alexametrics
24.8 C
Pontianak
Friday, August 19, 2022

Sipatn Lotup Dinilai Unik; Potensi Wisata Alam Sanggau Menjanjikan

SANGGAU-Gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA), bertempat di sumber air panas bumi Sipatn Lotup di Dusun Peruntan, Desa Sape, Kecamatan Jangkang digelar Sabtu (17/10) kemarin. Turut hadir anggota DPR RI Komisi X, Adrianus Asia Sidot, Direktur Kelembagaan pada Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Reza Fahlevi dan sejumlah tamu penting lainnya.

Direktur Kelembagaan Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Reza Fahlevi menyampaikan bahwa Gerakan BISA bertujuan mendorong penerapan standar protokol kesehatan di destinasi wisata. Kemudian, ikut memberdayakan para pekerja, pelaku pariwisata (masyarakat) setempat disekitar lokasi untuk dapat ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, Sipant Lotup dipilih sebagai tempat kegiatan Gerakan BISA karena memiliki keunikan. “Sipant Lotup ini mempunyai keunikan, ada sumber air panas, yang menurut informasi kami terima, satu–satunya sumber air panas di Kalimantan Barat yang tidak ada gunung merapinya,” katanya.

“Jadi, disini mempunyai keunikan, ini juga hasil koordinasi kami dengan kepala dinas dan dukungan mitra kami juga. Sehingga ini bagus, tapi tinggal memang tantangannya adalah akses dan mudah–mudahan kedepan lebih ditingkatkan dan saya pikir ini cukup untuk berkembang,” katanya menambahkan.

Baca Juga :  Padat Karya Kotaku, Menyulap Kawasan Kumuh Kelurahan Dalam Bugis

Sementara itu, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengatakan melalui kegiatan Gerakan BISA ini tentu Pemkab Sanggau berterimakasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Komisi X DPR RI.

“Untuk mendorong kementerian untuk dapat lihat daerah ini dan harapan kita tentu dengan gerakan BISA ini masyarakat bisa memahami betul, karena memang destinasi wisata ini harus bersih, indah, sehat dan aman,” ujarnya.

Wabup Sanggau juga berharap gerakan tersebut harus berkelanjutan kedepannya.

“Jadi tidak hanya hari ini gerakannya, tetapi terus berkelanjutan kedepannya. Gerakan ini merupakan gerakan secara menyeluruh dan tentu bukan hanya menjadi tugas masyarakat setempat, akan tetapi kepada siapapun (pengunjung) masyarakat Kabupaten Sanggau dan Kalimantan Barat, maupun nanti para wisatawan manca negara untuk dapat bersama-sama disiplin menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat wisata air panas Sipatn Lotup ini,” jelasnya.

“Baik itu nanti dari kementerian dan anggota DPR RI Komisi X, yang dimana bukan hanya dilingkaran tempat wisata ini, akan tetapi juga infrastruktur jalannya bagaimana kita mempercepat jarak tempuh ini sehingga (orang) pengunjung tidak merasa sulit untuk melihat daerah ini,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Bocah 2 Tahun Digigit Ular

Menurut Ontot, daerah tersebut termasuk daerah yang unik, dimana tidak ada gunung merapi tetapi ada sumber air panasnya.

“Tempat ini sangat unik, tidak ada gunung merapi, tetapi memiliki sumber air pana, ini merupakan satu–satunya di Kalimantan Barat dan hanya ada di Dusun Peruntan, Desa Sape, Kecamatan Jangkang. Kita sangat beruntung dan harapan kedepan lebih berkembang lagi dan pemerintah daerah tentu selalu mendorong ini kedepan untuk lebih mempersiapkan apa yang menjadi kekurangan dan kelemahan didalam ini,” terangnya.

Anggota Komisi X DPR RI, Adrianus Asia Sidot menyampaikan latar belakang kenapa di Sipatn Lotup menjadi tempat pilihan dalam melaksanakan Gerakan BISA karena disini memiliki keunikan tersendiri.

“Ini yang perlu kita angkat dan didorong keunikan ini. Kebetulan kita juga dekat dengan negara tetangga, sehingga tempat ini menurut saya layak untuk kita promosikan sebagai destinasi wisata di Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Sanggau. Tempat ini menjadi penting untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Sanggau. Mari kita kembangkan bersama-sama agar kedepan ditempat ini menjadi tempat yang banyak dikenal khalayak luas,” katanya. (sgg)

 

SANGGAU-Gerakan Bersih, Indah, Sehat dan Aman (BISA), bertempat di sumber air panas bumi Sipatn Lotup di Dusun Peruntan, Desa Sape, Kecamatan Jangkang digelar Sabtu (17/10) kemarin. Turut hadir anggota DPR RI Komisi X, Adrianus Asia Sidot, Direktur Kelembagaan pada Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Reza Fahlevi dan sejumlah tamu penting lainnya.

