alexametrics
30 C
Pontianak
Monday, May 23, 2022

81 Ribu Siswa Terdampak Pandemi Covid-19

SANGGAU-Bupati Sanggau, Paolus Hadi mendorong pemerintah pusat menguatkan kolaborasi dengan daerah guna memulihkan pendidikan nasional saat Pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 yang belum sepenuhnya berakhir.

Demikian disampaikannya saat menjadi pembicara Lingkar Belajar Daerah dalam Temu Pendidik Nusantara VII secara live virtual di ruang VVIP Kantor Bupati Sanggau, Minggu (13/12).

Menurut Bupati, pandemi yang dihadapi Indonesia memukul seluruh sektor kehidupan, termasuk pula pendidikan. Di Kabupaten Sanggau, ada sekira 81 ribu siswa terdampak pandemi yang membuat Pemerintah Kabupaten Sanggau harus mengambil keputusan yang berat yakni merumahkan siswa.

Apabila pemerintah pusat bisa mengambil kebijakan untuk memulihkan ekonomi nasional dengan membagikan berbagai jenis bantuan sosial, pemulihan pendidikan nasional mestinya harus menjadi prioritas.

Baca Juga :  Klub Pecinta Lingkungan Tanam Pohon di Kawasan RS Soedarso

“Kalau mau pendidikan maju kan, tidak bisa berdiri sendiri. Tetap akan ada infrastruktur lain yang menunjangnya. Apalagi kita sekarang bicara soal harus belajar dari rumah. Bukan hanya itu, tapi juga sebenarnya guru-guru kita diberi ilmu pengetahuan dengan biaya yang cukup dan juga sarana,” ujarnya.

Bupati mengungkapkan bahwa tidak ada kemampuan dari sisi APBD untuk menanggulangi persoalan tersebut.

“Kami (dengan segenap kemampuan) mencoba untuk tetap menyediakan sarana prasarana ini dalam konteks peningkatan kualitas guru. Dan satu lagi bagaimana memastikan aturan peran daerah misalnya sekarang kerjasama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) itu satu metode pembelajaran yang mungkin bisa dibuat satu Peraturan Bupati (Perbup),” katanya.

Baca Juga :  Hotline dan URC COVID-19 Harus Disiapkan

Temu Pendidik Nusantara VII yang diselenggarakan Komunitas Guru Balajar Nusantara tersebut disaksikan sedikitnya tiga ribuan guru 3.000 se-Indonesia.

Selain Bupati Sanggau, Paolus Hadi, sebagai pembicara lainnya di acara Lingkar Belajar Daerah yakni Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Hari Wuljanto mewakili Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Haris mewakili Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikir, Sekda Kota Lubuklinggau, H. Rahman Sani mewakili Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe. (sgg/izar)

SANGGAU-Bupati Sanggau, Paolus Hadi mendorong pemerintah pusat menguatkan kolaborasi dengan daerah guna memulihkan pendidikan nasional saat Pandemi Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 yang belum sepenuhnya berakhir.

Demikian disampaikannya saat menjadi pembicara Lingkar Belajar Daerah dalam Temu Pendidik Nusantara VII secara live virtual di ruang VVIP Kantor Bupati Sanggau, Minggu (13/12).

Menurut Bupati, pandemi yang dihadapi Indonesia memukul seluruh sektor kehidupan, termasuk pula pendidikan. Di Kabupaten Sanggau, ada sekira 81 ribu siswa terdampak pandemi yang membuat Pemerintah Kabupaten Sanggau harus mengambil keputusan yang berat yakni merumahkan siswa.

Apabila pemerintah pusat bisa mengambil kebijakan untuk memulihkan ekonomi nasional dengan membagikan berbagai jenis bantuan sosial, pemulihan pendidikan nasional mestinya harus menjadi prioritas.

Baca Juga :  Wali Kota Salurkan APD Bantuan Pengusaha Kalbar Peduli

“Kalau mau pendidikan maju kan, tidak bisa berdiri sendiri. Tetap akan ada infrastruktur lain yang menunjangnya. Apalagi kita sekarang bicara soal harus belajar dari rumah. Bukan hanya itu, tapi juga sebenarnya guru-guru kita diberi ilmu pengetahuan dengan biaya yang cukup dan juga sarana,” ujarnya.

Bupati mengungkapkan bahwa tidak ada kemampuan dari sisi APBD untuk menanggulangi persoalan tersebut.

“Kami (dengan segenap kemampuan) mencoba untuk tetap menyediakan sarana prasarana ini dalam konteks peningkatan kualitas guru. Dan satu lagi bagaimana memastikan aturan peran daerah misalnya sekarang kerjasama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) itu satu metode pembelajaran yang mungkin bisa dibuat satu Peraturan Bupati (Perbup),” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Terima Masukan Warga

Temu Pendidik Nusantara VII yang diselenggarakan Komunitas Guru Balajar Nusantara tersebut disaksikan sedikitnya tiga ribuan guru 3.000 se-Indonesia.

Selain Bupati Sanggau, Paolus Hadi, sebagai pembicara lainnya di acara Lingkar Belajar Daerah yakni Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Hari Wuljanto mewakili Gubernur Provinsi Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Haris mewakili Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikir, Sekda Kota Lubuklinggau, H. Rahman Sani mewakili Walikota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe. (sgg/izar)

Most Read

Artikel Terbaru

/