alexametrics
27.8 C
Pontianak
Wednesday, May 25, 2022

Hadirkan Inovasi Percepatan Pembangunan

SAMBAS-Ketua DPRD Kabupaten Sambas, H Abu Bakar menyatakan dukungan terhadap 11 inovasi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Sambas  ke Balitbang Kementerian Dalam Negeri.

“Bupati Sambas belum lama ini secara langsung memberikan pemaparan terkait inovasi unggulan dihadapan Pejabat Balitbang dan Tim Penilai Kemendagri adalah bukti keseriusan Pemkab Sambas menghadirkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi semua,” kata Ketua DPRD Kabupaten Sambas.

Disampaikan Abu, DPRD Kabupaten Sambas sangat mengapresiasi usaha Pemkab Sambas menghadirkan inovasi-inovasi yang baik yang itu semua untuk kebaikan bersama, guna mempercepat akselerasi pembangunan dan kesejahteraan di Kabupaten Sambas.

Ajang IGA merupakan ajang bergengsi. Tetapi jauh dari itu semua, IGA merupakan wadah bagi SDM kabupaten Sambas terutama dijajaran ASN berinovasi memberikan yang terbaik.

“Nilai plusnya adalah, SDM didorong untuk berinovasi seluas-luasnya, sebanyak-banyaknya. Nah inovasi yang dihadirkan itu, diharapkan bermuara pada kesejahteraan bagi masyarakat dan bagi daerah. Sehingga visi misi Sambas Berkemajuan semakin mudah diwujudkan bersama,” kata Abu.

Baca Juga :  Tempat Wisata Tutup Hingga 25 Juli

Ketua DPRD, 11 inovasi unggulan yang dijabarkan Bupati dihadapan Tim Balitbang Kemendagri, sudah mewakili aspek-aspek yang ada dalam pencapaian visi misi Pemkab Sambasi. Diharapkan inovasi tersebut terus berlanjut dan berkembang menyesuaikan dinamika kehidupan bermasyarakat dan euforia tata kelola pemerintahan.

“Kami dari lembaga DPRD, sesuai tugas dan fungsi kami sebagai wakil rakyat, apapun itu yang bernilai, berdampak baik bagi masyarakat, pasti kami dukung. Apalagi apa yang dihadirkan Pemkab Sambas dalam inovasi ini, banyak yang menyentuh langsung ke masyarakat, harapan kami juga, semoga Kabupaten Sambas menjadi yang terbaik dan paling inovatif,” Ketua DPRD.

Bupati Sambas, H Satono mengikuti presentasi kepala daerah inovatif kategori kabupaten kota. Bupati hadir langsung di Badan Penilitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta dalam rangka mengikuti tahapan penilaian dihadapan Pejabat dan Tim Penilai Balitbang Kemendagri, Jakarta belum lama ini.

Baca Juga :  Pelantikan Kepala Daerah Sambas Dijadwalkan 14 Juni

Bupati didukung penuh Pimpinan DPRD, Sekda, dan beberapa pejabat Eselon II dan Teknis, memberikan paparan tersebut. Presentasi itu sebagai tahapan penilaian Inovative Government Awards 2021 Kementerian Dalam Negeri yang diikuti Kabupaten Kota seluruh Indonesia.

Di 2021, Pemerintah Kabupaten Sambas dalam ajang IGA tersebut, mendaftarkan 11 inovasi yang telah mengikuti seleksi dan pembahasan ditingkat Kabupaten. Diantaranya Taman Wisata Bahari, kedua, Salam Tasbara atau Pasar Belampar di Batas Negara, ketiga Ekspor Itu Mudah.

Keempat, Bu Naga Salin, kelima Teknologi Moraga, keenam Insanak atau internet Pedesaan Akomodatif, Ketujuh Fespa atau Penyelamatan Penyu di Perbatasan, Kedelapan, Budikdamber atau Pramuka Jaya Warga Binaan Sejahtera, Kesembilan, Sikeran atau Siaga Kekerasan Anak, kesepuluh Peran Serta Masyarakat Dalam pengelolaan Sampah dan kesebelas Simelon Terasi, atau satu desa satu pangkalan gas melon.(fah)

SAMBAS-Ketua DPRD Kabupaten Sambas, H Abu Bakar menyatakan dukungan terhadap 11 inovasi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Sambas  ke Balitbang Kementerian Dalam Negeri.

