alexametrics
27 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Legislatif Berikan Apresiasi Kehadirian Satono dan Rofi di Musrenbang

SAMBAS – Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih, H Satono S Sos I MH dan Fahrur Rofi SIP MH Sc menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sambas Tahun 2022 yang dibuka secara virtual Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji SH M Hum, Jumat (26/3) di Aula Kantor Bupati Sambas.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ir H Arifidiar MH menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH dan Hj Hairiah SH MH menyampaikan undangan, kemudian apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih, H Satono S Sos I MH dan Fahrur Rofi SIP MH Sc yang hadir dalam acara Musrenbang.

Disebutkannya, pembangunan di Kabupaten harus terus dilaksanakan. RPJMD harus dikomunikasikan dan dikoordinasikan karena akan adanya pergantian kepala daerah nantinya. “Irisan RPJMD berada di program kerja tahun kelima Bupati Atbah, kemudian karena Pemilu dilakukan 2020, sehingga masuk RPJMD Bupati terpilih khususnya di tahun pertama. Kondisi inilah yang mengharuskan adanya komunikasi antara Bupati Atbah dengan Bupati Terpilih,” kata Politisi Golkar Sambas, usai kegiatan pembukaan Musrenbang.

Sehingga Bupati Sambas Atbah mengundang Bupati terpilih. Secara kelembagaan di DPRD Sambas, sangat mengapresiasi. “Kami mengharapkan adanya sinkronisasi, sehingga kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih adalah sangat bagus, saya acungi jempol,” katanya.

Baca Juga :  Bayar Listrik 400 Juta Sebulan, PDAM Tirta Galaherang Tak Operasional 24 Jam

Arifidiar yang akrab disapa Haji Dede ini juga menyampaikan sejumlah hal berkaitan dengan Musrenbang. Diantaranya mengenai regulasi, yang salah satunya adalah Permendagri Nomor 70 Tahun 2017 yang memang masih memberikan kelonggaran pada 2018, 2019 dan 2020. Tapi mulai sekarang, setiap program pembangunan yang menggunakan anggaran, yang akan dilaksanakan dan dibahas di Pemkab dan DPRD adalah yang sudah masuk Sistem Informasi Pemerintahan Daerah atau SIPD.

“Ini juga sudah diterapkan di Kabupaten Sambas. Dan saya melihat, jadwal dari Provinsi Kalbar yang memberikan rentang waktu 1 Maret hingga 1 April 2021 adalah pelaksanaan Musrenbang tingkat kabupaten/kota, dan ini juga sudah dipatuhi Kabupaten Sambas,” katanya.

Berbicara program yang ada dalam Musrenbang, Arifidiar melihat ada belasan poin yang disampaikan. Mulai dari urusan wajib hingga lainnya. Bahkan dirinya melihat, penataan Pantai Sinam juga disebutkan Bupati Sambas dalam Musrenbang. “Saya salut juga, disebutkannya penataan Pantai Sinam, jika sudah seperti ini, penataan Pantai Sinam harus segera dianggarkan, karena banyak pihak sepakat jika penataan Pantai Sinam dilakukan,” katanya.

Baca Juga :  Gebyar Ekonomi Kreatif Virtual Kalbar Dimulai, Momentum UMKM Kalbar Mendunia

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH mengatakan salah satu dokumen yang wajib untuk disusun adalah Rencana Pembangunan Tahunan Daerah yang sering disebut dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang merupakan dokumen perencanaan untuk periode satu tahun. “RKPD mempunyai peranan yang sangat strategis, karena dokumen tersebut menjembatani antara kepentingan perencanaan strategis jangka menengah dengan perencanaan dan penganggaran tahunan,” kata Bupati Sambas.

Salah satu tahapan dan agenda kerja dalam penyusunan RKPD sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan perundangan tersebut adalah Pelaksanaan Musrenbang yang dilaksanakan sekarang yang mengusung tema Musrenbang RKPD Kabupaten Sambas Tahun 2022 yakni Pemulihan Ekonomi dan Pemantapan Kualitas Sumber Daya Manusia untuk Mewujudkan Kabupaten Sambas yang Maju dan Unggul di Kalimantan Barat.

