alexametrics
26 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Imigrasi Hanya Berikan Layanan Terbatas dan Darurat

SANGGAU – Kasi Teknologi, Informasi dan Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau, Candra Wahyu Hidayat mengatakan sejauh ini, pelayanan yang masih tetap diberikan yakni yang sifatnya terbatas dan darurat.

“Seperti orang sakit yang dirujuk dan butuh segera mendapat penanganan medis. Kemudian, mahasiswa yang kuliah di luar negeri. Orang-orang yang bekerja di luar negeri dan terkendala kontrak dengan perusahaan di luar negeri. Terus untuk haji yang sebelum terbit KMA per 2 Juni 2020,” jelasnya.

Sebagaimana yang terjadi di bawah wilayah kerja Kanim Sanggau, Candra menyampaikan soal paspor haji. Ada dua wilayah yang dibatalkan khusus paspor haji yakni Kabupaten Melawi termasuk dari Kabupaten Sanggau karena sudah adanya Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia.

Baca Juga :  Pemkab Terinformatif di Kalbar

“Sintang dan Sekadau diberikan pelayanan karena sebelum KMA diterbitkan. Sementara Sanggau dan Melawi dibatalkan. Hal ini berkaitan dengan perkembangan kondisi pandemi Covid-19 dan juga pembatalan keberangkatan calon haji musim haji tahun 2020,” terang dia, Selasa (9/6).

Untuk pembukaan kembali layanan keimigrasian belum dapat dipastikan. Pihaknya menunggu instruksi pusat. “Belum tahu kalau soal kapan pembukaan layanan itu,” katanya. (sgg)

SANGGAU – Kasi Teknologi, Informasi dan Komunikasi Keimigrasian pada Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau, Candra Wahyu Hidayat mengatakan sejauh ini, pelayanan yang masih tetap diberikan yakni yang sifatnya terbatas dan darurat.

“Seperti orang sakit yang dirujuk dan butuh segera mendapat penanganan medis. Kemudian, mahasiswa yang kuliah di luar negeri. Orang-orang yang bekerja di luar negeri dan terkendala kontrak dengan perusahaan di luar negeri. Terus untuk haji yang sebelum terbit KMA per 2 Juni 2020,” jelasnya.

Sebagaimana yang terjadi di bawah wilayah kerja Kanim Sanggau, Candra menyampaikan soal paspor haji. Ada dua wilayah yang dibatalkan khusus paspor haji yakni Kabupaten Melawi termasuk dari Kabupaten Sanggau karena sudah adanya Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia.

Baca Juga :  Masih Bandel Kapolres Ancam Semprot Disinfektan

“Sintang dan Sekadau diberikan pelayanan karena sebelum KMA diterbitkan. Sementara Sanggau dan Melawi dibatalkan. Hal ini berkaitan dengan perkembangan kondisi pandemi Covid-19 dan juga pembatalan keberangkatan calon haji musim haji tahun 2020,” terang dia, Selasa (9/6).

Untuk pembukaan kembali layanan keimigrasian belum dapat dipastikan. Pihaknya menunggu instruksi pusat. “Belum tahu kalau soal kapan pembukaan layanan itu,” katanya. (sgg)

Most Read

Operasi Yustisi Terus Dilakukan

Kapal Fery Penyeberangan Karam

Artikel Terbaru

/