alexametrics
33 C
Pontianak
Wednesday, August 10, 2022

Sanggau Terbitkan 9 Instruksi “Ganyang” Covid-19

SANGGAU-Pembatasan Kegiatan Masyarakat berskala Mikro (PPKM Mikro) diberlakukan Pemkab Sanggau sebagai tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan PPKM Mikro hingga 3 Mei 2021 mendatang.

“Mulai Rabu (21/4) akan ada penegakan disiplin protokol kesehatan dan pembatasan operasional tempat usaha sampai tanggal 3 Mei 2021. Setiap tempat usaha dibatasi jam operasionalnya sampai jam sembilan malam,” kata Bupati Sanggau, Paolus Hadi.

Menurut dia, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sanggau juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 360/250/BPBD-PK/2021 yang ditandatangani Bupati Sanggau selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sanggau yang ditujukan kepada Ketua Satgas Kecamatan, lurah dan kepala desa serta pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat usaha se-Kabupaten Sanggau.

Baca Juga :  Setelah Dua Orang Dinyatakan Positif, Warga Satu RT di Kecamatan Tebas Lakukan Tes Cepat Corona

Dikatakannya, sedikitnya ada sembilan instruksi dalam surat tersebut. Pertama, membentuk posko tingkat desa dan kelurahan bagi wilayah yang belum membentuk dan terhadap wilayah yang telah membentuk agar lebih mengoptimalkan peran dan fungsinya. Kedua, menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat serta melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat yang diawasi oleh satgas kecamatan dan kelurahan serta desa.

Kemudian, ketiga, melakukan koordinasi yang melibatkan unsur kepala desa/lurah, RT/RW dan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tenaga kesehatan dan relawan lainnya. Keempat, membentuk Posko kecamatan dan Posko tingkat desa dan kelurahan agar lebih mengoptimalkan peran dan fungsinya.

Selanjutnya, kelima, melakukan fungsi penanganan di tingkat desa dan kelurahan dan berkoordinasi dengan satgas tingkat kecamatan dan kabupaten. Keenam, memberhentikan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah.

Baca Juga :  Mobil Boks vs Minibus di Tayan, Satu Penumpang Tewas

Ketujuh, membatasi jam operasional untuk tempat usaha sampai dengan pukul 21.00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Kedelapan, melaksanakan upaya penanganan kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan yang berpotensi menimbulkan penularan. Kesembilan, melaksanakan penerapan Peraturan Bupati Sanggau Nomor 47 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Sanggau. (sgg)

SANGGAU-Pembatasan Kegiatan Masyarakat berskala Mikro (PPKM Mikro) diberlakukan Pemkab Sanggau sebagai tindak lanjut Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan PPKM Mikro hingga 3 Mei 2021 mendatang.

“Mulai Rabu (21/4) akan ada penegakan disiplin protokol kesehatan dan pembatasan operasional tempat usaha sampai tanggal 3 Mei 2021. Setiap tempat usaha dibatasi jam operasionalnya sampai jam sembilan malam,” kata Bupati Sanggau, Paolus Hadi.

Menurut dia, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sanggau juga telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor: 360/250/BPBD-PK/2021 yang ditandatangani Bupati Sanggau selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sanggau yang ditujukan kepada Ketua Satgas Kecamatan, lurah dan kepala desa serta pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat usaha se-Kabupaten Sanggau.

Baca Juga :  Rapid Test Pesanan Kadin Kalbar Datang Lagi

Dikatakannya, sedikitnya ada sembilan instruksi dalam surat tersebut. Pertama, membentuk posko tingkat desa dan kelurahan bagi wilayah yang belum membentuk dan terhadap wilayah yang telah membentuk agar lebih mengoptimalkan peran dan fungsinya. Kedua, menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat serta melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan ketat yang diawasi oleh satgas kecamatan dan kelurahan serta desa.

Kemudian, ketiga, melakukan koordinasi yang melibatkan unsur kepala desa/lurah, RT/RW dan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tenaga kesehatan dan relawan lainnya. Keempat, membentuk Posko kecamatan dan Posko tingkat desa dan kelurahan agar lebih mengoptimalkan peran dan fungsinya.

Selanjutnya, kelima, melakukan fungsi penanganan di tingkat desa dan kelurahan dan berkoordinasi dengan satgas tingkat kecamatan dan kabupaten. Keenam, memberhentikan kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah.

Baca Juga :  Penutupan Pancur Aji Diperpanjang

Ketujuh, membatasi jam operasional untuk tempat usaha sampai dengan pukul 21.00 WIB dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Kedelapan, melaksanakan upaya penanganan kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan yang berpotensi menimbulkan penularan. Kesembilan, melaksanakan penerapan Peraturan Bupati Sanggau Nomor 47 Tahun 2020 Tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Sanggau. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/