alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Ketua DPRD Berang, PETI Beroperasi Lagi

SANGGAU – Munculnya informasi kembali beroperasinya penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kabupaten Sanggau mendapatkan tanggapan serius dari Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Jumadi. Dirinya berharap agar Sanggau dibersihkan dari aktivitas ilegal yang membahayakan masyarakat, termasuk PETI.

“Sebagaimana yang kita lihat, situasi dan perkembangan di daerah-daerah kecamatan, ada beberapa di kecamatan yang menjamur kegiatan PETI. Alibinya kan selalu masyarakat. Masyarakat susah cari makanlah. Padahal ini alibi saja,” katanya, Kamis (14/1) di Sanggau. Menurutnya, masih banyak pekerjaan-pekerjaan lain yang sebetulnya bisa dilakukan.

“Sebagaimana aturannya kan PETI itu dilarang dan tidak boleh. Tetapi kita lihat masih ada. Apalagi ada isu oknum-oknum yang membekingi barang (kegiatan PETI) ini,” katanya lagi.

Baca Juga :  Polisi Razia PETI di Indotani

Mengenai oknum-oknum yang membekingi aktivitas tersebut, dirinya tidak segan menyebutnya sebagai penjahat. Karena, secara aturan sudah jelas, ditegaskan dia bahwa PETI dilarang.

“Harapan saya, jangan ada oknum-oknum yang membekingi barang ini (PETI, Red). Kalau ada oknum-oknum itu sama juga dengan penjahat. Mengajari masyarakat menjadi penjahat,” geramnya.

“Sudahlah jangan ada yang begitu-begitu. Harus kita bersihkan Sanggau ini dari yang begitu-begitu. Kalau masih ada yang begitu, nanti akan saya sampaikan ke tingkat lain (struktur di atasnya). Kalau ndak bisa di (kepolisian) kabupaten, kita ke Polda,” ungkapnya.

Pembersihan kasus PETI, menurut dia, hanya dapat dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah, aparat, dan masyarakat, ditegaskan dia, harus bergerak berbarengan. Apabila ketiganya, menurut dia, berkomitmen, tidak akan ada aktivitas ilegal tersebut. Termasuk yang disindir dia, oknum-oknum yang berusaha membekingi aktivitas ini.

Baca Juga :  Diperpanjang, Pencairan BPUM di BRI Bisa Sampai Desember 2021

Nah, Sanggau harus bersih dari PETI. Harus kita lakukan secara bersama-sama dan tuntas. Jangan ada lagi beking membekingi. Yang rugi kita semua,” tegasnya. (sgg)

SANGGAU – Munculnya informasi kembali beroperasinya penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah Kabupaten Sanggau mendapatkan tanggapan serius dari Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Jumadi. Dirinya berharap agar Sanggau dibersihkan dari aktivitas ilegal yang membahayakan masyarakat, termasuk PETI.

“Sebagaimana yang kita lihat, situasi dan perkembangan di daerah-daerah kecamatan, ada beberapa di kecamatan yang menjamur kegiatan PETI. Alibinya kan selalu masyarakat. Masyarakat susah cari makanlah. Padahal ini alibi saja,” katanya, Kamis (14/1) di Sanggau. Menurutnya, masih banyak pekerjaan-pekerjaan lain yang sebetulnya bisa dilakukan.

“Sebagaimana aturannya kan PETI itu dilarang dan tidak boleh. Tetapi kita lihat masih ada. Apalagi ada isu oknum-oknum yang membekingi barang (kegiatan PETI) ini,” katanya lagi.

Baca Juga :  Bupati Meradang Aktivitas PETI di Lokasi Intek

Mengenai oknum-oknum yang membekingi aktivitas tersebut, dirinya tidak segan menyebutnya sebagai penjahat. Karena, secara aturan sudah jelas, ditegaskan dia bahwa PETI dilarang.

“Harapan saya, jangan ada oknum-oknum yang membekingi barang ini (PETI, Red). Kalau ada oknum-oknum itu sama juga dengan penjahat. Mengajari masyarakat menjadi penjahat,” geramnya.

“Sudahlah jangan ada yang begitu-begitu. Harus kita bersihkan Sanggau ini dari yang begitu-begitu. Kalau masih ada yang begitu, nanti akan saya sampaikan ke tingkat lain (struktur di atasnya). Kalau ndak bisa di (kepolisian) kabupaten, kita ke Polda,” ungkapnya.

Pembersihan kasus PETI, menurut dia, hanya dapat dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah, aparat, dan masyarakat, ditegaskan dia, harus bergerak berbarengan. Apabila ketiganya, menurut dia, berkomitmen, tidak akan ada aktivitas ilegal tersebut. Termasuk yang disindir dia, oknum-oknum yang berusaha membekingi aktivitas ini.

Baca Juga :  Sepuluh Penambang Emas Tanpa Izin Ditangkap, Satu Ekskavator Disita

Nah, Sanggau harus bersih dari PETI. Harus kita lakukan secara bersama-sama dan tuntas. Jangan ada lagi beking membekingi. Yang rugi kita semua,” tegasnya. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/