“Tema ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sambas dan pemangku kepentingan lainnya konsisten dan komitmen mendorong dan mengoptimalkan Pembangunan Daerah demi terwujudnya Kabupaten Sambas Yang Maju, Mandiri dan menuju Kabupaten yang unggul di Kalimantan Barat,” katanya.(fah)

SAMBAS – Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih, H Satono S Sos I MH dan Fahrur Rofi SIP MH Sc menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sambas Tahun 2022 yang dibuka secara virtual Gubernur Kalimantan Barat, H Sutarmidji SH M Hum, Jumat (26/3) di Aula Kantor Bupati Sambas.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Ir H Arifidiar MH menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH dan Hj Hairiah SH MH menyampaikan undangan, kemudian apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih, H Satono S Sos I MH dan Fahrur Rofi SIP MH Sc yang hadir dalam acara Musrenbang.

Disebutkannya, pembangunan di Kabupaten harus terus dilaksanakan. RPJMD harus dikomunikasikan dan dikoordinasikan karena akan adanya pergantian kepala daerah nantinya. “Irisan RPJMD berada di program kerja tahun kelima Bupati Atbah, kemudian karena Pemilu dilakukan 2020, sehingga masuk RPJMD Bupati terpilih khususnya di tahun pertama. Kondisi inilah yang mengharuskan adanya komunikasi antara Bupati Atbah dengan Bupati Terpilih,” kata Politisi Golkar Sambas, usai kegiatan pembukaan Musrenbang.

Sehingga Bupati Sambas Atbah mengundang Bupati terpilih. Secara kelembagaan di DPRD Sambas, sangat mengapresiasi. “Kami mengharapkan adanya sinkronisasi, sehingga kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Sambas terpilih adalah sangat bagus, saya acungi jempol,” katanya.

Baca Juga :  Hore... Minggu Depan Kubu Raya Mulai Belajar Tatap Muka

Arifidiar yang akrab disapa Haji Dede ini juga menyampaikan sejumlah hal berkaitan dengan Musrenbang. Diantaranya mengenai regulasi, yang salah satunya adalah Permendagri Nomor 70 Tahun 2017 yang memang masih memberikan kelonggaran pada 2018, 2019 dan 2020. Tapi mulai sekarang, setiap program pembangunan yang menggunakan anggaran, yang akan dilaksanakan dan dibahas di Pemkab dan DPRD adalah yang sudah masuk Sistem Informasi Pemerintahan Daerah atau SIPD.

“Ini juga sudah diterapkan di Kabupaten Sambas. Dan saya melihat, jadwal dari Provinsi Kalbar yang memberikan rentang waktu 1 Maret hingga 1 April 2021 adalah pelaksanaan Musrenbang tingkat kabupaten/kota, dan ini juga sudah dipatuhi Kabupaten Sambas,” katanya.

Berbicara program yang ada dalam Musrenbang, Arifidiar melihat ada belasan poin yang disampaikan. Mulai dari urusan wajib hingga lainnya. Bahkan dirinya melihat, penataan Pantai Sinam juga disebutkan Bupati Sambas dalam Musrenbang. “Saya salut juga, disebutkannya penataan Pantai Sinam, jika sudah seperti ini, penataan Pantai Sinam harus segera dianggarkan, karena banyak pihak sepakat jika penataan Pantai Sinam dilakukan,” katanya.

Baca Juga :  Atbah Sosok yang Tegas Namun Tak Pernah Marah

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc MH mengatakan salah satu dokumen yang wajib untuk disusun adalah Rencana Pembangunan Tahunan Daerah yang sering disebut dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang merupakan dokumen perencanaan untuk periode satu tahun. “RKPD mempunyai peranan yang sangat strategis, karena dokumen tersebut menjembatani antara kepentingan perencanaan strategis jangka menengah dengan perencanaan dan penganggaran tahunan,” kata Bupati Sambas.

Salah satu tahapan dan agenda kerja dalam penyusunan RKPD sebagaimana yang diamanatkan dalam peraturan perundangan tersebut adalah Pelaksanaan Musrenbang yang dilaksanakan sekarang yang mengusung tema Musrenbang RKPD Kabupaten Sambas Tahun 2022 yakni Pemulihan Ekonomi dan Pemantapan Kualitas Sumber Daya Manusia untuk Mewujudkan Kabupaten Sambas yang Maju dan Unggul di Kalimantan Barat.

“Tema ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sambas dan pemangku kepentingan lainnya konsisten dan komitmen mendorong dan mengoptimalkan Pembangunan Daerah demi terwujudnya Kabupaten Sambas Yang Maju, Mandiri dan menuju Kabupaten yang unggul di Kalimantan Barat,” katanya.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/