alexametrics
22.8 C
Pontianak
Sunday, August 14, 2022

Sutarmidji: Akan Bangun Empat SMA di Sanggau Dua Tahun ke Depan

SANGGAU – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dalam kegiatan virtualnya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau, Selasa (19/7) menyampaikan dalam dua tahun kedepan akan dibangun empat sekolah menengah atas (SMA) di Bumi Daranante, sebutan untuk Kabupaten Sanggau. Tiga diantaranya dibangun tahun 2022 di tiga wilayah kecamatan berbeda.

Pembangunan sekolah tersebut sebagai salah satu upaya menurunkan angka putus sekolah, utamanya di jenjang pendidikan menengah atas. Dengan pembangunan sekolah baru tersebut diharapkan akan dapat menampung banyak siswa lulusan jenjang menengah pertama di Kabupaten Sanggau yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

“Tahun ini (2022) ada tiga SMA yang dibangun yakni di Kecamatan Parindu, Meliau dan Tayan,” katanya.

Baca Juga :  DAD Harus Lebih Baik Lagi

Sementara itu, untuk tahun depan (2023), gubernur juga menyebut akan dibangun sekolah SMA di Sanggau. Hanya saja lokasinya belum ditetapkan. Untuk itu, pemerintah daerah dipersilahkan untuk menyiapkan lahan agar Pemprov dapat segera membuat programnya di tahun depan.

“Untuk tingkat SMA, tahun depan, satu SMA akan dibangun lagi dan ada penambahan ruang kelas. Penambahan ruang kelas akan dilakukan di SMA Negeri 1, SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 3 Sanggau. Ini supaya kita bisa nampung banyak murid dan menekan angka putus sekolah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sanggau, Sudarsono membenarkan informasi terkait pernyataan Gubernur Kalimantan Barat tersebut. Menurutnya, tahun 2022 dan 2023 mendatang, total ada empat SMA yang akan dibangun di Sanggau. Namun untuk di tahun 2023, lokasinya masih belum ditentukan. Pemda Sanggau diminta untuk menyiapkan lahan.

Baca Juga :  KPU: Potensi Pemilih Baru 2.794 Orang

“Iya, kata pak gubernur, tahun ini (2022) ada tiga yang dibangun yakni di Parindu, Meliau dan Tayan. Tahun depan (2023) ada satu sekolah lagi, cuma lokasinya belum ditentukan. Pemkab diminta untuk menyiapkan lahan,” katanya. (sgg)

SANGGAU – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dalam kegiatan virtualnya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau, Selasa (19/7) menyampaikan dalam dua tahun kedepan akan dibangun empat sekolah menengah atas (SMA) di Bumi Daranante, sebutan untuk Kabupaten Sanggau. Tiga diantaranya dibangun tahun 2022 di tiga wilayah kecamatan berbeda.

Pembangunan sekolah tersebut sebagai salah satu upaya menurunkan angka putus sekolah, utamanya di jenjang pendidikan menengah atas. Dengan pembangunan sekolah baru tersebut diharapkan akan dapat menampung banyak siswa lulusan jenjang menengah pertama di Kabupaten Sanggau yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

“Tahun ini (2022) ada tiga SMA yang dibangun yakni di Kecamatan Parindu, Meliau dan Tayan,” katanya.

Baca Juga :  DAD Harus Lebih Baik Lagi

Sementara itu, untuk tahun depan (2023), gubernur juga menyebut akan dibangun sekolah SMA di Sanggau. Hanya saja lokasinya belum ditetapkan. Untuk itu, pemerintah daerah dipersilahkan untuk menyiapkan lahan agar Pemprov dapat segera membuat programnya di tahun depan.

“Untuk tingkat SMA, tahun depan, satu SMA akan dibangun lagi dan ada penambahan ruang kelas. Penambahan ruang kelas akan dilakukan di SMA Negeri 1, SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 3 Sanggau. Ini supaya kita bisa nampung banyak murid dan menekan angka putus sekolah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sanggau, Sudarsono membenarkan informasi terkait pernyataan Gubernur Kalimantan Barat tersebut. Menurutnya, tahun 2022 dan 2023 mendatang, total ada empat SMA yang akan dibangun di Sanggau. Namun untuk di tahun 2023, lokasinya masih belum ditentukan. Pemda Sanggau diminta untuk menyiapkan lahan.

Baca Juga :  Disbunnak Serahkan Bantuan Alat Paska Panen Karet

“Iya, kata pak gubernur, tahun ini (2022) ada tiga yang dibangun yakni di Parindu, Meliau dan Tayan. Tahun depan (2023) ada satu sekolah lagi, cuma lokasinya belum ditentukan. Pemkab diminta untuk menyiapkan lahan,” katanya. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/