-masing.

Protokol kesehatan yang di maksud adalah 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau memakai hand sanitizer dan menjaga jarak. Ini perlu dilakukan untuk menciptakan pembelajaran yang aman dan sehat. Budaya untuk taat dalam menerapkan protokol kesehatan itu harus dilatih sejak awal masuk sekolah. Ketika budaya telah terbentuk, barulah pembelajaran dapat dimulai. Namun, ia juga mengingatkan agar para guru tidak langsung memberikan beban materi atau menuntaskan kurikulum yang ada.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim menyampaikan pesan kepada anak-anak di seluruh Indonesia dalam rangka Hari Anak Nasional 2021. Dia meminta adik-adik yang masih harus melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ), diharapkan tetap sabar sampai situasi kembali membaik.

Baca Juga :  Serahkan Kartu Tani, Wabup Harap Petani Bersemangat

Sementara itu, untuk mereka yang wilayah dan sekolahnya sudah menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM), ia meminta agar selalu mematuhi protokol kesehatan. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/