alexametrics
26.7 C
Pontianak
Monday, May 16, 2022

Bupati Sampaikan Nota Rancangan KUA PPAS APBD 2021

SANGGAU-Senin (6/9) kemarin dilaksanakan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sanggau, dalam Rangka Pelaksanaan Penyampaian Nota Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (KUA–PPAS APBD) Tahun Anggaran 2021, bertempat di ruang rapat Lantai II Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Sanggau.

Dalam pidato pengantar nota perubahan KUA–PPAS APBD Tahun Anggaran 2021, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan bahwa KUA dan PPAS adalah dokumen perencanaan penganggaran yang memuat kebijakan, bidang pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasarinya.

Menurutnya, KUA sebagai salah satu instrumen penting dalam penyusunan PPAS dan APBD yang nantinya merupakan kesepakatan antara Pemerintah Daerah dan DPRD yang membuat kebijakan bidang pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasarinya untuk periode satu tahun anggaran. Sedangkan PPAS  adalah program prioritas dan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada perangkat daerah untuk setiap program dan kegiatan sebagai acuan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran satuan kerja perangkat daerah.

Baca Juga :  Bupati Akui Masih Lemah di Data

Kemudian, lanjut dia, dalam tahun berjalan terdapat perubahan–perubahan antara lain berkenaan perubahan regulasi dan alokasi anggaran sehingga perlu dilakukan penyesuaian terhadap asumsi KUA dengan memperhatikan hasil rekomendasi audit terhadap laporan keuangan pemerintah daerah tahun sebelumnya terutama berkaitan dengan penganggaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya dan defisit anggaran pada APBD murni.

Dengan demikian Perubahan–perubahan tersebut menyebabkan harus dilakukan penyesuaian terhadap asumsi–asumsi dalam penyusunan KUA PPAS dalam APBD murni tahun anggaran berkenaan.

Wakil Ketua DPRD Timotius Yance mengatakan penyampaian nota pengantar rancangan KUA PPAS APBD perubahan menjelaskan terkait hal tersebut dalam satu bulan kedepan akan terus dibahas bersama dengan tim badan anggaran. Dikatakannya, tim badan anggaran baik eksekutif maupun legislatif akan bersama sama menggodok anggaran perubahan sehingga nantinya sesuai dengan perencanaan, per tanggal 30 September 2021 sudah diketuk palu.

Baca Juga :  Khawatir Lonjakan PMI, Bupati Sambangi Entikong

“Dengan begitu, nantinya, kegiatan–kegiatan anggaran di satu tahun berjalan bisa dijalankan. Kemudian, yang tidak bisa dilaksanakan di anggaran murni dapat dijalankan di anggaran perubahan,” tegasnya. (sgg)

SANGGAU-Senin (6/9) kemarin dilaksanakan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sanggau, dalam Rangka Pelaksanaan Penyampaian Nota Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (KUA–PPAS APBD) Tahun Anggaran 2021, bertempat di ruang rapat Lantai II Gedung Sekretariat DPRD Kabupaten Sanggau.

Dalam pidato pengantar nota perubahan KUA–PPAS APBD Tahun Anggaran 2021, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan bahwa KUA dan PPAS adalah dokumen perencanaan penganggaran yang memuat kebijakan, bidang pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasarinya.

Menurutnya, KUA sebagai salah satu instrumen penting dalam penyusunan PPAS dan APBD yang nantinya merupakan kesepakatan antara Pemerintah Daerah dan DPRD yang membuat kebijakan bidang pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasarinya untuk periode satu tahun anggaran. Sedangkan PPAS  adalah program prioritas dan batas maksimal anggaran yang diberikan kepada perangkat daerah untuk setiap program dan kegiatan sebagai acuan dalam penyusunan rencana kerja dan anggaran satuan kerja perangkat daerah.

Baca Juga :  Puluhan Channa Disita BC Entikong

Kemudian, lanjut dia, dalam tahun berjalan terdapat perubahan–perubahan antara lain berkenaan perubahan regulasi dan alokasi anggaran sehingga perlu dilakukan penyesuaian terhadap asumsi KUA dengan memperhatikan hasil rekomendasi audit terhadap laporan keuangan pemerintah daerah tahun sebelumnya terutama berkaitan dengan penganggaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya dan defisit anggaran pada APBD murni.

Dengan demikian Perubahan–perubahan tersebut menyebabkan harus dilakukan penyesuaian terhadap asumsi–asumsi dalam penyusunan KUA PPAS dalam APBD murni tahun anggaran berkenaan.

Wakil Ketua DPRD Timotius Yance mengatakan penyampaian nota pengantar rancangan KUA PPAS APBD perubahan menjelaskan terkait hal tersebut dalam satu bulan kedepan akan terus dibahas bersama dengan tim badan anggaran. Dikatakannya, tim badan anggaran baik eksekutif maupun legislatif akan bersama sama menggodok anggaran perubahan sehingga nantinya sesuai dengan perencanaan, per tanggal 30 September 2021 sudah diketuk palu.

Baca Juga :  Hasil Test Swab, Satu Warga Sanggau Positif Covid-19

“Dengan begitu, nantinya, kegiatan–kegiatan anggaran di satu tahun berjalan bisa dijalankan. Kemudian, yang tidak bisa dilaksanakan di anggaran murni dapat dijalankan di anggaran perubahan,” tegasnya. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/