alexametrics
32.8 C
Pontianak
Tuesday, August 16, 2022

Lima Klasifikasi Beras Diganti Uang

SANGGAU-Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sanggau telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor B-683/Kk.14.08.6/BA.03.2/04/2021 tentang pelaksanaan zakat maal, zakat fitrah, infaq dan sadaqah tahun 1442 Hijriyah bertepatan dengan tahun 2021 Masehi.

Kepala Kantor Kemenag Sanggau, M. Taufik mengatakan zakat fitrah ditunaikan dengan makanan pokok berupa beras 2,5 kilogram per jiwa. Apabila dibayarkan dengan uang tunai dapat diklasifikasikan dalam lima kelompok yakni pertama, beras klasifikasi I dengan hitungan 2,5 kilogram dikali Rp15 ribu, hasilnya Rp37.500.

Untuk beras klasifikasi II dihitung 2,5 kilogram dikali harga Rp14 ribu, hasilnya Rp35 ribu. Selanjutnya, ketiga, beras dengan klasifikasi III dihitung 2,5 kilogram dikali harga Rp13 ribu hasilnya Rp32.500. Sedangkan untuk beras klasifikasi IV dihitung 2,5 kilogram dikali Rp12 ribu hasilnya Rp30 ribu dan yang mengkonsumsi beras klasifikasi V dihitung 2,5 kilogram dikali Rp10 ribu hasilnya Rp25 ribu.

Baca Juga :  Hibun Harus Disegani

Taufik menambahkan bagi masyarakat yang mengkonsumsi beras yang berbeda dari lima klasifikasi yang dikeluarkan oleh Kemenag Sanggau, kiranya dapat menyesuaikan. Dia mengingatkan bahwa pelaksanaan zakat fitrah dimulai tanggal 1 Ramadan hingga tanggal 1 Syawal sebelum khatib membacakan khutbah idul fitri.

Kemenag mengimbau kepada wajib zakat (Muzakki) menunaikan zakat maal, zakat fitrah, infaq dan shadaqah dan dana sosial keagamaan lainnya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid atau surau maupun masjid atau surau di dinas atau instansi daerah masing-masing dan Baznas Sanggau.

“Para wajib zakat sebaiknya berzakatnya disegerakan atau maksimal tiga hari sebelum tanggal 1 Syawal sehingga bisa membantu Mustahiq menyongsong hari raya. Kami berharap UPZ atau Baznas menyalurkan zakat sesuai ketentuan syariat,” harapnya. (sgg)

Baca Juga :  Bhayangkari Sanggau Sambangi Dekranasda, Serahkan Lima Eksemplar Buku

SANGGAU-Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sanggau telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor B-683/Kk.14.08.6/BA.03.2/04/2021 tentang pelaksanaan zakat maal, zakat fitrah, infaq dan sadaqah tahun 1442 Hijriyah bertepatan dengan tahun 2021 Masehi.

Kepala Kantor Kemenag Sanggau, M. Taufik mengatakan zakat fitrah ditunaikan dengan makanan pokok berupa beras 2,5 kilogram per jiwa. Apabila dibayarkan dengan uang tunai dapat diklasifikasikan dalam lima kelompok yakni pertama, beras klasifikasi I dengan hitungan 2,5 kilogram dikali Rp15 ribu, hasilnya Rp37.500.

Untuk beras klasifikasi II dihitung 2,5 kilogram dikali harga Rp14 ribu, hasilnya Rp35 ribu. Selanjutnya, ketiga, beras dengan klasifikasi III dihitung 2,5 kilogram dikali harga Rp13 ribu hasilnya Rp32.500. Sedangkan untuk beras klasifikasi IV dihitung 2,5 kilogram dikali Rp12 ribu hasilnya Rp30 ribu dan yang mengkonsumsi beras klasifikasi V dihitung 2,5 kilogram dikali Rp10 ribu hasilnya Rp25 ribu.

Baca Juga :  Satgas Pamtas RI–Malaysia Bedah Rumah Tak Layak Huni

Taufik menambahkan bagi masyarakat yang mengkonsumsi beras yang berbeda dari lima klasifikasi yang dikeluarkan oleh Kemenag Sanggau, kiranya dapat menyesuaikan. Dia mengingatkan bahwa pelaksanaan zakat fitrah dimulai tanggal 1 Ramadan hingga tanggal 1 Syawal sebelum khatib membacakan khutbah idul fitri.

Kemenag mengimbau kepada wajib zakat (Muzakki) menunaikan zakat maal, zakat fitrah, infaq dan shadaqah dan dana sosial keagamaan lainnya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) masjid atau surau maupun masjid atau surau di dinas atau instansi daerah masing-masing dan Baznas Sanggau.

“Para wajib zakat sebaiknya berzakatnya disegerakan atau maksimal tiga hari sebelum tanggal 1 Syawal sehingga bisa membantu Mustahiq menyongsong hari raya. Kami berharap UPZ atau Baznas menyalurkan zakat sesuai ketentuan syariat,” harapnya. (sgg)

Baca Juga :  Peduli Pariwisata, Pramuka Bentuk Saka Pariwisata

Most Read

Artikel Terbaru

/