alexametrics
25 C
Pontianak
Thursday, August 18, 2022

Tiga Kurir Ditangkap

SETELAH berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 18,7 kilogram yang dibawa seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Entikong kembali menggagalkan penyelundupan sabu seberat tiga kilogram dari negeri jiran itu.

Mereka ditangkap di Jalan Merdeka, Sosok, Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat pada hari Kamis (11/) sore.

Ketiganya berinisial TWR alias B (34) warga Pasiran, Singkawang, MIZ alias J (24) warga Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya dan RV alias L (34) warga Balai Karangan, Kabupaten Sanggau.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Entikong Ristola Nainggolan mengatakan, pengungkapan kasus penyelundupan narkoba berawal dari informasi yang diperoleh dari petugas BNNP Kalbar tentang adanya penyelundupan narkoba jenis sabu asal Malaysia ke Kota Pontianak dari Perbatasan Entikong, Senin (8/2).

Berdasarkan informasi tersebut, lanjut Rio, Tim Bea Cukai Entikong melakukan surveilance hingga mendapatkan profil dari diduga kurir tersebut serta kendaraan yang digunakan.

Pada Selasa hingga Rabu (9-10/2), tim Bea Cukai Entikong melakukan pengintaian terhadap beberapa terduga kurir di beberapa lokasi di Balai Karangan. Hari berikutnya, Kamis (11/) sekitar pukul 15.10, mobil Innova Reborn yang dikendarai J berangkat menuju ke Pontianak.

Baca Juga :  Dua Kasus Narkotika di Dusun Jawa

Selanjutnya sekitar pukul 15.40 terlihat pergerakan Mobil yang dikendarai BOJES juga bergerak menuju Pontianak dan diduga sudah membawa sabu. Terhadap kedua sarkut tersebut dilakukan tailing oleh Tim Bea Cukai Entikong.

Pukul 17.00 dilaksanakan Penindakan  terhadap B bersama anggota BNNP Kalbar, anggota Polsek Tayan Hulu, dan Tim Bea Cukai Pontianak di Dusun Sosok I, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau.

Setelah dilakukan pemeriksaan didapati tiga paket bungkus teh cina dengan berat brutto total tiga kilogram yang berisi kristal putih, diduga Narkotika jenis Methamphetamine di mobil tersebut.

“Sebagai pengembangan, pada sekitar pukul 17.45 dilakukan penindakan terhadap J di SPBU Sosok, yang saat itu J sedang bersama istrinya. Selanjutnya dilakukan pengamanan di Polsek Tayan Hulu,” lanjut Ristola.

Baca Juga :  Operasi Penertiban PETI Penambang Keduluan Kabur

Setelah melakukan pengembangan terhadap tersangka pertama dan kedua, pukul 18.15 WIB, tim Bea Cukai Entikong bersama dengan anggota BNNP Kalbar berangkat menuju ke Balai Karangan untuk melakukan penanganan terhadap tersangka ketiga yaitu L.

Sekitar pukul 23.00, lanjut Ristola, tim Bea Cukai Entikong bersama anggota BNNP Kalbar dan tim Polsek Sekayam mengamankan L di sebuah penginapan di jalan Lintas Malindo Gang Suban Jaya, Engkahan, Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Pelaku berinisial L diamankan bersama satu perempuan dengan satu paket kecil sabu dan dua kendaraan bermotor. Selanjutnya dilakukan pengamanan di Polsek Tayan Hulu.

Selanjutnya, Jumat (12/2) dini hari, Pada tim Bea Cukai Entikong, BNNP Kalbar dan Tim Bea Cukai Pontianak berangkat menuju kantor BNNP Kalbar untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan.

“Untuk selanjutnya proses penyidikan dilakukan oleh BNNP Kalbar,  para tersangka dan barang bukti sudah berada di Kantor BNNP Kalbar untuk diproses lebih lanjut,” pungkasnya. (arf)

SETELAH berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 18,7 kilogram yang dibawa seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI), Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Entikong kembali menggagalkan penyelundupan sabu seberat tiga kilogram dari negeri jiran itu.