“Bupati Sambas belum lama ini secara langsung memberikan pemaparan terkait inovasi unggulan dihadapan Pejabat Balitbang dan Tim Penilai Kemendagri adalah bukti keseriusan Pemkab Sambas menghadirkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi semua,” kata Ketua DPRD Kabupaten Sambas.

Disampaikan Abu, DPRD Kabupaten Sambas sangat mengapresiasi usaha Pemkab Sambas menghadirkan inovasi-inovasi yang baik yang itu semua untuk kebaikan bersama, guna mempercepat akselerasi pembangunan dan kesejahteraan di Kabupaten Sambas.

Ajang IGA merupakan ajang bergengsi. Tetapi jauh dari itu semua, IGA merupakan wadah bagi SDM kabupaten Sambas terutama dijajaran ASN berinovasi memberikan yang terbaik.

“Nilai plusnya adalah, SDM didorong untuk berinovasi seluas-luasnya, sebanyak-banyaknya. Nah inovasi yang dihadirkan itu, diharapkan bermuara pada kesejahteraan bagi masyarakat dan bagi daerah. Sehingga visi misi Sambas Berkemajuan semakin mudah diwujudkan bersama,” kata Abu.

Baca Juga :  PT KBM Dan KBK (Agrina Group) Dukung Zero Hotspot Di Kalbar

Ketua DPRD, 11 inovasi unggulan yang dijabarkan Bupati dihadapan Tim Balitbang Kemendagri, sudah mewakili aspek-aspek yang ada dalam pencapaian visi misi Pemkab Sambasi. Diharapkan inovasi tersebut terus berlanjut dan berkembang menyesuaikan dinamika kehidupan bermasyarakat dan euforia tata kelola pemerintahan.

“Kami dari lembaga DPRD, sesuai tugas dan fungsi kami sebagai wakil rakyat, apapun itu yang bernilai, berdampak baik bagi masyarakat, pasti kami dukung. Apalagi apa yang dihadirkan Pemkab Sambas dalam inovasi ini, banyak yang menyentuh langsung ke masyarakat, harapan kami juga, semoga Kabupaten Sambas menjadi yang terbaik dan paling inovatif,” Ketua DPRD.

Bupati Sambas, H Satono mengikuti presentasi kepala daerah inovatif kategori kabupaten kota. Bupati hadir langsung di Badan Penilitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri di Jakarta dalam rangka mengikuti tahapan penilaian dihadapan Pejabat dan Tim Penilai Balitbang Kemendagri, Jakarta belum lama ini.

Baca Juga :  Rumah Warga Sejangkung Terbakar, Satu Ton Padi Usai Panen Hangus

Bupati didukung penuh Pimpinan DPRD, Sekda, dan beberapa pejabat Eselon II dan Teknis, memberikan paparan tersebut. Presentasi itu sebagai tahapan penilaian Inovative Government Awards 2021 Kementerian Dalam Negeri yang diikuti Kabupaten Kota seluruh Indonesia.

Di 2021, Pemerintah Kabupaten Sambas dalam ajang IGA tersebut, mendaftarkan 11 inovasi yang telah mengikuti seleksi dan pembahasan ditingkat Kabupaten. Diantaranya Taman Wisata Bahari, kedua, Salam Tasbara atau Pasar Belampar di Batas Negara, ketiga Ekspor Itu Mudah.

Keempat, Bu Naga Salin, kelima Teknologi Moraga, keenam Insanak atau internet Pedesaan Akomodatif, Ketujuh Fespa atau Penyelamatan Penyu di Perbatasan, Kedelapan, Budikdamber atau Pramuka Jaya Warga Binaan Sejahtera, Kesembilan, Sikeran atau Siaga Kekerasan Anak, kesepuluh Peran Serta Masyarakat Dalam pengelolaan Sampah dan kesebelas Simelon Terasi, atau satu desa satu pangkalan gas melon.(fah)

Most Read

Artikel Terbaru

/