alexametrics
32.8 C
Pontianak
Monday, May 23, 2022

Gudang Jeruk Milik Mantan Dewan Terbakar

SAMBAS – Gudang jeruk dan rumah milik mantan Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Sudarwin atau yang akrab disapa Anen yang terletak di Sintete, Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, ludes dilahap si jago merah, Minggu (25/7) siang.

Sejumlah saksi menyebutkan, kebakaran terjadi di rumah dan gudang jeruk milik Sudarwin alias Anen yang merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Sambas. Api begitu cepat membesar lantaran banyak material kayu, diantaranya peti untuk mengemas buah jeruk serta perkakas lainnya.

“Api cepat membesar dari rumah korban, kemudian ke gudang. Wargapun langsung berdatangan ke lokasi dan membantu untuk menyelematkan barang-barang korban,” kata Eko warga sekitar yang melihat kejadian.

Lantas, sejumlah mobil pemadam kebakaran juga berdatangan. Hanya saja, sumber air agak sulit didapatkan. “Warga bersama mobil pemadam kebakaran bersama-sama memadamkan api, hanya memang untuk sumber air agak sulit, harus ke belakang bangunan,” katanya.

Api yang terus membesar, membuat warga panik. Terutama bangunan rumah yang ada disamping kiri kanan rumah dan gudang yang terbakar. Selain mencoba menyelamatkan barang-barang milik korban, warga juga membantu warga yang rumahnya berdekatan dengan kebakaran. Dikhawatirkan api yang ada merembet.

Baca Juga :  10 Dusun di Paloh Dikepung Banjir

Belum diketahui persis berapa jumlah kerugian korban atas peristiwa naas tersebut. Termasuk penyebab terjadinya kebakaran, juga masih dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

Sudarwin alias Anen pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Partai PDI Perjuangan. Di periode sekarang, Anen tak mencalonkan diri di pileg, namun anaknya, yakni Hendro Sudomo saat ini duduk di legislatif DPRD Kabupaten Sambas.

Kapolres Sambas, AKBP Robertus B Herry  AP membenarkan kebakaran pada Minggu (25/7) sekitar pukul 10.30 WIB, yakni rumah dan gudang milik Sudarwin Alias Anen di Dusun Sintete RT 03 RW 01 Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian pertama kali diketahui warga yakni Fenny yang selesai mandi hendak ganti baju menuju ke kamar rumah di lantai dua. Pada saat membuka pintu kamar tengah di lantai dua terlihat kepulan asap yang sudah memenuhi ruang kamar tengah.

Baca Juga :  Ditetapkannya Sebagai Kawasan Konservasi Perairan Daerah, Paloh Komitmen Tingkatkan Peran  Aktif Masyarakat

“Saksi pun kemudian turun ke bawah memberitahukan apa yang dilihat kepada Tjhang Miau Fung, Sindi, Sinta, Elisa dan Lilis Suryani. Namun, tak lama api semakin membesar dengan cepat membakar rumah dan merambat ke gudang yang berada disebelah rumah,” kata kapolres.

Sejumlah saksi pun menelpon petugas pemadam kebakaran Semparuk, kemudian ke petugas pemadam kebakaran lainnya, yang kemudian berdatangan ke lokasi. “Sejumlah petugas pemadam datang ke lokasi, diantaranya dari BPK Semparuk, Tebas, BPK Pemangkat, BPK Sintebang dan BPK Sambas,” katanya.

Rumah yang terbakar terdiri dua lantai, kemudian gudang dengan ukuran 20 m x 14 m yang terbuat dari semin kerangka kayu dan menggunakan rangka atap seng, dimana di bagian atas dan ruang tengah rumah merembet ke samping kiri gudang sampai belakang gudang sepanjang ± 12m x 10m. “Korban diperkirakan mengalami kerugian Rp1,5 Miliar,” katanya. (fah)

SAMBAS – Gudang jeruk dan rumah milik mantan Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Sudarwin atau yang akrab disapa Anen yang terletak di Sintete, Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, ludes dilahap si jago merah, Minggu (25/7) siang.

Sejumlah saksi menyebutkan, kebakaran terjadi di rumah dan gudang jeruk milik Sudarwin alias Anen yang merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Sambas. Api begitu cepat membesar lantaran banyak material kayu, diantaranya peti untuk mengemas buah jeruk serta perkakas lainnya.

“Api cepat membesar dari rumah korban, kemudian ke gudang. Wargapun langsung berdatangan ke lokasi dan membantu untuk menyelematkan barang-barang korban,” kata Eko warga sekitar yang melihat kejadian.

Lantas, sejumlah mobil pemadam kebakaran juga berdatangan. Hanya saja, sumber air agak sulit didapatkan. “Warga bersama mobil pemadam kebakaran bersama-sama memadamkan api, hanya memang untuk sumber air agak sulit, harus ke belakang bangunan,” katanya.

Api yang terus membesar, membuat warga panik. Terutama bangunan rumah yang ada disamping kiri kanan rumah dan gudang yang terbakar. Selain mencoba menyelamatkan barang-barang milik korban, warga juga membantu warga yang rumahnya berdekatan dengan kebakaran. Dikhawatirkan api yang ada merembet.

Baca Juga :  Dorong Produktivitas Nelayan Desa Temajuk

Belum diketahui persis berapa jumlah kerugian korban atas peristiwa naas tersebut. Termasuk penyebab terjadinya kebakaran, juga masih dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.

Sudarwin alias Anen pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Partai PDI Perjuangan. Di periode sekarang, Anen tak mencalonkan diri di pileg, namun anaknya, yakni Hendro Sudomo saat ini duduk di legislatif DPRD Kabupaten Sambas.

Kapolres Sambas, AKBP Robertus B Herry  AP membenarkan kebakaran pada Minggu (25/7) sekitar pukul 10.30 WIB, yakni rumah dan gudang milik Sudarwin Alias Anen di Dusun Sintete RT 03 RW 01 Desa Singaraya, Kecamatan Semparuk, Kabupaten Sambas.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian pertama kali diketahui warga yakni Fenny yang selesai mandi hendak ganti baju menuju ke kamar rumah di lantai dua. Pada saat membuka pintu kamar tengah di lantai dua terlihat kepulan asap yang sudah memenuhi ruang kamar tengah.

Baca Juga :  Ditinggal ke Resepsi Pernikahan Rumah Hangus

“Saksi pun kemudian turun ke bawah memberitahukan apa yang dilihat kepada Tjhang Miau Fung, Sindi, Sinta, Elisa dan Lilis Suryani. Namun, tak lama api semakin membesar dengan cepat membakar rumah dan merambat ke gudang yang berada disebelah rumah,” kata kapolres.

Sejumlah saksi pun menelpon petugas pemadam kebakaran Semparuk, kemudian ke petugas pemadam kebakaran lainnya, yang kemudian berdatangan ke lokasi. “Sejumlah petugas pemadam datang ke lokasi, diantaranya dari BPK Semparuk, Tebas, BPK Pemangkat, BPK Sintebang dan BPK Sambas,” katanya.

Rumah yang terbakar terdiri dua lantai, kemudian gudang dengan ukuran 20 m x 14 m yang terbuat dari semin kerangka kayu dan menggunakan rangka atap seng, dimana di bagian atas dan ruang tengah rumah merembet ke samping kiri gudang sampai belakang gudang sepanjang ± 12m x 10m. “Korban diperkirakan mengalami kerugian Rp1,5 Miliar,” katanya. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/