alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Paolus Hadi Sebagai Informan Ahli

SANGGAU – Bupati Sanggau, Paolus Hadi mendapat kunjungan dari Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (18/3). Bupati Sanggau dipilih sebagai salah satu informan ahli mewakili Pemerintah Provinsi Kalbar terkait keterbukaan informasi di tingkat nasional.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalbar, Rospita Vici Paulyn menyampaikan dalam rangka kunjungannya ke Bupati Sanggau terkait pelaksanaan indeks keterbukaan informasi di Kalimantan Barat.

“Bupati Sanggau dipilih sebagai salah satu informan ahli mewakili Pemerintah Provinsi Kalbar. Jadi setelah kita melakukan beberapa penilaian berdasarkan kriteria bahwa minimal mempunyai pengalaman terhadap keterbukaan informasi lima tahun dan kita melihat bahwa Bupati Sanggau merupakan salah satu kepala daerah yang sangat konsen terhadap keterbukaan informasi,” jelasnya.

“Kami memilih Bupati Sanggau, Paolus Hadi sebagai informan ahli yang kita percayakan untuk mengisi kuesioner 85 pertanyaan yang akan dipergunakan dalam penyusunan indeks keterbukaan informasi itu,” sambung dia.

Adapun kriteria yang menjadikan Bupati Sanggau dipilih sebagai informan ahli yakni pihaknya melihat bahwa dalam monitoring evaluasi yang dilakukan pihaknya selama tiga tahun berturut–turut, Kabupaten Sanggau selalu masuk dalam tiga besar. Kemudian, setiap tahun Kabupaten Sanggau juga melakukan inovasi–inovasi dan peningkatan–peningkatan bahwa keterbukaan informasi tidak sekedar wacana, namun harus ada dukungan dan komitmen penuh dari kepala daerah.

“Menurut penilaian Komisi Informasi bahwa Bupati Sanggau memiliki komitmen yang sangat luar biasa terhadap keterbukaan informasi. Dalam pelaksanaan monitoring evaluasi kita setiap tahun memberikan reward yaitu dalam penganugerahan keterbukaan informasi,” katanya.

Baca Juga :  AMM Salurkan Sembako serta Masker

Untuk tahun 2020, Kabupaten Sanggau berada pada peringkat kedua. Pada tahun 2019 Kabupaten Sanggau berada di peringkat pertama. Nah, untuk tahun 2021 ini pihaknya berharap dengan berbagai inovasi yang dilakukan oleh Kabupaten Sanggau, dapat kembali meraih peringkat pertama.

“Yang sebenarnya, kita tidak berbicara soal peringkat, tetapi kita melihat bagaimana keseriusan Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi dan memberikan hak untuk tahu masyarakat di Kabupaten Sanggau atas informasi publik,” tegas dia.

Menurutnya, ada dua yang dipilih sebagai informan ahli mewakili Pemprov Kalbar yaitu Bupati Sanggau dan Bupati Sintang. Ini merupakan apresiasi yang sangat luar biasa karena mewakili pemerintah kabupaten atau kota di Kalbar. Pihaknya memandang, baik Bupati Sanggau maupun Bupati Sintang merupakan kepala daerah yang paling konsen terhadap keterbukaan informasi.

Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan kalau berbicara keterbukaan informasi harus didahulukan dengan kebijakan daerahnya.

“Kita sudah dukung betul kebijakan daerah kita melalui peraturan daerah, bahkan peluang-peluang untuk masyarakat mendapat informasi itukan kelengkapan data yang kita punya, bisa disharekan kepada masyarakat. Kita punya website yang bisa di akses oleh masyarakat kita, kemudian secara rutin juga informasi disampaikan oleh OPD–OPD kita untuk disampaikan ke tingkat desa dan juga bagaimana desa memiliki informasi sampai ke tingkat kabupaten,” jelas orang nomor satu di Sanggau itu.

Baca Juga :  Peremajaan Sawit Rakyat Tingkatkan Produktivitas

“Salah satunya kita bekerjasama dengan media, sebagai sarana untuk menyampaikan informasi. Beberapa berita yang berkaitan dengan pembangunan Kabupaten Sanggau, informasi tentang Sanggau itu selalu dilakukan juga oleh media, baik media cetak, online dan elektronik. Intinya Sanggau sudah dikemas betul, harusnya berdasarkan evaluasi kita lihat sudah lumayan ini. Masyarakat memberi respon termasuk di media sosial yang kita punya. Termasuk juga kita punya sistem yaitu SP4N–LAPOR yang selalu ada informasi bagaimana masyarakat ingin punya feedback terhadap informasi yang kita punya dan bahkan memberikan informasi baru,” terang dia.

Paolus Hadi menegaskan, konteksnya tidak selalu bicara kompetisi. Sanggau dipilih karena dianggap memiliki komitmen untuk lima tahun terakhir dan selalu menjadi pemerintah yang mendorong keterbukaan informasi. Sehingga dirinya dipercaya untuk menjadi informan ahli.

