alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Menteri Pertanian Pantau Patroli Gabungan Perbatasan Entikong

SANGGAU – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memantau langsung patroli darat di Perbatasan Entikong, Kalimantan Barat melalui video conference di Lembang, Selasa (16/6). Patroli dilakukan dalam rangka gelar kewasdakan Kementerian Pertanian. Demikian dibenarkan Kepala Karantina Pertanian Entikong, Yongki Wahyu Setiawan, Selasa (16/6) sore.

Patroli tersebut merupakan implementasi pengawasan dan pengendalian mutu pangan dan pakan asal produk pertanian yang diamanahkan Undang–undang Nomor 21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan yang telah berlaku sejak tanggal 18 Oktober 2019.

Petugas gabungan terlibat dalam patroli tersebut diantaranya Karantina Pertanian Entikong bersama Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonif Raider 641/Bru, KPBCC Tipe Madya Pabean C Entikong, BNPP PLBN Entikong/Administrator PLBN Entikong, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Entikong, TNI dan Polri di wilayah setempat.

Baca Juga :  MTQ Tingkat Kabupaten, Bupati Puji Kekompakan Masyarakat Batang Tarang

Patroli dilaksanakan di sisi kanan PLBN Entikong yang merupakan lokasi rawan penyelundupan. Telur ayam konsumsi, daging, ayam, bawang dan berbagai jenis burung adalah komoditas yang sering kali tertangkap tangan diselundupkan.

“Tugas Badan Karantina Pertanian adalah menyortir semua komoditas petanian yang masuk ke Indonesia, khususnya, menjaga agar semua komoditas yang diperdagangkan layak konsumsi. Tugas ini kelihatan sederhana, tetapi memiliki implikasi yang fundamental,” kata Men Pertanian, Syahrul sebelum melepas patroli.

Kepala Karantina Pertanian Entikong,Yongki Wahyu Setiawan mengungkapkan siap untuk melaksanakan pengawasan di kawasan perbatasan, khususnya untuk memastikan keamanan produk pangan.

“Karantina Pertanian Entikong berkomitmen penuh menjaga perbatasan dari pemasukan produk pertanian ilegal dari negara Malaysia, selain itu kami akan memastikan keamanan produk pertanian yang masuk ke Indonesia,” jelasnya. (sgg)

Baca Juga :  Dua Truk Ciuman, Macet Mengular

SANGGAU – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo memantau langsung patroli darat di Perbatasan Entikong, Kalimantan Barat melalui video conference di Lembang, Selasa (16/6). Patroli dilakukan dalam rangka gelar kewasdakan Kementerian Pertanian. Demikian dibenarkan Kepala Karantina Pertanian Entikong, Yongki Wahyu Setiawan, Selasa (16/6) sore.

Patroli tersebut merupakan implementasi pengawasan dan pengendalian mutu pangan dan pakan asal produk pertanian yang diamanahkan Undang–undang Nomor 21 Tahun 2019 Tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan yang telah berlaku sejak tanggal 18 Oktober 2019.

Petugas gabungan terlibat dalam patroli tersebut diantaranya Karantina Pertanian Entikong bersama Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonif Raider 641/Bru, KPBCC Tipe Madya Pabean C Entikong, BNPP PLBN Entikong/Administrator PLBN Entikong, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Entikong, TNI dan Polri di wilayah setempat.

Baca Juga :  Jaring Kadeng SKPP

Patroli dilaksanakan di sisi kanan PLBN Entikong yang merupakan lokasi rawan penyelundupan. Telur ayam konsumsi, daging, ayam, bawang dan berbagai jenis burung adalah komoditas yang sering kali tertangkap tangan diselundupkan.

“Tugas Badan Karantina Pertanian adalah menyortir semua komoditas petanian yang masuk ke Indonesia, khususnya, menjaga agar semua komoditas yang diperdagangkan layak konsumsi. Tugas ini kelihatan sederhana, tetapi memiliki implikasi yang fundamental,” kata Men Pertanian, Syahrul sebelum melepas patroli.

Kepala Karantina Pertanian Entikong,Yongki Wahyu Setiawan mengungkapkan siap untuk melaksanakan pengawasan di kawasan perbatasan, khususnya untuk memastikan keamanan produk pangan.

“Karantina Pertanian Entikong berkomitmen penuh menjaga perbatasan dari pemasukan produk pertanian ilegal dari negara Malaysia, selain itu kami akan memastikan keamanan produk pertanian yang masuk ke Indonesia,” jelasnya. (sgg)

Baca Juga :  Duta Pertanian harus jadi Juru Kampanye Pertanian

Most Read

Artikel Terbaru

/