alexametrics
30.6 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Kapal Karam, Dua Orang Meninggal

Habis Bermain Voli 

SAMBAS – Perahu mesin bermuatan sembilan pemain bola voli, karam pada Selasa (27/10) sekira pukul 18.40 WIB di Sungai Sambas Besar Desa Gapura Kecamatan Sambas.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat rombongan pulang dari bermain Voli di Penjulung Desa Puringan Kecamatan Teluk Keramat Ke Segarau. Tujuh orang berhasil diselamatkan. Sementara dua orang ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan. Korban terakhir, ditemukan di hari ketiga proses pencarian.

Sekretaris Desa Gapura Kecamatan Sambas, Hairul membenarkan jika warganya pulang dari bermain voli dengan menggunakan perahu mesin, karam. Tujuh orang berhasil diselamatkan, sedangkan dua orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga :  Bupati Sambas Terima Brevet dari TNI AL

“Dari sembilan warga, awalnya ditemukan tujuh orang yang selamat. Kemudian di hari kedua, ditemukan satu orang dalam kondisi meninggal dunia, dan dihari ketiga ditemukan lagi satu orang yang juga dalam kondisi meninggal dunia, dua orang yang meninggal dunia yakni Gusti Reza (20) dan Herlan (25),” kata Hairul yang turun dalam proses pencarian bersama Tim Sar gabungan.

Danpos Basarnas Sintete, Handoko menyatakan setelah mendapatkan informasi adanya kecelakaan di sungai. Pihaknya bersama Tim lainnya, diantaranya Bakamla AL, TNI, Satpolairud, nelayan, warga dan keluarga korban melakukan pencarian. “Perahu mesin ini saat menyeberang sungai, terhempas gelombang sehingga kapal karam dan tenggelam,” katanya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Yopi Haryadi menyebutkan korban terakhir yang ditemukan yakni Gusti Reza (20) Kamis (29/10) sekitar pukul 08.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jarak korban ditemukan sekitar 1.80 nautical mile (3.24 KM) arah hilir lokasi sampan motor yang dinaiki korban bersama rombongan tenggelam. “Setelah dievakuasi, korban kemudian diserahkan kepada keluarga,” katanya. (fah)

Habis Bermain Voli 

SAMBAS – Perahu mesin bermuatan sembilan pemain bola voli, karam pada Selasa (27/10) sekira pukul 18.40 WIB di Sungai Sambas Besar Desa Gapura Kecamatan Sambas.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat rombongan pulang dari bermain Voli di Penjulung Desa Puringan Kecamatan Teluk Keramat Ke Segarau. Tujuh orang berhasil diselamatkan. Sementara dua orang ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan. Korban terakhir, ditemukan di hari ketiga proses pencarian.

Sekretaris Desa Gapura Kecamatan Sambas, Hairul membenarkan jika warganya pulang dari bermain voli dengan menggunakan perahu mesin, karam. Tujuh orang berhasil diselamatkan, sedangkan dua orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Baca Juga :  Pemkab Ajak Bersatu Cegah Covid 19

“Dari sembilan warga, awalnya ditemukan tujuh orang yang selamat. Kemudian di hari kedua, ditemukan satu orang dalam kondisi meninggal dunia, dan dihari ketiga ditemukan lagi satu orang yang juga dalam kondisi meninggal dunia, dua orang yang meninggal dunia yakni Gusti Reza (20) dan Herlan (25),” kata Hairul yang turun dalam proses pencarian bersama Tim Sar gabungan.

Danpos Basarnas Sintete, Handoko menyatakan setelah mendapatkan informasi adanya kecelakaan di sungai. Pihaknya bersama Tim lainnya, diantaranya Bakamla AL, TNI, Satpolairud, nelayan, warga dan keluarga korban melakukan pencarian. “Perahu mesin ini saat menyeberang sungai, terhempas gelombang sehingga kapal karam dan tenggelam,” katanya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Yopi Haryadi menyebutkan korban terakhir yang ditemukan yakni Gusti Reza (20) Kamis (29/10) sekitar pukul 08.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jarak korban ditemukan sekitar 1.80 nautical mile (3.24 KM) arah hilir lokasi sampan motor yang dinaiki korban bersama rombongan tenggelam. “Setelah dievakuasi, korban kemudian diserahkan kepada keluarga,” katanya. (fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/