alexametrics
30.6 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Bunnak Sosialisasikan Pengendalian OPT

SANGGAU-Belum lama ini, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau melakukan sosialisasi kepada Kelompok Tani Goda Berjaya dan Citra Usaha Mandiri terhadap cara pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) tanaman Kelapa Sawit di Gedung Serba Guna PNPM–PM Dusun Semadu, Desa Maringin Jaya, Kecamatan Parindu.

Sebagaimana diketahui, OPT merupakan salah satu faktor penting yang menghambat pencapaian sasaran produksi dan kualitas hasil pertanian termasuk perkebunan. Akibat gangguan OPT ini bisa menyebabkan penurunan produksi kelapa sawit secara signifikan, bahkan dapat menyebabkan kematian tanaman kelapa sawit.

Pengendalian Hama Terpadu (PHT) merupakan salah satu metode pengendalian OPT dengan memadukan cara–cara pengendalian yang cocok dan sesuai melalui pendekatan ekologis dan ekonomis untuk menekan populasi OPT sampai batas yang tidak merugikan.

Baca Juga :  Galakkan Gotong–Royong Saat TMMD

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Rahma Kusumawardani selaku Kasi Perlindungan Perkebunan. Kemudian, Hendro Muntarjo selaku Koordinator Sub Lab Hayati Kecamatan Parindu dan Siti Rosalina Br Ginting selaku POPT Ahli Pertama di UPPT Kecamatan Parindu. Turut hadir kepala desa Maringin Jaya dan kepala dusun Semadu.

Rahma Kusumawardani menyampaikan maksud dan tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan produksi dan produktivitas komoditas tanaman kelapa sawit yaitu menekan populasi atau intensitas serangan OPT yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani dalam rangka meminimalisir kerusakan dan kehilangan mutu hasil akibat gangguan serangan OPT. (sgg)

SANGGAU-Belum lama ini, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau melakukan sosialisasi kepada Kelompok Tani Goda Berjaya dan Citra Usaha Mandiri terhadap cara pengendalian organisme pengganggu tumbuhan (OPT) tanaman Kelapa Sawit di Gedung Serba Guna PNPM–PM Dusun Semadu, Desa Maringin Jaya, Kecamatan Parindu.

Sebagaimana diketahui, OPT merupakan salah satu faktor penting yang menghambat pencapaian sasaran produksi dan kualitas hasil pertanian termasuk perkebunan. Akibat gangguan OPT ini bisa menyebabkan penurunan produksi kelapa sawit secara signifikan, bahkan dapat menyebabkan kematian tanaman kelapa sawit.

Pengendalian Hama Terpadu (PHT) merupakan salah satu metode pengendalian OPT dengan memadukan cara–cara pengendalian yang cocok dan sesuai melalui pendekatan ekologis dan ekonomis untuk menekan populasi OPT sampai batas yang tidak merugikan.

Baca Juga :  Cegah Virus ASF dan PMK

Hadir dalam sosialisasi tersebut, Rahma Kusumawardani selaku Kasi Perlindungan Perkebunan. Kemudian, Hendro Muntarjo selaku Koordinator Sub Lab Hayati Kecamatan Parindu dan Siti Rosalina Br Ginting selaku POPT Ahli Pertama di UPPT Kecamatan Parindu. Turut hadir kepala desa Maringin Jaya dan kepala dusun Semadu.

Rahma Kusumawardani menyampaikan maksud dan tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan produksi dan produktivitas komoditas tanaman kelapa sawit yaitu menekan populasi atau intensitas serangan OPT yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan petani dalam rangka meminimalisir kerusakan dan kehilangan mutu hasil akibat gangguan serangan OPT. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/