alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, June 25, 2022

TNI–Warga Bangun Tanggul di Dusun Bantan Antisipasi Longsor di Daerah Aliran Sungai

BALAI KARANGAN – Masyarakat dan TNI dari Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonif 642 Kapuas, bahu membahu memasang dinding tanggul di sepanjang aliran sungai di Dusun Bantan, Desa Bungkang, Kecamatan Sekayam sebagai upaya antisipasi terjadinya longsor. Dansatgas Pamtas Yonif 642 Kapuas, Letkol Inf. Alim Mustofa mengatakan, kerja bhakti pembuatan tanggul pada dinding sungai tersebut dilakukan mereka untuk mengantisipasi terkikisnya tanah yang mengakibatkan longsor apabila terjadi hujan deras.

“Dengan alat seadanya, personel Satgas yang dipimpin Wadanpos Bantan, Sertu Udin bersama lima anggota dan warga bahu membahu bergotongroyong membuat dinding tanggul untuk memperkuat struktur tanah disepanjang aliran sungai Bantan,” ungkapnya, Senin (2/11).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian Satgas Pamtas membantu meringankan beban yang dihadapi masyarakat di daerah perbatasan. Juga sebagai upaya preventif mereka terhadap terjadinya bencana longsor.

Baca Juga :  Musim Penghujan Tiba, Waspadai Banjir dan Longsor

Dirinya berharap, kerja bhakti secara gotong royong ini, selain sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, juga untuk menjalin hubungan yang baik dan harmonis serta menumbuhkan kembali budaya gotong royong di masyarakat. (sgg)

BALAI KARANGAN – Masyarakat dan TNI dari Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonif 642 Kapuas, bahu membahu memasang dinding tanggul di sepanjang aliran sungai di Dusun Bantan, Desa Bungkang, Kecamatan Sekayam sebagai upaya antisipasi terjadinya longsor. Dansatgas Pamtas Yonif 642 Kapuas, Letkol Inf. Alim Mustofa mengatakan, kerja bhakti pembuatan tanggul pada dinding sungai tersebut dilakukan mereka untuk mengantisipasi terkikisnya tanah yang mengakibatkan longsor apabila terjadi hujan deras.

“Dengan alat seadanya, personel Satgas yang dipimpin Wadanpos Bantan, Sertu Udin bersama lima anggota dan warga bahu membahu bergotongroyong membuat dinding tanggul untuk memperkuat struktur tanah disepanjang aliran sungai Bantan,” ungkapnya, Senin (2/11).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu wujud kepedulian Satgas Pamtas membantu meringankan beban yang dihadapi masyarakat di daerah perbatasan. Juga sebagai upaya preventif mereka terhadap terjadinya bencana longsor.

Baca Juga :  Longsor Tayan, Satu Rumah Ambruk

Dirinya berharap, kerja bhakti secara gotong royong ini, selain sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, juga untuk menjalin hubungan yang baik dan harmonis serta menumbuhkan kembali budaya gotong royong di masyarakat. (sgg)

Most Read

Fokus Edukasi HIV/AIDS

Ayo Dukung Program Desa

Tetap Menyusui Meski Positif Covid-19

Artikel Terbaru

/