26.7 C
Pontianak
Sunday, May 28, 2023

Lubang Hiasi Jalan Tanjung Bunga

SANGGAU—Kondisi jalan di Tanjung Bunga, Kecamatan Kembayan memprihatinkan. Jalan satu-satunya menuju Bendungan Merowi terlihat berlubang dan berlumpur. Tidak jarang kendaraan yang melewati jalan tersebut terguling dan amblas. Warga sangat mengharapkan adanya perbaikan agar mobilisasi semakin membaik.

“Jalan Bendungan Tanjung Bunga ini menghubungkan tiga desa di Kembayan yakni Desa Tanjung Bunga, Semayang dan Tanak (desa pemekaran). Kami mohon pemerintah mau memperhatikan kondisi jalan kami ini yang sudah sangat tidak layak digunakan,” ungkap warga Kembayan, Jufrie, Minggu (19/3).

Dikatakannya, dampak kerusakan tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat menjadi sangat terganggu. Apalagi bila musim penghujan, kerusakan menyebabkan masyarakat berpikir dua kali untuk melalui jalan tersebut.

Baca Juga :  Polisi Sanggau Bekuk Dua Pemilik Sabu 2,9 Kilogram

“Jalan ini kan untuk akses hasil pertanian dan perkebunan. Kemudian perdagangan dan pendidikan warga. Nah, karena kondisinya begitu (rusak,red), jadi kalau mau keluar (melalui jalan tersebut) warga pun mikir dulu. Apalagi kalau hujan. Mau tidak mau menunggu cuaca panas baru turun. Termasuk kasian juga anak-anak yang mau ke sekolah jalannya begitu,” katanya.

Atas keluhan warga tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sanggau, John Hendri menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan kepada Kementerian PUPR melalui ruas Sebungkup hingga ke Senayang. Saat ini, kata dia, telah masuk dalam program di tahun 2023.

“Kita berdoa mudah-mudahan tahun 2023 ini segera diperbaiki. Karena kami sudah melakukan desk dengan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN),” tegasnya. (sgg)

Baca Juga :  Model Pembelajaran Menarik Minat Siswa

SANGGAU—Kondisi jalan di Tanjung Bunga, Kecamatan Kembayan memprihatinkan. Jalan satu-satunya menuju Bendungan Merowi terlihat berlubang dan berlumpur. Tidak jarang kendaraan yang melewati jalan tersebut terguling dan amblas. Warga sangat mengharapkan adanya perbaikan agar mobilisasi semakin membaik.

“Jalan Bendungan Tanjung Bunga ini menghubungkan tiga desa di Kembayan yakni Desa Tanjung Bunga, Semayang dan Tanak (desa pemekaran). Kami mohon pemerintah mau memperhatikan kondisi jalan kami ini yang sudah sangat tidak layak digunakan,” ungkap warga Kembayan, Jufrie, Minggu (19/3).

Dikatakannya, dampak kerusakan tersebut menyebabkan aktivitas masyarakat menjadi sangat terganggu. Apalagi bila musim penghujan, kerusakan menyebabkan masyarakat berpikir dua kali untuk melalui jalan tersebut.

Baca Juga :  Menghidupkan Budaya Gotong Royong, Mempererat Kebersamaan dan Menjaga Eksistensi Masyarakat

“Jalan ini kan untuk akses hasil pertanian dan perkebunan. Kemudian perdagangan dan pendidikan warga. Nah, karena kondisinya begitu (rusak,red), jadi kalau mau keluar (melalui jalan tersebut) warga pun mikir dulu. Apalagi kalau hujan. Mau tidak mau menunggu cuaca panas baru turun. Termasuk kasian juga anak-anak yang mau ke sekolah jalannya begitu,” katanya.

Atas keluhan warga tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sanggau, John Hendri menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan kepada Kementerian PUPR melalui ruas Sebungkup hingga ke Senayang. Saat ini, kata dia, telah masuk dalam program di tahun 2023.

“Kita berdoa mudah-mudahan tahun 2023 ini segera diperbaiki. Karena kami sudah melakukan desk dengan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN),” tegasnya. (sgg)

Baca Juga :  Survei Infrastruktur Ketenagalistrikan, Pemeriksaan Awal Imigrasi Soal 3 WNA Tiongkok

Most Read

Artikel Terbaru