alexametrics
33 C
Pontianak
Saturday, May 28, 2022

Wabup Kukuhkan DAD Beduai

SANGGAU-Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot yang juga Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau mengukuhkan kepengurusan Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Beduai masa bakti 2021-2026 yang dipusatkan di Gedung Pembinaan Umat Katolik Santo Paulus Dari Salip Paroki Beduai, Sabtu (20/11) lalu.

Wabup Yohanes Ontot menyampaikan dikukuhkannya pengurus DAD kecamatan dimaksudkan agar lembaga tersebut mampu mengurus, mengatur dan mengakomodir seluruh masyarakat adat Dayak.

“Artinya kepentingan masyarakat adat Dayak termasuk persoalan-persoalan yang ada terkait masyarakat adat Dayak. Baik dengan pemerintah, maupun dengan pihak-pihak lain. Oleh karena itu, maka peran DAD ini sangat penting, karena dia harus mampu mengatur masyarakat adat Dayaknya secara baik. Mengikuti aturan-aturan yang memang sudah ada rambu-rambunya. Sehingga kita berharap kepada masyarakat adat Dayak ini harus patuh dan taat atas aturan-aturan,” jelasnya.

Baca Juga :  Arus Kedatangan TKI Berlanjut, 81 WNI Masuk via Entikong

“Dari segi struktural kita berharap para pengurus harus mampu bekerjasama, baik bersama dalam pengurus, pihak-pihak luar,  pemerintah dan pihak-pihak lainnya. Lembaga di luar Dayak cukup banyak di Kabupaten Sanggau, diantaranya ada Melayu, Tionghoa, Jawa, Padang, Madura, Batak dan lainnya. Sehingga DAD ini harus mampu bekerjasama dengan lembaga-lembaga lainnya secara baik, untuk menyatukan persepsi guna untuk membangun daerah ini,” terangnya.

Wabup, Yohanes Ontot juga berharap agar tidak ada terjadi konflik sosial terkait dengan suku, agama dan ras.

“Dengan lembaga inilah dapat berdiskusi ketika ada persoalan-persoalan terkait permasalahan diinternalnya dan ekternal masyarakat adat Dayak. Jangan sampai bertindak untuk kepentingan pribadi, tetapi menggunakan atas nama masyarakat adat Dayak, dan itu tidak boleh. Kita berharap jangan sampai terjadi, maka dari itu kita harus bertindak secara cerdas, rasional dan bijak.  Sehingga tindakan kita ini merupakan tindakan yang bermartabat dan menjadikan masyarakat adat Dayak yang modern dan hebat,” katanya memberikan penegasan. (sgg)

Baca Juga :  Sukseskan TMMD, Warga Kompak Kerja Bareng Tentara

SANGGAU-Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot yang juga Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau mengukuhkan kepengurusan Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Beduai masa bakti 2021-2026 yang dipusatkan di Gedung Pembinaan Umat Katolik Santo Paulus Dari Salip Paroki Beduai, Sabtu (20/11) lalu.

Wabup Yohanes Ontot menyampaikan dikukuhkannya pengurus DAD kecamatan dimaksudkan agar lembaga tersebut mampu mengurus, mengatur dan mengakomodir seluruh masyarakat adat Dayak.

“Artinya kepentingan masyarakat adat Dayak termasuk persoalan-persoalan yang ada terkait masyarakat adat Dayak. Baik dengan pemerintah, maupun dengan pihak-pihak lain. Oleh karena itu, maka peran DAD ini sangat penting, karena dia harus mampu mengatur masyarakat adat Dayaknya secara baik. Mengikuti aturan-aturan yang memang sudah ada rambu-rambunya. Sehingga kita berharap kepada masyarakat adat Dayak ini harus patuh dan taat atas aturan-aturan,” jelasnya.

Baca Juga :  Arus Kedatangan TKI Berlanjut, 81 WNI Masuk via Entikong

“Dari segi struktural kita berharap para pengurus harus mampu bekerjasama, baik bersama dalam pengurus, pihak-pihak luar,  pemerintah dan pihak-pihak lainnya. Lembaga di luar Dayak cukup banyak di Kabupaten Sanggau, diantaranya ada Melayu, Tionghoa, Jawa, Padang, Madura, Batak dan lainnya. Sehingga DAD ini harus mampu bekerjasama dengan lembaga-lembaga lainnya secara baik, untuk menyatukan persepsi guna untuk membangun daerah ini,” terangnya.

Wabup, Yohanes Ontot juga berharap agar tidak ada terjadi konflik sosial terkait dengan suku, agama dan ras.

“Dengan lembaga inilah dapat berdiskusi ketika ada persoalan-persoalan terkait permasalahan diinternalnya dan ekternal masyarakat adat Dayak. Jangan sampai bertindak untuk kepentingan pribadi, tetapi menggunakan atas nama masyarakat adat Dayak, dan itu tidak boleh. Kita berharap jangan sampai terjadi, maka dari itu kita harus bertindak secara cerdas, rasional dan bijak.  Sehingga tindakan kita ini merupakan tindakan yang bermartabat dan menjadikan masyarakat adat Dayak yang modern dan hebat,” katanya memberikan penegasan. (sgg)

Baca Juga :  Sukseskan TMMD, Warga Kompak Kerja Bareng Tentara

Most Read

Artikel Terbaru

/