alexametrics
32.8 C
Pontianak
Tuesday, July 5, 2022

Sanggau Segera Miliki Laboratorium PCR/BSL 2

SANGGAU-Bupati Sanggau, Paolus Hadi, bersama Komandan Korem 121/ABW, Brigjen Ronny melakukan peninjauan pembangunan Laboratorium PCR/BSL 2 di Kabupaten Sanggau, Kamis (3/6). Pembangunan laboratorium tersebut untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Sanggau.

“Saya apresiasi sekali karena dari Pemerintah Kabupaten Sanggau dengan cepat dan tanggap untuk memfasilitasi sarana Laboratorium PCR/BSL 2. Untuk di Kalbar ini yang pertama kali dan saya kira ini akan menjadi contoh pilot projek bagi kabupaten dan kota yang lain. Karena pengangkutan hasil tes Swab yaitu virus yang diambil melalui hidung baik itu antigen dan antibodi apabila dibawa ke Pontianak melalui darat itu rawan terkontaminasi udaranya. Sehingga membahayakan penyebaran virus itu lebih luas dan juga membahayakan masyarakat karena diangkut melalui angkutan umum,” ungkap Ronny.

Dengan adanya Laboratorium PCR/BSL 2 di Kabupaten Sanggau diharapkan dapat mendeteksi awal dari Covid-19.

“Sehingga dengan adanya Laboratorium PCR/BSL 2 ini sangat bermanfaat dan tidak perlu lagi kita ke Pontianak untuk ada BSL 2 ini, tetapi cukup disini untuk mencegah kerawanan virus Covid-19 tersebut. Di Kabupaten Sanggau ini sudah ada dua mobile PCR yang satu di Entikong untuk mengantisipasi PMI yang ada disana, kemudian ada di Dinkes Kabupaten Sanggau dan ditambah lagi ada BSL 2 yang ada di sini maka itu sangat optimal untuk penanganan Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga :  Kelas Online Buddha Dharma Institut Dong Zen Indonesia Angkatan Kedua (IDZI-2) Resmi Dibuka 

“Saat kita melakukan peninjauan memang masih ada peralatan dan sarana yang harus dipenuhi sesuai dengan standar dari WHO maupun standar yang ditentukan sesuai dengan surat edaran Menteri Kesehatan tentang Laboratorium yang memenuhi standar sehingga memasuki rujukan nasional,” sambungnya.

“Saya rasa itu akan dilengkapi karena dari Pemerintah Kabupaten Sanggau sudah menganggarkan untuk itu, saya berharap Kabupaten Sanggau dapat menjadi contoh bagi penanganan Covid-19 khususnya pembangunan Laboratorium PCR/BSL 2 bagi Kabupaten/Kota yang ada di Kalbar ini. Terkait Laboratorium PCR/BSL 2 di Kalbar baru ada di Untan, oleh karena itu ada satu di Kabupaten Sanggau ini kita sambut dan menjadi motor pilot project bagi pembangunan Laboratorium PCR/BSL 2 wilayah Kalbar,” jelasnya lagi.

Baca Juga :  Tiga Petugas Medis Positif Covid, Pontianak Tak Siap Hadapi Ledakan Kasus

Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan bahwa ketika pihaknya diberi amanah dan peluang untuk menyiapkan fasilitas berupa Laboratorium PCR/BSL 2 di Kabupaten Sanggau.

“Bersama Bapak Pangdam dan tentunya Bapak Danrem 121/ABW dan juga Bapak Gubernur, mendorong kami semua untuk supaya cepat dan Puji Tuhan, saya sambut dan kita dukung juga untuk penyediaan sarana ini yang merupakan sarana awal termasuk tempat Laboratorium ini. Nah, hari ini bersama Bapak Danrem 121/ABW untuk meninjaunya, secara khusus sebenarnya juga sudah ditinjau oleh Kementerian Kesehatan dan tadi yang kita lihat ada beberapa tulisan itu adalah petunjuk yang harus kami lengkapi lagi,” ungkapnya.

