alexametrics
25.6 C
Pontianak
Thursday, May 19, 2022

Poltesa Persiapkan Masyarakat Sebagai Pramuwisata

SAMBAS – Sudah ditetapkannya Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Politeknik Negeri Sambas ambil bagian dalam rangka penyiapan masyarakat setempat untuk mendukung program tersebut.

Dimana Politeknik Negeri Sambas mengadakan serangkaian kegiatan pendampingan peningkatan kapasitas masyarakat, salah satunya pendampingan pramuwisata atau lebih dikenal sebagai tour guide di 2020. Kemudian program sama juga dilaksanakan pada 2021, dimana Politeknik Negeri Sambas melaksanakan kegiatan penelitian berjudul “Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris untuk Pramuwisata masyarakat Desa Wisata Perbatasan Indonesia-Malaysia dengan teknik Storytelling sebagai bagian dari Community Empowerment” yang didanai Ristek Brin.

Ketua Peneliti, Ira Mutiaraningrum yang didampingi Meniwati, Ari Adha, dan Aswita Selaku anggota dari Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata menyebutkan Desa Temajuk Kecamatan Paloh adalah kawasan perbatasan yang menghubungkan Indonesia dan Malaysia. Selain sebagai daerah garda terdepan, daerah tersebut memiliki keindahan alam terutama pantainya. Bahkan sudah lama, Desa Temajuk menjadi salah satu Destinasi Wisata di Kalimantan Barat yang sering mendapatkan kunjungan dari wisatawan asing.

Baca Juga :  Gelar Bimtek IAPS 4.0 Dipusatkan di Sambas

“Pemberdayaan masyarakat tidak hanya dengan memberi bantuan dana ataupun fasilitas, namun juga lewat peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berkualitas, agar masyarakat mampu mengambil inisiatif dalam upaya peningkatan kesejahteraan hidup,” kata Ira Mutiaraningrum.

Dalam pelaksanaan penelitian, dosen dibantu mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata yang sebelumnya telah mendukung Kegiatan kerja sama pendampingan Perguruan Tinggi dengan Kemenparekraf dan Kemendes.

Diharapkan, pendampingan yang dilaksanakan Politeknik Negeri Sambas terus berlanjut, terlebih dipacu oleh pencapaian di 2020 bahwa Politeknik Negeri Sambas masuk 14 Besar Perguruan Tinggi Terbaik Pendamping Desa Wisata. “Ini merupakan motivasi bagi kami, khususnya dosen dan mahasiswa dari Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata untuk terus membantu mengembangkan Desa Temajuk, terutama yang kaitannya dengan bidang keilmuan kami, pariwisata,” katanya.

Baca Juga :  Atbah Ucapkan Selamat

Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat yang menjadi tour guide di Desa Temajuk dapat menggunakan Bahasa Inggris dalam memberi pelayanan kepada wisatawan, terutama wisatawan asing. “Storytelling dipilih karena pekerjaan tour guide banyak menggunakan cerita, sehingga diharapkan pengalaman authentic ini membantu pembelajaran Bahasa Inggris,” kata Ira. Masyarakat juga diberi materi percakapan sehari-hari dan kosakata yang berhubungan dengan Desa Wisata.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari aparat desa maupun masyarakat Desa Temajuk. “Alhamdulillah,  aparatur desa dan masyarakat desa setempat sangat mendukung kegiatan pendampingan, pelatihan, maupun penelitian untuk meningkatkan kualitas SDM maupun destinasi wisata di Desa Temajuk. Semoga kerja sama antara Politeknik Negeri Sambas dan Desa Temajuk terus berlanjut,” katanya.(fah)

SAMBAS – Sudah ditetapkannya Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Politeknik Negeri Sambas ambil bagian dalam rangka penyiapan masyarakat setempat untuk mendukung program tersebut.

Dimana Politeknik Negeri Sambas mengadakan serangkaian kegiatan pendampingan peningkatan kapasitas masyarakat, salah satunya pendampingan pramuwisata atau lebih dikenal sebagai tour guide di 2020. Kemudian program sama juga dilaksanakan pada 2021, dimana Politeknik Negeri Sambas melaksanakan kegiatan penelitian berjudul “Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris untuk Pramuwisata masyarakat Desa Wisata Perbatasan Indonesia-Malaysia dengan teknik Storytelling sebagai bagian dari Community Empowerment” yang didanai Ristek Brin.

Ketua Peneliti, Ira Mutiaraningrum yang didampingi Meniwati, Ari Adha, dan Aswita Selaku anggota dari Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata menyebutkan Desa Temajuk Kecamatan Paloh adalah kawasan perbatasan yang menghubungkan Indonesia dan Malaysia. Selain sebagai daerah garda terdepan, daerah tersebut memiliki keindahan alam terutama pantainya. Bahkan sudah lama, Desa Temajuk menjadi salah satu Destinasi Wisata di Kalimantan Barat yang sering mendapatkan kunjungan dari wisatawan asing.

Baca Juga :  Di Sambas, Gula Tembus Rp20-22 Ribu per Kilogram

“Pemberdayaan masyarakat tidak hanya dengan memberi bantuan dana ataupun fasilitas, namun juga lewat peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang berkualitas, agar masyarakat mampu mengambil inisiatif dalam upaya peningkatan kesejahteraan hidup,” kata Ira Mutiaraningrum.

Dalam pelaksanaan penelitian, dosen dibantu mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata yang sebelumnya telah mendukung Kegiatan kerja sama pendampingan Perguruan Tinggi dengan Kemenparekraf dan Kemendes.

Diharapkan, pendampingan yang dilaksanakan Politeknik Negeri Sambas terus berlanjut, terlebih dipacu oleh pencapaian di 2020 bahwa Politeknik Negeri Sambas masuk 14 Besar Perguruan Tinggi Terbaik Pendamping Desa Wisata. “Ini merupakan motivasi bagi kami, khususnya dosen dan mahasiswa dari Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata untuk terus membantu mengembangkan Desa Temajuk, terutama yang kaitannya dengan bidang keilmuan kami, pariwisata,” katanya.

Baca Juga :  4500 Masker Dibagikan Ke Masyarakat

Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat yang menjadi tour guide di Desa Temajuk dapat menggunakan Bahasa Inggris dalam memberi pelayanan kepada wisatawan, terutama wisatawan asing. “Storytelling dipilih karena pekerjaan tour guide banyak menggunakan cerita, sehingga diharapkan pengalaman authentic ini membantu pembelajaran Bahasa Inggris,” kata Ira. Masyarakat juga diberi materi percakapan sehari-hari dan kosakata yang berhubungan dengan Desa Wisata.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari aparat desa maupun masyarakat Desa Temajuk. “Alhamdulillah,  aparatur desa dan masyarakat desa setempat sangat mendukung kegiatan pendampingan, pelatihan, maupun penelitian untuk meningkatkan kualitas SDM maupun destinasi wisata di Desa Temajuk. Semoga kerja sama antara Politeknik Negeri Sambas dan Desa Temajuk terus berlanjut,” katanya.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/