alexametrics
24 C
Pontianak
Monday, June 27, 2022

Kedepan, Peran FKUB Harus Semakin Sentral

SANGGAU-Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot membuka kegiatan sosialisasi kegiatan fasilitasi kerukunan umat beragama dan penghayat kepercayaan kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sanggau, Selasa (16/2). Wabup juga memberikan arahan kepada FKUB Sanggau.

“Hari ini dilaksanakan sosialisasi di internal mereka dalam rangka kesiapan sosialisasi terkait program–program yang ada di FKUB di 15 kecamatan. Kemudian, mereka akan membahas persiapan untuk launching desa sadar kerukunan dan kita berharap peran FKUB kedepan ini menjadi peran yang sentral menyadarkan lintas agama,” ungkapnya.

“Kita berharap kesadaran masing–masing untuk memahami keberagaman baik itu keberagaman agama, suku, adat istiadat yang ada di Kabupaten Sanggau ini bisa kita bungkus dalam sebuah kebersamaan dalam keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” sambungnya.

Baca Juga :  2020, Ruas Jalan Meliau-Bodok dan Kembayan-Balai Sebut Bakal Mulus

Wabup berharap masyarakat mesti memahami keberadaan satu dengan yang lain dalam perbedaan dan keberagaman.

“Bukan berarti membuat kita menimbulkan masalah atau konflik, akan tetapi dengan keberagaman agama, suku, adat dan istiadat ini menjadi sebuah kekuatan. Kita berharap kepada masyarakat harus selalu memelihara itu, baik itu suku dan agama apapun dia tidak menjadi sebuah perbedaan itu menjadi rusak,” jelasnya.

Orang nomor dua di Sanggau itu meyakini dan percaya di Kabupaten Sanggau telah tidak ada masalah. Hanya, tidak boleh tinggal diam karena biasanya para provokator terus mengincar disemua lini kehidupan.

“Provokator ini bisa masuk dari mana saja. Mereka mengompori orang dalam yang sudah bagus. Inilah antisipasi dari FKUB sebuah lembaga yang kita berharap menjadi sebuah lembaga yang sentral untuk menguatkan kehidupan keberagaman di Kabupaten Sanggau,” tegasnya. (sgg)

Baca Juga :  Konsultasi Konseling Anak Harus Dimaksimalkan

SANGGAU-Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot membuka kegiatan sosialisasi kegiatan fasilitasi kerukunan umat beragama dan penghayat kepercayaan kepada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sanggau, Selasa (16/2). Wabup juga memberikan arahan kepada FKUB Sanggau.

“Hari ini dilaksanakan sosialisasi di internal mereka dalam rangka kesiapan sosialisasi terkait program–program yang ada di FKUB di 15 kecamatan. Kemudian, mereka akan membahas persiapan untuk launching desa sadar kerukunan dan kita berharap peran FKUB kedepan ini menjadi peran yang sentral menyadarkan lintas agama,” ungkapnya.

“Kita berharap kesadaran masing–masing untuk memahami keberagaman baik itu keberagaman agama, suku, adat istiadat yang ada di Kabupaten Sanggau ini bisa kita bungkus dalam sebuah kebersamaan dalam keberagaman dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” sambungnya.

Baca Juga :  Wabup Tanam Perdana Padi Khusus

Wabup berharap masyarakat mesti memahami keberadaan satu dengan yang lain dalam perbedaan dan keberagaman.

“Bukan berarti membuat kita menimbulkan masalah atau konflik, akan tetapi dengan keberagaman agama, suku, adat dan istiadat ini menjadi sebuah kekuatan. Kita berharap kepada masyarakat harus selalu memelihara itu, baik itu suku dan agama apapun dia tidak menjadi sebuah perbedaan itu menjadi rusak,” jelasnya.

Orang nomor dua di Sanggau itu meyakini dan percaya di Kabupaten Sanggau telah tidak ada masalah. Hanya, tidak boleh tinggal diam karena biasanya para provokator terus mengincar disemua lini kehidupan.

“Provokator ini bisa masuk dari mana saja. Mereka mengompori orang dalam yang sudah bagus. Inilah antisipasi dari FKUB sebuah lembaga yang kita berharap menjadi sebuah lembaga yang sentral untuk menguatkan kehidupan keberagaman di Kabupaten Sanggau,” tegasnya. (sgg)

Baca Juga :  Kades Inggis Pimpin Warga Tolak PETI

Most Read

Menghormati Orang Tua

Buka Pojok Pajak di Pontianak Utara

Tunda Pelaksanaan Pilkades e-Voting

Artikel Terbaru

/