Mereka ditangkap di Jalan Merdeka, Sosok, Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat pada hari Kamis (11/) sore.

Ketiganya berinisial TWR alias B (34) warga Pasiran, Singkawang, MIZ alias J (24) warga Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya dan RV alias L (34) warga Balai Karangan, Kabupaten Sanggau.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Entikong Ristola Nainggolan mengatakan, pengungkapan kasus penyelundupan narkoba berawal dari informasi yang diperoleh dari petugas BNNP Kalbar tentang adanya penyelundupan narkoba jenis sabu asal Malaysia ke Kota Pontianak dari Perbatasan Entikong, Senin (8/2).

Berdasarkan informasi tersebut, lanjut Rio, Tim Bea Cukai Entikong melakukan surveilance hingga mendapatkan profil dari diduga kurir tersebut serta kendaraan yang digunakan.

Pada Selasa hingga Rabu (9-10/2), tim Bea Cukai Entikong melakukan pengintaian terhadap beberapa terduga kurir di beberapa lokasi di Balai Karangan. Hari berikutnya, Kamis (11/) sekitar pukul 15.10, mobil Innova Reborn yang dikendarai J berangkat menuju ke Pontianak.

Baca Juga :  Tiga Bulan Edarkan Sabu di Landak, Dapatkan Barang Haram dari Pontianak

Selanjutnya sekitar pukul 15.40 terlihat pergerakan Mobil yang dikendarai BOJES juga bergerak menuju Pontianak dan diduga sudah membawa sabu. Terhadap kedua sarkut tersebut dilakukan tailing oleh Tim Bea Cukai Entikong.

Pukul 17.00 dilaksanakan Penindakan  terhadap B bersama anggota BNNP Kalbar, anggota Polsek Tayan Hulu, dan Tim Bea Cukai Pontianak di Dusun Sosok I, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau.

Setelah dilakukan pemeriksaan didapati tiga paket bungkus teh cina dengan berat brutto total tiga kilogram yang berisi kristal putih, diduga Narkotika jenis Methamphetamine di mobil tersebut.

“Sebagai pengembangan, pada sekitar pukul 17.45 dilakukan penindakan terhadap J di SPBU Sosok, yang saat itu J sedang bersama istrinya. Selanjutnya dilakukan pengamanan di Polsek Tayan Hulu,” lanjut Ristola.

Baca Juga :  Dua Kasus Narkotika di Dusun Jawa

Setelah melakukan pengembangan terhadap tersangka pertama dan kedua, pukul 18.15 WIB, tim Bea Cukai Entikong bersama dengan anggota BNNP Kalbar berangkat menuju ke Balai Karangan untuk melakukan penanganan terhadap tersangka ketiga yaitu L.

Sekitar pukul 23.00, lanjut Ristola, tim Bea Cukai Entikong bersama anggota BNNP Kalbar dan tim Polsek Sekayam mengamankan L di sebuah penginapan di jalan Lintas Malindo Gang Suban Jaya, Engkahan, Sekayam, Kabupaten Sanggau.

Pelaku berinisial L diamankan bersama satu perempuan dengan satu paket kecil sabu dan dua kendaraan bermotor. Selanjutnya dilakukan pengamanan di Polsek Tayan Hulu.

Selanjutnya, Jumat (12/2) dini hari, Pada tim Bea Cukai Entikong, BNNP Kalbar dan Tim Bea Cukai Pontianak berangkat menuju kantor BNNP Kalbar untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan.

“Untuk selanjutnya proses penyidikan dilakukan oleh BNNP Kalbar,  para tersangka dan barang bukti sudah berada di Kantor BNNP Kalbar untuk diproses lebih lanjut,” pungkasnya. (arf)

Most Read

Perketat Penerapan Prokes

Seleksi Prajurit Terbaik

Artikel Terbaru

/