alexametrics
27.8 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Pendopo Makam Raja Mengkiang Ambruk

SANGGAU – Pemakaman Raja Mengkiang di Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau ambruk usai tertimpa pohon tumbang pada Sabtu (2/5) sore. Kondisi tersebut juga diposting pada salah satu laman media sosial (Medsos) Facebook milik Anang Banjar, Minggu (3/5) siang.

“Assalamu’alaikumussalam. Wr. Wb. Kami informasikan kpd. Sanak manyadik khususnya di Kab. Sanggau. Bahwa Makam Raja Mengkiang. Situs Cagar Budaya Sanggau.Ambruk ditimpa pohon pd hari Sabtu sore tgl. 02/5/2020.” Demikian tulis laman facebook tersebut.

Ketika dikonfirmasi, pemilik akun Facebook Anang Banjar, Anang Wahyudi mengatakan bahwa bangunan yang roboh akibat tertimpa pohon tumbang berjumlah satu bangunan yakni bangunan pendopo makam saja.

“Hanya satu bangunan pendopo makam saja yang roboh akibat pohon tumbang. Kemarin sore hujan deras disertai angin kencang,” katanya via aplikasi massenger.

Baca Juga :  Dialog Terbuka Bupati dan Pelajar Cegah Radikalisme

Untuk sementara, lanjut dia, belum ada kegiatan gotong royong di lokasi kejadian. Kemungkinan pada  Senin akan dilakukan gotong royong. Sejauh ini dirinya juga belum melaporkan kepada dinas terkait mengenai kejadian tersebut.

“Sementara belum ada kegiatan gotong royong, mungkin besok kami bergotongroyong. Masalah melaporkan ke dinas yang terkait yaitu pariwisata dan dikbud belum ada, tapi saya ada memposting keadaan makam yang ambruk di facebook,” ujarnya. (sgg)

SANGGAU – Pemakaman Raja Mengkiang di Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau ambruk usai tertimpa pohon tumbang pada Sabtu (2/5) sore. Kondisi tersebut juga diposting pada salah satu laman media sosial (Medsos) Facebook milik Anang Banjar, Minggu (3/5) siang.

“Assalamu’alaikumussalam. Wr. Wb. Kami informasikan kpd. Sanak manyadik khususnya di Kab. Sanggau. Bahwa Makam Raja Mengkiang. Situs Cagar Budaya Sanggau.Ambruk ditimpa pohon pd hari Sabtu sore tgl. 02/5/2020.” Demikian tulis laman facebook tersebut.

Ketika dikonfirmasi, pemilik akun Facebook Anang Banjar, Anang Wahyudi mengatakan bahwa bangunan yang roboh akibat tertimpa pohon tumbang berjumlah satu bangunan yakni bangunan pendopo makam saja.

“Hanya satu bangunan pendopo makam saja yang roboh akibat pohon tumbang. Kemarin sore hujan deras disertai angin kencang,” katanya via aplikasi massenger.

Baca Juga :  Dewan Hakim MTQ XXIX Dilantik

Untuk sementara, lanjut dia, belum ada kegiatan gotong royong di lokasi kejadian. Kemungkinan pada  Senin akan dilakukan gotong royong. Sejauh ini dirinya juga belum melaporkan kepada dinas terkait mengenai kejadian tersebut.

“Sementara belum ada kegiatan gotong royong, mungkin besok kami bergotongroyong. Masalah melaporkan ke dinas yang terkait yaitu pariwisata dan dikbud belum ada, tapi saya ada memposting keadaan makam yang ambruk di facebook,” ujarnya. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/