alexametrics
33 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Satgas Pamtas RI–Malaysia Bedah Rumah Tak Layak Huni

ENTIKONG – Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) RI-Malaysia sektor barat Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa melaksanakan kegiatan peresmian bedah Rumah Tidak Layak Huni yang berada di Dusun Entikong Tapang, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Jumat (8/1).

Peresmian bedah Rumah Tidak Layak Huni ditandai dengan pemotongan pita oleh Letkol Inf Alim Mustofa selaku Dansatgas dan Suparman selaku Camat Entikong. Acara ini dihadiri oleh Danramil 1204-21/Entikong, Kacabjari Entikong, perwakilan Polsek Entikong, Kepala Dusun Entikong Tapang, dan Satgas Teritorial wilayah perbatasan Entikong.

Kegiatan bedah Rumah Tidak Layak Huni yang diresmikan tersebut adalah rumah milik Rudi Muhammad (13 tahun) yang merupakan anak yatim piatu. Ia tinggal di rumah peninggalan almarhum kedua orang tuanya bersama satu orang adiknya, Hamzah yang masih berusia 8 tahun.

Baca Juga :  Peduli Lingkungan, Dandim 1202/Skw Tanam Pohon

Dansatgas menyampaikan rumah tersebut dipilih menjadi sasaran bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, dikarenakan kondisi rumah sangat tidak layak huni dan rawan mengalami longsor ke arah sungai.

“Rumah itu berada di dekat Sungai Sekayam dan apabila hujan terus-menerus maka airnya meluap, sehingga apabila tidak diperbaiki, dikhawatirkan akan membahayakan penghuninya karena berdekatan langsung dengan sungai,” ungkapnya.

Proses bedah rumah milik Rudi Muhammad dilaksanakan oleh 10 orang personel Pos Kotis Entikong Satgas Yonif 642/Kapuas, dipimpin Lettu Inf Fian selaku Dankima Satgas bersama beberapa orang warga sekitar. “Kegiatan bedah rumah ini dapat berjalan dengan lancar karena adanya koordinasi yang baik antara personel Satgas Yonif 642 dengan warga masyarakat, pemerintah daerah setempat, serta aparat yang berada di perbatasan,” kata Dansatgas.

Baca Juga :  Tradisi Pemerintah Sepakati Program Strategis

Sementara itu, Abdurahman selaku Kepala Dusun Entikong Tapang mewakili keluarga pemilik rumah mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas yang telah membantu membedah rumah warganya untuk meringankan beban dan mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya.

Hal tersebut merupakan implementasi dari salah satu isi Delapan Wajib TNI yaitu menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi rakyat sekelilingnya.(fri/jpnn)

ENTIKONG – Komandan Satgas Pengamanan Perbatasan (Dansatgas Pamtas) RI-Malaysia sektor barat Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa melaksanakan kegiatan peresmian bedah Rumah Tidak Layak Huni yang berada di Dusun Entikong Tapang, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Jumat (8/1).

Peresmian bedah Rumah Tidak Layak Huni ditandai dengan pemotongan pita oleh Letkol Inf Alim Mustofa selaku Dansatgas dan Suparman selaku Camat Entikong. Acara ini dihadiri oleh Danramil 1204-21/Entikong, Kacabjari Entikong, perwakilan Polsek Entikong, Kepala Dusun Entikong Tapang, dan Satgas Teritorial wilayah perbatasan Entikong.

Kegiatan bedah Rumah Tidak Layak Huni yang diresmikan tersebut adalah rumah milik Rudi Muhammad (13 tahun) yang merupakan anak yatim piatu. Ia tinggal di rumah peninggalan almarhum kedua orang tuanya bersama satu orang adiknya, Hamzah yang masih berusia 8 tahun.

Baca Juga :  Pembuatan Paspor Calhaj Sekadau Tetap Dilakukan

Dansatgas menyampaikan rumah tersebut dipilih menjadi sasaran bedah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, dikarenakan kondisi rumah sangat tidak layak huni dan rawan mengalami longsor ke arah sungai.

“Rumah itu berada di dekat Sungai Sekayam dan apabila hujan terus-menerus maka airnya meluap, sehingga apabila tidak diperbaiki, dikhawatirkan akan membahayakan penghuninya karena berdekatan langsung dengan sungai,” ungkapnya.

Proses bedah rumah milik Rudi Muhammad dilaksanakan oleh 10 orang personel Pos Kotis Entikong Satgas Yonif 642/Kapuas, dipimpin Lettu Inf Fian selaku Dankima Satgas bersama beberapa orang warga sekitar. “Kegiatan bedah rumah ini dapat berjalan dengan lancar karena adanya koordinasi yang baik antara personel Satgas Yonif 642 dengan warga masyarakat, pemerintah daerah setempat, serta aparat yang berada di perbatasan,” kata Dansatgas.

Baca Juga :  Tiga Warga Dimakamkan

Sementara itu, Abdurahman selaku Kepala Dusun Entikong Tapang mewakili keluarga pemilik rumah mengucapkan terima kasih kepada Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas yang telah membantu membedah rumah warganya untuk meringankan beban dan mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya.

Hal tersebut merupakan implementasi dari salah satu isi Delapan Wajib TNI yaitu menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi rakyat sekelilingnya.(fri/jpnn)

Most Read

Artikel Terbaru

/