alexametrics
31.7 C
Pontianak
Monday, August 15, 2022

Hibun Harus Disegani

SANGGAU-Kegiatan Bekudoung Poyo Tono Hibun Ke–III diharapkan dapat memberikan kontribusi positif seperti keamanan, kenyamanan, ketentraman dan ketertiban diberbagai aspek kegiatan pemerintah daerah hingga ke tingkat nasional.

Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sanggau, Yohanes Ontot saat hadir pada acara yang dipusatkan di Aula Tabor, Kecamatan Parindu belum lama ini.

“Bekudoung Poyo Tono Hibun ke–III ini tentu dapat melahirkan banyak hal, terutama bagi kepentingan masyarakat Suku Dayak di Sanggau. Kemudian, hasilnya juga diharapkan mampu memberikan kontribusi pada pembangunan daerah dan sampai di tingkat nasional,” ujarnya.

“Saya juga yakin bahwa Adat Dayak ini mampu memberikan kontribusi yang besar dalam rangka membantu pemerintah dalam menjaga banyak hal seperti keamanan, kenyamanan, ketentraman dan ketertiban di berbagai aspek kegiatan pemerintah,” sambungnya.

Baca Juga :  Disbunnak: Manfaatkan Sisa Hasil Tebasan

Dari kegiatan tersebut, lanjut Ontot, diharapkan dapat melahirkan sebuah kesepakatan internal, agar Orang Dayak Hibun ini tetap kompak, bersatu, dan bersinergi dengan sesama. Komitmen ini harus tetap dijaga guna mencegah perkelahian antar sesama terutama dalam konteks politik.

“Masyarakat Hibun harus mampu bersinergi dengan banyak sub suku atau etnis yang ada di Kabupaten Sanggau sehingga dapat menjadi suku yang mampu disegani oleh masyarakat secara luas. Orang segan dengan kita bukan karena kekuatan tetapi bagaimana cara kita berkomunikasi dan mensinergikan banyak hal menjadi sesuatu kekuatan bersama untuk kita membangun Kabupaten Sanggau ini,” jelas orang nomor dua di Bumi Daranante itu. (sgg)

SANGGAU-Kegiatan Bekudoung Poyo Tono Hibun Ke–III diharapkan dapat memberikan kontribusi positif seperti keamanan, kenyamanan, ketentraman dan ketertiban diberbagai aspek kegiatan pemerintah daerah hingga ke tingkat nasional.

Demikian disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Sanggau, Yohanes Ontot saat hadir pada acara yang dipusatkan di Aula Tabor, Kecamatan Parindu belum lama ini.

“Bekudoung Poyo Tono Hibun ke–III ini tentu dapat melahirkan banyak hal, terutama bagi kepentingan masyarakat Suku Dayak di Sanggau. Kemudian, hasilnya juga diharapkan mampu memberikan kontribusi pada pembangunan daerah dan sampai di tingkat nasional,” ujarnya.

“Saya juga yakin bahwa Adat Dayak ini mampu memberikan kontribusi yang besar dalam rangka membantu pemerintah dalam menjaga banyak hal seperti keamanan, kenyamanan, ketentraman dan ketertiban di berbagai aspek kegiatan pemerintah,” sambungnya.

Baca Juga :  Kadis: Awas, Jangan Terprovokasi Hoaks!

Dari kegiatan tersebut, lanjut Ontot, diharapkan dapat melahirkan sebuah kesepakatan internal, agar Orang Dayak Hibun ini tetap kompak, bersatu, dan bersinergi dengan sesama. Komitmen ini harus tetap dijaga guna mencegah perkelahian antar sesama terutama dalam konteks politik.

“Masyarakat Hibun harus mampu bersinergi dengan banyak sub suku atau etnis yang ada di Kabupaten Sanggau sehingga dapat menjadi suku yang mampu disegani oleh masyarakat secara luas. Orang segan dengan kita bukan karena kekuatan tetapi bagaimana cara kita berkomunikasi dan mensinergikan banyak hal menjadi sesuatu kekuatan bersama untuk kita membangun Kabupaten Sanggau ini,” jelas orang nomor dua di Bumi Daranante itu. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/