alexametrics
23.2 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Stroke, Enam Jam Warga Perbatasan Dievakuasi Lewat Sungai Menuju Fasilitas Kesehatan

SANGGAU – Kondisi jalanan berlumpur setelah diguyur hujan dan fasilitas kesehatan terdekat kurang lebih 70 kilometer, membuat Lorensius O’ok, 72 tahun, warga asal Gunjemak, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong mesti berjuang keras untuk mendapatkan pelayanan medis, Minggu (31/5) akibat stroke yang dideritanya.

Dalam kondisi tersebut, lagi–lagi, keberadaan prajurit TNI di perbatasan menjadi solusi bagi masyarakat. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia–Malaysia Yonif Raider 641/Beruang dipimpin oleh Serda Roy Martin bersama warga setempat melakukan evakuasi lansia tersebut ke Puskesmas Entikong guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dengan menyusuri sungai menggunakan perahu.

“Butuh waktu enam jam mengevakuasi warga yang terkena stroke itu dengan menyusuri sungai menggunakan perahu. Kami bersyukur warga tersebut bisa mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di Puskesmas Entikong setelah melalui perjalanan yang melelahkan,” ungkap Dansatgas Pamtas Yonif R-641/Bru, Letkol Inf. Kukuh Suharwiyono.

Baca Juga :  Perbaikan Longsor Jalan Negara Diharapkan Selesai Desember 2022

Menurut dia, anggotanya mendapatkan informasi bahwa ada seorang lansia yang terkena stroke dan harus dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Kondisi kesehatan Lorensius O’ok tersebut semakin lemah dan kesadarannya menurun. Sedangkan selama ini lansia tersebut hanya melakukan pengobatan seadanya di rumah dan dirawat oleh keluarganya.

Pihaknya kemudian mengajak keluarga dan warga setempat untuk mengevakuasi lansia tersebut ke Puskesmas Entikong guna mendapatkan penanganan medis yang lebih baik. Untuk meyakinkan kondisi kesehatannya, Lorensius sebelumnya dibawa ke Pos Gun Tembawang untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Setelah proses pemeriksaan selesai, Lorensiun akhirnya dievakuasi ke Puskesmas Entikong melalui sungai. Tidak main-main, evakuasi sungai butuh enam jam. Kondisi darat sangat tidak memungkinkan,” katanya. (sgg)

Baca Juga :  Jalankan Tiga Fungsi Sekaligus

SANGGAU – Kondisi jalanan berlumpur setelah diguyur hujan dan fasilitas kesehatan terdekat kurang lebih 70 kilometer, membuat Lorensius O’ok, 72 tahun, warga asal Gunjemak, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong mesti berjuang keras untuk mendapatkan pelayanan medis, Minggu (31/5) akibat stroke yang dideritanya.

Dalam kondisi tersebut, lagi–lagi, keberadaan prajurit TNI di perbatasan menjadi solusi bagi masyarakat. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Indonesia–Malaysia Yonif Raider 641/Beruang dipimpin oleh Serda Roy Martin bersama warga setempat melakukan evakuasi lansia tersebut ke Puskesmas Entikong guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut dengan menyusuri sungai menggunakan perahu.

“Butuh waktu enam jam mengevakuasi warga yang terkena stroke itu dengan menyusuri sungai menggunakan perahu. Kami bersyukur warga tersebut bisa mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di Puskesmas Entikong setelah melalui perjalanan yang melelahkan,” ungkap Dansatgas Pamtas Yonif R-641/Bru, Letkol Inf. Kukuh Suharwiyono.

Baca Juga :  Kasus Pencatutan Marak di Sanggau

Menurut dia, anggotanya mendapatkan informasi bahwa ada seorang lansia yang terkena stroke dan harus dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat. Kondisi kesehatan Lorensius O’ok tersebut semakin lemah dan kesadarannya menurun. Sedangkan selama ini lansia tersebut hanya melakukan pengobatan seadanya di rumah dan dirawat oleh keluarganya.

Pihaknya kemudian mengajak keluarga dan warga setempat untuk mengevakuasi lansia tersebut ke Puskesmas Entikong guna mendapatkan penanganan medis yang lebih baik. Untuk meyakinkan kondisi kesehatannya, Lorensius sebelumnya dibawa ke Pos Gun Tembawang untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Setelah proses pemeriksaan selesai, Lorensiun akhirnya dievakuasi ke Puskesmas Entikong melalui sungai. Tidak main-main, evakuasi sungai butuh enam jam. Kondisi darat sangat tidak memungkinkan,” katanya. (sgg)

Baca Juga :  Apresiasi HMI Sanggau

Most Read

Artikel Terbaru

/