alexametrics
33 C
Pontianak
Thursday, July 7, 2022

Di Tayan, Harga Gula dan Bawang Naik

SANGGAU – Sejumlah barang seperti gula dan bawang mengalami kenaikan. Hal tersebut terungkap ketika inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Komisi 2 DPRD Sanggau di sejumlah pasar di Tayan Hilir, Rabu (8/4) pagi.

Sidak yang dipimpin Ketua Komisi 2 DPRD Sanggau, Yeremias Marcelinus itu mendatangi Pasar Mentari. Di pasar tersebut, selain memantau harga sembako, daging dan ikan, juga menyoroti kondisi pasar yang kumuh akibat limbah yang dibuang sembarangan.

Usai sidak pasar, rombongan melanjutkan inspeksi ke sejumlah kantor perbankan dengan tujuan melihat kesiapan bank dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk upaya pencegahan Virus Corona atau Covid-19. Baru setelah itu mengecek para distributor sembako.

Yeremias meyampaikan, sidak ini dimaksudkan untuk melihat perkembangan harga terutama sembako disaat mewabahnya Covid-19.

Baca Juga :  Stok Gula 770 Ton

“Kami ingin melihat bagaimana kondisi harga barang kebutuhan masyarakat termasuk sembako di tengah wabah virus. Dari beberapa kali sidak, kami menemukan kenaikan harga seperti gula yang harganya sudah Rp25 ribu perkilogram. Kemudian, bawang putih Rp42 ribu perkilogram dan bawang merah Rp47 ribu perkilogram. Demikian juga dengan beberapa komoditi lainnya,” ungkapnya.

Hasil sidak tersebut, lanjut dia, akan segera ditindaklanjuti dengan pihak eksekutif nantinya.

“Kami harus segera berkoordinasi dan menggelar rapat dengan eksekutif untuk mengambil langkah-langkah bila kondisi ini terus bergerak naik. Tentunya saran dan masukan kepada dinas terkait juga akan kami sampaikan,” tegas dia. (sgg)

SANGGAU – Sejumlah barang seperti gula dan bawang mengalami kenaikan. Hal tersebut terungkap ketika inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Komisi 2 DPRD Sanggau di sejumlah pasar di Tayan Hilir, Rabu (8/4) pagi.

Sidak yang dipimpin Ketua Komisi 2 DPRD Sanggau, Yeremias Marcelinus itu mendatangi Pasar Mentari. Di pasar tersebut, selain memantau harga sembako, daging dan ikan, juga menyoroti kondisi pasar yang kumuh akibat limbah yang dibuang sembarangan.

Usai sidak pasar, rombongan melanjutkan inspeksi ke sejumlah kantor perbankan dengan tujuan melihat kesiapan bank dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk upaya pencegahan Virus Corona atau Covid-19. Baru setelah itu mengecek para distributor sembako.

Yeremias meyampaikan, sidak ini dimaksudkan untuk melihat perkembangan harga terutama sembako disaat mewabahnya Covid-19.

Baca Juga :  Stok Bahan Pokok Cukup, Gula Krisis

“Kami ingin melihat bagaimana kondisi harga barang kebutuhan masyarakat termasuk sembako di tengah wabah virus. Dari beberapa kali sidak, kami menemukan kenaikan harga seperti gula yang harganya sudah Rp25 ribu perkilogram. Kemudian, bawang putih Rp42 ribu perkilogram dan bawang merah Rp47 ribu perkilogram. Demikian juga dengan beberapa komoditi lainnya,” ungkapnya.

Hasil sidak tersebut, lanjut dia, akan segera ditindaklanjuti dengan pihak eksekutif nantinya.

“Kami harus segera berkoordinasi dan menggelar rapat dengan eksekutif untuk mengambil langkah-langkah bila kondisi ini terus bergerak naik. Tentunya saran dan masukan kepada dinas terkait juga akan kami sampaikan,” tegas dia. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/