Direktur Kelembagaan Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Reza Fahlevi menyampaikan bahwa Gerakan BISA bertujuan mendorong penerapan standar protokol kesehatan di destinasi wisata. Kemudian, ikut memberdayakan para pekerja, pelaku pariwisata (masyarakat) setempat disekitar lokasi untuk dapat ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, Sipant Lotup dipilih sebagai tempat kegiatan Gerakan BISA karena memiliki keunikan. “Sipant Lotup ini mempunyai keunikan, ada sumber air panas, yang menurut informasi kami terima, satu–satunya sumber air panas di Kalimantan Barat yang tidak ada gunung merapinya,” katanya.

“Jadi, disini mempunyai keunikan, ini juga hasil koordinasi kami dengan kepala dinas dan dukungan mitra kami juga. Sehingga ini bagus, tapi tinggal memang tantangannya adalah akses dan mudah–mudahan kedepan lebih ditingkatkan dan saya pikir ini cukup untuk berkembang,” katanya menambahkan.

Baca Juga :  Sah, Perkara Anak Pukul Bapak Dihentikan

Sementara itu, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengatakan melalui kegiatan Gerakan BISA ini tentu Pemkab Sanggau berterimakasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Komisi X DPR RI.

“Untuk mendorong kementerian untuk dapat lihat daerah ini dan harapan kita tentu dengan gerakan BISA ini masyarakat bisa memahami betul, karena memang destinasi wisata ini harus bersih, indah, sehat dan aman,” ujarnya.

Wabup Sanggau juga berharap gerakan tersebut harus berkelanjutan kedepannya.

“Jadi tidak hanya hari ini gerakannya, tetapi terus berkelanjutan kedepannya. Gerakan ini merupakan gerakan secara menyeluruh dan tentu bukan hanya menjadi tugas masyarakat setempat, akan tetapi kepada siapapun (pengunjung) masyarakat Kabupaten Sanggau dan Kalimantan Barat, maupun nanti para wisatawan manca negara untuk dapat bersama-sama disiplin menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat wisata air panas Sipatn Lotup ini,” jelasnya.

“Baik itu nanti dari kementerian dan anggota DPR RI Komisi X, yang dimana bukan hanya dilingkaran tempat wisata ini, akan tetapi juga infrastruktur jalannya bagaimana kita mempercepat jarak tempuh ini sehingga (orang) pengunjung tidak merasa sulit untuk melihat daerah ini,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Forum Kelompok Kerja Kepsek, Wabup: Jangan Berpikir Berat. Jalani Saja!

Menurut Ontot, daerah tersebut termasuk daerah yang unik, dimana tidak ada gunung merapi tetapi ada sumber air panasnya.

“Tempat ini sangat unik, tidak ada gunung merapi, tetapi memiliki sumber air pana, ini merupakan satu–satunya di Kalimantan Barat dan hanya ada di Dusun Peruntan, Desa Sape, Kecamatan Jangkang. Kita sangat beruntung dan harapan kedepan lebih berkembang lagi dan pemerintah daerah tentu selalu mendorong ini kedepan untuk lebih mempersiapkan apa yang menjadi kekurangan dan kelemahan didalam ini,” terangnya.

Anggota Komisi X DPR RI, Adrianus Asia Sidot menyampaikan latar belakang kenapa di Sipatn Lotup menjadi tempat pilihan dalam melaksanakan Gerakan BISA karena disini memiliki keunikan tersendiri.

“Ini yang perlu kita angkat dan didorong keunikan ini. Kebetulan kita juga dekat dengan negara tetangga, sehingga tempat ini menurut saya layak untuk kita promosikan sebagai destinasi wisata di Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Sanggau. Tempat ini menjadi penting untuk pengembangan pariwisata di Kabupaten Sanggau. Mari kita kembangkan bersama-sama agar kedepan ditempat ini menjadi tempat yang banyak dikenal khalayak luas,” katanya. (sgg)

 

Most Read

PPKM hingga 15 Juli

OSO Evakuasi Barang-barang Berharganya

Harapkan Sinergitas Pemkab-BPKP

Miller Masih Bersama Pramac Ducati

Artikel Terbaru

/