alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Kasus Curat Paling Menonjol

“Ratusan kasus itu akumulasi dari kejahatan dengan kategori konvensional, trans nasional, implikasi kontijensi dan gangguan keamanan lainnya.”

SANGGAU—Sebanyak 282 kasus ditangani Kepolisian Resor (Polres) Sanggau sepanjang tahun 2020. Dari jumlah tersebut, 207 kasus diantaranya dapat diselesaikan atau 73,40 persen.

“Ratusan kasus itu akumulasi dari kejahatan dengan kategori konvensional, trans nasional, implikasi kontijensi dan gangguan keamanan lainnya,” ungkap Kapolres AKBP Raymond M. Masengi.

Menurutnya, kasus yang paling menonjol sepanjang tahun 2020 adalah Curat, Curas, Curbis dan Curanmor.

“Curat yang paling menonjol. Tahun 2020 ada 51 laporan polisi. Sebanyak 40 kasus telah berproses, ada yang tahap dua dan ada yang berproses di pengadilan,” katanya.

Baca Juga :  Asrama Mahasiswa Sanggau Mangkrak

Sementara kasus narkotika jenis sabu, secara kuantitas mengalami penurunan. Tahun 2019 berjumlah 63 kasus, sedangkan tahun 2020 berjumlah 55 kasus.

“Kasus sabu, ada peningkatan dari sisi kualitasnya. Bisa dilihat dari jumlah sabu yang disita. Tahun 2019 sabu yang disita hanya  187 gram naik cukup signifikan pada tahun 2020 sebesar 20,47 kilogram. Ini karena sinergisitas TNI dan Polri, lintas instansi dan masyarakat khususnya di wilayah perbatasan berjalan dengan baik,” terangnya. (sgg)

“Ratusan kasus itu akumulasi dari kejahatan dengan kategori konvensional, trans nasional, implikasi kontijensi dan gangguan keamanan lainnya.”

SANGGAU—Sebanyak 282 kasus ditangani Kepolisian Resor (Polres) Sanggau sepanjang tahun 2020. Dari jumlah tersebut, 207 kasus diantaranya dapat diselesaikan atau 73,40 persen.

“Ratusan kasus itu akumulasi dari kejahatan dengan kategori konvensional, trans nasional, implikasi kontijensi dan gangguan keamanan lainnya,” ungkap Kapolres AKBP Raymond M. Masengi.

Menurutnya, kasus yang paling menonjol sepanjang tahun 2020 adalah Curat, Curas, Curbis dan Curanmor.

“Curat yang paling menonjol. Tahun 2020 ada 51 laporan polisi. Sebanyak 40 kasus telah berproses, ada yang tahap dua dan ada yang berproses di pengadilan,” katanya.

Baca Juga :  Berstatus Pratama, Usia Harapan Hidup 72 Tahun

Sementara kasus narkotika jenis sabu, secara kuantitas mengalami penurunan. Tahun 2019 berjumlah 63 kasus, sedangkan tahun 2020 berjumlah 55 kasus.

“Kasus sabu, ada peningkatan dari sisi kualitasnya. Bisa dilihat dari jumlah sabu yang disita. Tahun 2019 sabu yang disita hanya  187 gram naik cukup signifikan pada tahun 2020 sebesar 20,47 kilogram. Ini karena sinergisitas TNI dan Polri, lintas instansi dan masyarakat khususnya di wilayah perbatasan berjalan dengan baik,” terangnya. (sgg)

Most Read

Bantah Mangkir Latihan Tottenham

Atasi Permasalahan Remaja Melalui PIK-R

Usaha Kopi Lada Hitam

KPK Gelar OTT di Kalbar

Artikel Terbaru

/