alexametrics
24 C
Pontianak
Thursday, June 30, 2022

Miliki Dokumen Resmi, 3 WNA Tiongkok Dibebaskan

SANGGAU – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau mengkonfirmasi tiga warga negara asing (WNA) asal Tiongkok memiliki dokumen resmi keimigrasian. Ketiganya tidak terbukti melanggar undang-undang keimigrasian dan telah dibebaskan.

Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Candra Wahyu Hidayat mengatakan tiga dokumen ketiganya telah diperlihatkan kepada pihak imigrasi. Saat ini, dokumen tersebut dalam penguasaan pihaknya untuk tujuan publikasi.

“Dokumen resmi mereka ada pada kami dan sudah dicek. Tidak ada masalah. Dokumen mereka sementara kami pegang untuk kepentingan publikasi melalui media massa,” ujarnya saat press conference, Rabu (22/7) siang.

Candra menegaskan, dari hasil pemeriksaan pihaknya, tiga warga Tiongkok tersebut melakukan survei di bidang ketenagalistrikan.

Baca Juga :  Sabet Gelar di Sanggau

“Jadi fokus kita pada pemeriksaan dokumen keimigrasian mereka. Sejauh ini dokumen resmi mereka ada dan tidak ada masalah secara hukum dengan keberadaan mereka di Indonesia,” tegasnya.

Sebelumnya, ketiga warga Tiongkok tersebut diduga melanggar undang–undang keimigrasian tentang dokumen keimigrasian karena tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian mereka saat dirazia Satpol PP di Tayan Hilir.

“Jadi mereka tidak terbukti melakukan pelanggaran dokumen keimigrasian sebagaimana diatur Pasal 116 Undang–undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian yakni setiap orang asing yg berada di wilayah Indonesia wajib memperlihatkan dan menyerahkan dokumen perjalanan atau izin tinggal yang dimilikinya apabila diminta oleh pejabat imigrasi yang bertugas dalam rangka pengawasan keimigrasian,” jelasnya. (sgg)

Baca Juga :  Pungut Sampah Hingga Buat Saluran Air

SANGGAU – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau mengkonfirmasi tiga warga negara asing (WNA) asal Tiongkok memiliki dokumen resmi keimigrasian. Ketiganya tidak terbukti melanggar undang-undang keimigrasian dan telah dibebaskan.

Kasi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Candra Wahyu Hidayat mengatakan tiga dokumen ketiganya telah diperlihatkan kepada pihak imigrasi. Saat ini, dokumen tersebut dalam penguasaan pihaknya untuk tujuan publikasi.

“Dokumen resmi mereka ada pada kami dan sudah dicek. Tidak ada masalah. Dokumen mereka sementara kami pegang untuk kepentingan publikasi melalui media massa,” ujarnya saat press conference, Rabu (22/7) siang.

Candra menegaskan, dari hasil pemeriksaan pihaknya, tiga warga Tiongkok tersebut melakukan survei di bidang ketenagalistrikan.

Baca Juga :  Temukan 46 Picis Produk Kedaluwarsa

“Jadi fokus kita pada pemeriksaan dokumen keimigrasian mereka. Sejauh ini dokumen resmi mereka ada dan tidak ada masalah secara hukum dengan keberadaan mereka di Indonesia,” tegasnya.

Sebelumnya, ketiga warga Tiongkok tersebut diduga melanggar undang–undang keimigrasian tentang dokumen keimigrasian karena tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian mereka saat dirazia Satpol PP di Tayan Hilir.

“Jadi mereka tidak terbukti melakukan pelanggaran dokumen keimigrasian sebagaimana diatur Pasal 116 Undang–undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian yakni setiap orang asing yg berada di wilayah Indonesia wajib memperlihatkan dan menyerahkan dokumen perjalanan atau izin tinggal yang dimilikinya apabila diminta oleh pejabat imigrasi yang bertugas dalam rangka pengawasan keimigrasian,” jelasnya. (sgg)

Baca Juga :  Ada 25 Desa dan 238 Dusun Menanti Listrik

Most Read

Artikel Terbaru

/