alexametrics
26 C
Pontianak
Saturday, July 2, 2022

Dampak Kemarau, Tanaman Hias Banyak Mati

SANGGAU-Awal musim kemarau agaknya berdampak langsung dengan tanaman disejumlah taman dan ruas jalan di Kota Sanggau. Dibeberapa lokasi, tanaman hias terlihat mulai layu akibat perubahan cuaca dan kurangnya asupan air. Mengantisipasi kekeringan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau segera melakukan penyiraman agar tanaman yang menghiasi jalanan kota tersebut kering dan mati.

Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau, Priyono mengatakan penyiraman  tanaman  harus dilakukan  karena dalam  dua pekan terakhir tidak ada turun hujan di Kota Sanggau. Sehingga banyak tanaman sepanjang kota Sanggau mengalami layu bahkan ada yang kering dan mati.

“Banyak tanaman disepanjang jalanan kota yang layu, kering dan mati. Makanya, kami segera melakukan penyiraman,” katanya, kemarin.

Baca Juga :  Jalan Semboja Langganan Tergenang dan Banjiri Pemukiman

“Salah satu dampak kemarau panjang yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Kabupaten Sanggau mengakibatkan tanaman hijau yang ditanam di sepanjang jalan protokol Kota Sanggau  mengalami layu, bahkan terdapat beberapa tanaman yang mati karena kekeringan. Penyiraman dilakukan menggunakan mobil pickup yang dilengkapi tong air yang sudah diisi air,” ungkapnya.

Menurutnya, penyiraman telah dilakukan dalam beberapa belakangan. Hal tersebut guna menghindari kemungkinan banyaknya tanaman yang mati di area pembatas jalan dan pinggiran jalan. Salah satu faktor penyebab kekeringan itu adalah akibat fenomena El Nino yakni fenomena memanasnya suhu muka laut di Samudera Pasifik bagian tengah hingga timur. Dampak dari El Nino yang terjadi di sejumlah daerah Indonesia adalah kondisi kering dan berkurangnya curah hujan. (sgg/sanggau.go.id)

Baca Juga :  Bocah 2 Tahun Digigit Ular

 

SANGGAU-Awal musim kemarau agaknya berdampak langsung dengan tanaman disejumlah taman dan ruas jalan di Kota Sanggau. Dibeberapa lokasi, tanaman hias terlihat mulai layu akibat perubahan cuaca dan kurangnya asupan air. Mengantisipasi kekeringan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau segera melakukan penyiraman agar tanaman yang menghiasi jalanan kota tersebut kering dan mati.

Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau, Priyono mengatakan penyiraman  tanaman  harus dilakukan  karena dalam  dua pekan terakhir tidak ada turun hujan di Kota Sanggau. Sehingga banyak tanaman sepanjang kota Sanggau mengalami layu bahkan ada yang kering dan mati.

“Banyak tanaman disepanjang jalanan kota yang layu, kering dan mati. Makanya, kami segera melakukan penyiraman,” katanya, kemarin.

Baca Juga :  Warga Adukan Pelabuhan Bauksit ke DPRD

“Salah satu dampak kemarau panjang yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia termasuk Kabupaten Sanggau mengakibatkan tanaman hijau yang ditanam di sepanjang jalan protokol Kota Sanggau  mengalami layu, bahkan terdapat beberapa tanaman yang mati karena kekeringan. Penyiraman dilakukan menggunakan mobil pickup yang dilengkapi tong air yang sudah diisi air,” ungkapnya.

Menurutnya, penyiraman telah dilakukan dalam beberapa belakangan. Hal tersebut guna menghindari kemungkinan banyaknya tanaman yang mati di area pembatas jalan dan pinggiran jalan. Salah satu faktor penyebab kekeringan itu adalah akibat fenomena El Nino yakni fenomena memanasnya suhu muka laut di Samudera Pasifik bagian tengah hingga timur. Dampak dari El Nino yang terjadi di sejumlah daerah Indonesia adalah kondisi kering dan berkurangnya curah hujan. (sgg/sanggau.go.id)

Baca Juga :  Imbau Laporkan Karhutla

 

Most Read

Bantuan Korban Banjir Terus Mengalir

Tunggu Kejelasan Status Lahan

Tingkatkan Angka RTH Pontianak

Remaja Saat Pandemi Tetap Bisa Berprestasi

Artikel Terbaru

/