“Sepertinya Sanggau sudah dipastikan dan kami juga sudah melaporkan kepada Bapak Gubernur dan beliau sangat berterimakasih bahwa Kabupaten Sanggau bisa siap. Harapan kami untuk pemerintah kita terutama pemerintah pusat juga terus mendorong dan mendukung kabupaten/kota lainnya,” katanya. (sgg)

SANGGAU-Bupati Sanggau, Paolus Hadi, bersama Komandan Korem 121/ABW, Brigjen Ronny melakukan peninjauan pembangunan Laboratorium PCR/BSL 2 di Kabupaten Sanggau, Kamis (3/6). Pembangunan laboratorium tersebut untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Sanggau.

“Saya apresiasi sekali karena dari Pemerintah Kabupaten Sanggau dengan cepat dan tanggap untuk memfasilitasi sarana Laboratorium PCR/BSL 2. Untuk di Kalbar ini yang pertama kali dan saya kira ini akan menjadi contoh pilot projek bagi kabupaten dan kota yang lain. Karena pengangkutan hasil tes Swab yaitu virus yang diambil melalui hidung baik itu antigen dan antibodi apabila dibawa ke Pontianak melalui darat itu rawan terkontaminasi udaranya. Sehingga membahayakan penyebaran virus itu lebih luas dan juga membahayakan masyarakat karena diangkut melalui angkutan umum,” ungkap Ronny.

Dengan adanya Laboratorium PCR/BSL 2 di Kabupaten Sanggau diharapkan dapat mendeteksi awal dari Covid-19.

“Sehingga dengan adanya Laboratorium PCR/BSL 2 ini sangat bermanfaat dan tidak perlu lagi kita ke Pontianak untuk ada BSL 2 ini, tetapi cukup disini untuk mencegah kerawanan virus Covid-19 tersebut. Di Kabupaten Sanggau ini sudah ada dua mobile PCR yang satu di Entikong untuk mengantisipasi PMI yang ada disana, kemudian ada di Dinkes Kabupaten Sanggau dan ditambah lagi ada BSL 2 yang ada di sini maka itu sangat optimal untuk penanganan Covid-19,” jelasnya.

Baca Juga :  Tiga Petugas Medis Positif Covid, Pontianak Tak Siap Hadapi Ledakan Kasus

“Saat kita melakukan peninjauan memang masih ada peralatan dan sarana yang harus dipenuhi sesuai dengan standar dari WHO maupun standar yang ditentukan sesuai dengan surat edaran Menteri Kesehatan tentang Laboratorium yang memenuhi standar sehingga memasuki rujukan nasional,” sambungnya.

“Saya rasa itu akan dilengkapi karena dari Pemerintah Kabupaten Sanggau sudah menganggarkan untuk itu, saya berharap Kabupaten Sanggau dapat menjadi contoh bagi penanganan Covid-19 khususnya pembangunan Laboratorium PCR/BSL 2 bagi Kabupaten/Kota yang ada di Kalbar ini. Terkait Laboratorium PCR/BSL 2 di Kalbar baru ada di Untan, oleh karena itu ada satu di Kabupaten Sanggau ini kita sambut dan menjadi motor pilot project bagi pembangunan Laboratorium PCR/BSL 2 wilayah Kalbar,” jelasnya lagi.

Baca Juga :  Pelayanan KB DAS; Camat Meliau Minta Dua Kali Dalam Setahun

Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan bahwa ketika pihaknya diberi amanah dan peluang untuk menyiapkan fasilitas berupa Laboratorium PCR/BSL 2 di Kabupaten Sanggau.

“Bersama Bapak Pangdam dan tentunya Bapak Danrem 121/ABW dan juga Bapak Gubernur, mendorong kami semua untuk supaya cepat dan Puji Tuhan, saya sambut dan kita dukung juga untuk penyediaan sarana ini yang merupakan sarana awal termasuk tempat Laboratorium ini. Nah, hari ini bersama Bapak Danrem 121/ABW untuk meninjaunya, secara khusus sebenarnya juga sudah ditinjau oleh Kementerian Kesehatan dan tadi yang kita lihat ada beberapa tulisan itu adalah petunjuk yang harus kami lengkapi lagi,” ungkapnya.

“Sepertinya Sanggau sudah dipastikan dan kami juga sudah melaporkan kepada Bapak Gubernur dan beliau sangat berterimakasih bahwa Kabupaten Sanggau bisa siap. Harapan kami untuk pemerintah kita terutama pemerintah pusat juga terus mendorong dan mendukung kabupaten/kota lainnya,” katanya. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/