alexametrics
23.4 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Cabul di Sebedang, Korban Digilir Emapt Pria

SAMBAS – Kasus dugaan cabul kembali ditangani jajaran Polres Sambas. Setelah orang tua maupun keluarga melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Kamis (27/2) Reskrim Polres Sambas sekitar pukul 13.30 WIB menerima laporan polisi tentang dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur,” katanya.

Kasus ini dilaporkan warga Kecamatan Tebas, kasus tersebut terjadi pada Selasa (25/2) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Kasus ini diduga dilakukan beberapa orang, dan di sejumlah tempat,” kata Kapolres Sambas melalui Kasatreskrim, AKP Prayitno.

Dari hasil pemeriksaan sementara dan keterangan sejumlah saksi kemudian korban. Kejadian tersebut dilakukan diantaranya di semak – semak yang terletak di Danau Sebedang Kecamatan Sebawi pada Selasa  25 Februari 2020 pada sekira 20.00 wib, di kawasan kompleks pemakaman cina di kawasan Sebedang.

Kemudian di kebun sawit di Kecamatan  Tebas pada hari yang sama, sekira 22.00 wib – 22.30 wib. Dari kasus ini, sementara diamankan A (15), B (20), M (46), N (18) yang kini masih dalam tahap penyelidikan.

Baca Juga :  Gereja Disemprot Disinfektan

“Saat ini diduga pelaku diancam Pasal 81 ayat (1), (2), (3) UU RI No 17 th 2016 ttg Penetapan Peraturan pemerintah pengganti UU RI no 1 Th 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 Th 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang – undang,” katanya.

Sementara itu, dari keterangan yang dihimpun pihak kepolisian, kronologis kejadian pada Rabu 26 Februari 2020 sekira pukul 20.00 Wib, korban datang ke rumah pelapor dan bercerita bahwa anak pelapor telah dicabuli A, yang merupakan pacar korban.

Kemudian pelapor menanyakan langsung kepada korban namun korban tidak mau bercerita. Kemudian ibu korban menanyakan kembali peristiwa tersebut kepada korban, yang kemudian mau menceritakan kejadian yang dialaminya dan dilakukan dengan A.

Baca Juga :  Warga Negara Taiwan Datangi Gerai Vaksin Magabutri

“Awalnya yang diceritakan kejadian di semak – semak yang terletak di Danau Sebedang, kemudian oleh B, N di kuburan Cina di Sebedang, selanjutnya dilakukan kembali oleh B di kebun sawit,” katanya.

Tak lama, datang seseorang yang mengaku sebagai satpam dan melakukan hal yang sama dengan korban sekira pukul 22.15 wib yang lokasinya tidak jauh dari tempat B menyetubuhi korban.

“Atas kejadian tersebut pelapor merasa tidak terima dan melapor ke Polres Sambas untuk proses lebih lanjut,” katanya.

“Atas laporan tersebut Polres Sambas melakukan penangkapan kepada para diduga pelaku,” katanya. Ada yang ditangkap di rumah orang tuanya, juga ada yang di jalan.(fah)

SAMBAS – Kasus dugaan cabul kembali ditangani jajaran Polres Sambas. Setelah orang tua maupun keluarga melaporkannya ke pihak kepolisian.

“Kamis (27/2) Reskrim Polres Sambas sekitar pukul 13.30 WIB menerima laporan polisi tentang dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur,” katanya.

Kasus ini dilaporkan warga Kecamatan Tebas, kasus tersebut terjadi pada Selasa (25/2) sekitar pukul 20.00 WIB.

“Kasus ini diduga dilakukan beberapa orang, dan di sejumlah tempat,” kata Kapolres Sambas melalui Kasatreskrim, AKP Prayitno.

Dari hasil pemeriksaan sementara dan keterangan sejumlah saksi kemudian korban. Kejadian tersebut dilakukan diantaranya di semak – semak yang terletak di Danau Sebedang Kecamatan Sebawi pada Selasa  25 Februari 2020 pada sekira 20.00 wib, di kawasan kompleks pemakaman cina di kawasan Sebedang.

Kemudian di kebun sawit di Kecamatan  Tebas pada hari yang sama, sekira 22.00 wib – 22.30 wib. Dari kasus ini, sementara diamankan A (15), B (20), M (46), N (18) yang kini masih dalam tahap penyelidikan.

Baca Juga :  Selakau Timur Berpotensi Lahirkan Kafilah Kabupaten 

“Saat ini diduga pelaku diancam Pasal 81 ayat (1), (2), (3) UU RI No 17 th 2016 ttg Penetapan Peraturan pemerintah pengganti UU RI no 1 Th 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 Th 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi undang – undang,” katanya.

Sementara itu, dari keterangan yang dihimpun pihak kepolisian, kronologis kejadian pada Rabu 26 Februari 2020 sekira pukul 20.00 Wib, korban datang ke rumah pelapor dan bercerita bahwa anak pelapor telah dicabuli A, yang merupakan pacar korban.

Kemudian pelapor menanyakan langsung kepada korban namun korban tidak mau bercerita. Kemudian ibu korban menanyakan kembali peristiwa tersebut kepada korban, yang kemudian mau menceritakan kejadian yang dialaminya dan dilakukan dengan A.

Baca Juga :  Bupati Ingin Seluruh OPD Jaga Generasi Muda

“Awalnya yang diceritakan kejadian di semak – semak yang terletak di Danau Sebedang, kemudian oleh B, N di kuburan Cina di Sebedang, selanjutnya dilakukan kembali oleh B di kebun sawit,” katanya.

Tak lama, datang seseorang yang mengaku sebagai satpam dan melakukan hal yang sama dengan korban sekira pukul 22.15 wib yang lokasinya tidak jauh dari tempat B menyetubuhi korban.

“Atas kejadian tersebut pelapor merasa tidak terima dan melapor ke Polres Sambas untuk proses lebih lanjut,” katanya.

“Atas laporan tersebut Polres Sambas melakukan penangkapan kepada para diduga pelaku,” katanya. Ada yang ditangkap di rumah orang tuanya, juga ada yang di jalan.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/