“Saya sih sebenarnya tidak merasa ahli, tetapi untuk memahami soal informasi publik mungkin saya bisa dan saya lakukan dan saya dorong terus melalui OPD kita,” katanya memberikan penegasan. (sgg)

SANGGAU – Bupati Sanggau, Paolus Hadi mendapat kunjungan dari Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Barat, Kamis (18/3). Bupati Sanggau dipilih sebagai salah satu informan ahli mewakili Pemerintah Provinsi Kalbar terkait keterbukaan informasi di tingkat nasional.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalbar, Rospita Vici Paulyn menyampaikan dalam rangka kunjungannya ke Bupati Sanggau terkait pelaksanaan indeks keterbukaan informasi di Kalimantan Barat.

“Bupati Sanggau dipilih sebagai salah satu informan ahli mewakili Pemerintah Provinsi Kalbar. Jadi setelah kita melakukan beberapa penilaian berdasarkan kriteria bahwa minimal mempunyai pengalaman terhadap keterbukaan informasi lima tahun dan kita melihat bahwa Bupati Sanggau merupakan salah satu kepala daerah yang sangat konsen terhadap keterbukaan informasi,” jelasnya.

“Kami memilih Bupati Sanggau, Paolus Hadi sebagai informan ahli yang kita percayakan untuk mengisi kuesioner 85 pertanyaan yang akan dipergunakan dalam penyusunan indeks keterbukaan informasi itu,” sambung dia.

Adapun kriteria yang menjadikan Bupati Sanggau dipilih sebagai informan ahli yakni pihaknya melihat bahwa dalam monitoring evaluasi yang dilakukan pihaknya selama tiga tahun berturut–turut, Kabupaten Sanggau selalu masuk dalam tiga besar. Kemudian, setiap tahun Kabupaten Sanggau juga melakukan inovasi–inovasi dan peningkatan–peningkatan bahwa keterbukaan informasi tidak sekedar wacana, namun harus ada dukungan dan komitmen penuh dari kepala daerah.

“Menurut penilaian Komisi Informasi bahwa Bupati Sanggau memiliki komitmen yang sangat luar biasa terhadap keterbukaan informasi. Dalam pelaksanaan monitoring evaluasi kita setiap tahun memberikan reward yaitu dalam penganugerahan keterbukaan informasi,” katanya.

Baca Juga :  Lima Sapi Suspect PMK, Tunggu Hasil Laboratorium

Untuk tahun 2020, Kabupaten Sanggau berada pada peringkat kedua. Pada tahun 2019 Kabupaten Sanggau berada di peringkat pertama. Nah, untuk tahun 2021 ini pihaknya berharap dengan berbagai inovasi yang dilakukan oleh Kabupaten Sanggau, dapat kembali meraih peringkat pertama.

“Yang sebenarnya, kita tidak berbicara soal peringkat, tetapi kita melihat bagaimana keseriusan Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam mengimplementasikan keterbukaan informasi dan memberikan hak untuk tahu masyarakat di Kabupaten Sanggau atas informasi publik,” tegas dia.

Menurutnya, ada dua yang dipilih sebagai informan ahli mewakili Pemprov Kalbar yaitu Bupati Sanggau dan Bupati Sintang. Ini merupakan apresiasi yang sangat luar biasa karena mewakili pemerintah kabupaten atau kota di Kalbar. Pihaknya memandang, baik Bupati Sanggau maupun Bupati Sintang merupakan kepala daerah yang paling konsen terhadap keterbukaan informasi.

Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan kalau berbicara keterbukaan informasi harus didahulukan dengan kebijakan daerahnya.

“Kita sudah dukung betul kebijakan daerah kita melalui peraturan daerah, bahkan peluang-peluang untuk masyarakat mendapat informasi itukan kelengkapan data yang kita punya, bisa disharekan kepada masyarakat. Kita punya website yang bisa di akses oleh masyarakat kita, kemudian secara rutin juga informasi disampaikan oleh OPD–OPD kita untuk disampaikan ke tingkat desa dan juga bagaimana desa memiliki informasi sampai ke tingkat kabupaten,” jelas orang nomor satu di Sanggau itu.

Baca Juga :  Dewan: Tangkap Cukongnya!

“Salah satunya kita bekerjasama dengan media, sebagai sarana untuk menyampaikan informasi. Beberapa berita yang berkaitan dengan pembangunan Kabupaten Sanggau, informasi tentang Sanggau itu selalu dilakukan juga oleh media, baik media cetak, online dan elektronik. Intinya Sanggau sudah dikemas betul, harusnya berdasarkan evaluasi kita lihat sudah lumayan ini. Masyarakat memberi respon termasuk di media sosial yang kita punya. Termasuk juga kita punya sistem yaitu SP4N–LAPOR yang selalu ada informasi bagaimana masyarakat ingin punya feedback terhadap informasi yang kita punya dan bahkan memberikan informasi baru,” terang dia.

Paolus Hadi menegaskan, konteksnya tidak selalu bicara kompetisi. Sanggau dipilih karena dianggap memiliki komitmen untuk lima tahun terakhir dan selalu menjadi pemerintah yang mendorong keterbukaan informasi. Sehingga dirinya dipercaya untuk menjadi informan ahli.

“Saya sih sebenarnya tidak merasa ahli, tetapi untuk memahami soal informasi publik mungkin saya bisa dan saya lakukan dan saya dorong terus melalui OPD kita,” katanya memberikan penegasan. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/