alexametrics
30.6 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Indekos dan Losmen Digeruduk Tim

SANGGAU – Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Narkotika Nasional, kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia menggelar razia pada Selasa (14/1) malam. Mereka menyasar indekos dan juga losmen yang berada di Kota Sanggau.

Dari razia tersebut, sebanyak empat belas pasangan muda mudi dirazia dan dibawa guna diberikan pembinaan. “Sebanyak empat belas pasangan muda mudi kita amankan tadi malam,” kata Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Sanggau, Wendi Very Nanda, Rabu (15/1).

Menurutnya, kebanyakan mereka yang terjaring razia masih berstatus pelajar. Pihaknya merasa heran dengan temuan dari razia tersebut.

“Rata-rata mereka pelajar. Ini yang kita sayangkan. Mestinya mereka fokus belajar bukan melakukan hal-hal yang melanggar norma,” ujarnya.

Baca Juga :  Satukan Persepsi Program Pascarehabilitasi

Mereka yang terjaring diberikan pembinaan agar tidak mengulangi kembali perbuatannya.

“Karena masih dibawah umur semua dan masih berstatus pelajar, kami hanya berikan pembinaan. Orangtua mereka juga kita panggil supaya nanti bisa membantu mengawasi mereka di luar rumah,” tegasnya.

Razia yang dilakukan Satpol PP bersama instansi lainnya sebagai wujud implementasi salah satu poin seven brand image yang digaungkan pemerintah daerah yakni Sanggau Tertib. (sgg)

SANGGAU – Tim gabungan yang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Narkotika Nasional, kepolisian dan Tentara Nasional Indonesia menggelar razia pada Selasa (14/1) malam. Mereka menyasar indekos dan juga losmen yang berada di Kota Sanggau.

Dari razia tersebut, sebanyak empat belas pasangan muda mudi dirazia dan dibawa guna diberikan pembinaan. “Sebanyak empat belas pasangan muda mudi kita amankan tadi malam,” kata Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Sanggau, Wendi Very Nanda, Rabu (15/1).

Menurutnya, kebanyakan mereka yang terjaring razia masih berstatus pelajar. Pihaknya merasa heran dengan temuan dari razia tersebut.

“Rata-rata mereka pelajar. Ini yang kita sayangkan. Mestinya mereka fokus belajar bukan melakukan hal-hal yang melanggar norma,” ujarnya.

Baca Juga :  136 Napi di Sanggau Dapat Remisi Idulfitri

Mereka yang terjaring diberikan pembinaan agar tidak mengulangi kembali perbuatannya.

“Karena masih dibawah umur semua dan masih berstatus pelajar, kami hanya berikan pembinaan. Orangtua mereka juga kita panggil supaya nanti bisa membantu mengawasi mereka di luar rumah,” tegasnya.

Razia yang dilakukan Satpol PP bersama instansi lainnya sebagai wujud implementasi salah satu poin seven brand image yang digaungkan pemerintah daerah yakni Sanggau Tertib. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/