alexametrics
24 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Lintasi Jalan Tikus, TNI Amankan Tiga Warga Lombok

ENTIKONG – Tiga warga asal Lombok, Nusa Tenggara Barat diamankan oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 642 Kapuas di Entikong ketika melintasi jalur tikus atau jalur tidak resmi yang biasa digunakan sebagai akses penyelundupan. Ketiganya juga didapati mereka tidak memiliki identitas resmi ketika dipergoki petugas.

Ketiga warga tersebut masing–masing atas nama Aminah (33), Erwin (34), dan Sahrul (20). Kepada Satgas mereka mengaku sebagai pekerja di perkebunan karet yang berada di Malaysia sejak 2018 silam dan akan kembali ke Indonesia.

Dansatgas Pamtas Yonif 642 Kapuas, Letkol Inf. Alim Mustofa membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, akses jalan tikus kerap dilalui oleh pelintas batas nonprosedural atau tanpa melalui prosedur keimigrasian yang benar. Itulah sebabnya mereka melakukan pengamanan yang ketat di sana, guna mencegah segala bentuk tindak penyelundupan.

Baca Juga :  Jembatan Pararel di Entikong Putus

“Di wilayah perbatasan ini memang masih rawan sekali adanya permasalahan-permasalahan yang menonjol seperti pelintas batas ilegal, penyelundupan barang-barang terlarang, serta kegiatan-kegiatan ilegal lainnya, sehingga kami berlakukan pengawasan yang ketat di seluruh sektor Pos Pamtas yang kami jaga dengan melaksanakan patroli setiap harinya guna mencegah segala bentuk kegiatan ilegal,” jelasnya.

Tugas pengamanan wilayah perbatasan, lanjut dia, merupakan salah satu tugas dari TNI Angkatan Darat, dalam melaksanakan operasi militer selain perang. Hal tersebut, menurut dia, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang salah satunya merupakan tugas dan tanggung jawab dari Satgas Yonif 642 Kapuas, dalam melaksanakan pengamanan garis terdepan NKRI di wilayah perbatasan RI–Malaysia sektor barat untuk mempertahankan kedaulatan NKRI.

Baca Juga :  Masuk Dari Entikong, 15 Pekerja Migran Positif Covid-19

Selanjutnya, kata Alim, Satgas menyerahkan tiga orang tersebut ke Imigrasi PLBN Entikong dan akan diserahkan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pontianak Wilker PLBN Entikong guna menjalani pengecekan protokol kesehatan. (sgg)

ENTIKONG – Tiga warga asal Lombok, Nusa Tenggara Barat diamankan oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 642 Kapuas di Entikong ketika melintasi jalur tikus atau jalur tidak resmi yang biasa digunakan sebagai akses penyelundupan. Ketiganya juga didapati mereka tidak memiliki identitas resmi ketika dipergoki petugas.

Ketiga warga tersebut masing–masing atas nama Aminah (33), Erwin (34), dan Sahrul (20). Kepada Satgas mereka mengaku sebagai pekerja di perkebunan karet yang berada di Malaysia sejak 2018 silam dan akan kembali ke Indonesia.

Dansatgas Pamtas Yonif 642 Kapuas, Letkol Inf. Alim Mustofa membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, akses jalan tikus kerap dilalui oleh pelintas batas nonprosedural atau tanpa melalui prosedur keimigrasian yang benar. Itulah sebabnya mereka melakukan pengamanan yang ketat di sana, guna mencegah segala bentuk tindak penyelundupan.

Baca Juga :  Jembatan Pararel di Entikong Putus

“Di wilayah perbatasan ini memang masih rawan sekali adanya permasalahan-permasalahan yang menonjol seperti pelintas batas ilegal, penyelundupan barang-barang terlarang, serta kegiatan-kegiatan ilegal lainnya, sehingga kami berlakukan pengawasan yang ketat di seluruh sektor Pos Pamtas yang kami jaga dengan melaksanakan patroli setiap harinya guna mencegah segala bentuk kegiatan ilegal,” jelasnya.

Tugas pengamanan wilayah perbatasan, lanjut dia, merupakan salah satu tugas dari TNI Angkatan Darat, dalam melaksanakan operasi militer selain perang. Hal tersebut, menurut dia, sesuai dengan peraturan perundang-undangan, yang salah satunya merupakan tugas dan tanggung jawab dari Satgas Yonif 642 Kapuas, dalam melaksanakan pengamanan garis terdepan NKRI di wilayah perbatasan RI–Malaysia sektor barat untuk mempertahankan kedaulatan NKRI.

Baca Juga :  Menko Airlangga Apresiasi Dedikasi TNI dan Polri yang Turut Aktif dalam Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Selanjutnya, kata Alim, Satgas menyerahkan tiga orang tersebut ke Imigrasi PLBN Entikong dan akan diserahkan ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Pontianak Wilker PLBN Entikong guna menjalani pengecekan protokol kesehatan. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/