alexametrics
26.7 C
Pontianak
Saturday, May 21, 2022

Sanggau Siapkan Rumkit Mitigasi

SANGGAU – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sanggau menyiapkan satu rumah sakit (Rumkit) mitigasi guna menghadapi kemungkinan meningkatnya kasus Covid-19 di Bumi Daranante.

“RSUD MTh Djaman yang lama dan yang baru di Semboja. Itu rumah sakit mitigasi. Jadi mitigasi itu kalau sewaktu-waktu ada orang ingin dicek dan diawasi langsung, kalau ODP-kan di rumah, tapi kalau PDP itukan di rumah sakit. Tapi apakah pasien itu sakit perut disertai deman misalnya kita taruh di situ dulu. Kalau nanti ada gejala maka kita serahkan ke rumah sakit rujukan,” jelas Kukuh Triyatmaka selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Ruangan IGD di RSUD bangunan baru itu kita siapkan 10 bed. Ruangannya cukup luas, nanti akan disekat-sekat dengan tirai dan sudah siap semua dan tim kesehatan kita sudah ngecek ke sana. Kalaupun nanti harus nambah ruangan, kita punya ruangan lain yang cukup banyak meskipun bad-nya belum ada tapi kami punya solusi, tentu kami akan koordinasi dengan instansi lain seperti tentara atau polisi menggunakan bad lipat,” tambahnya.

Baca Juga :  Bahas Laporan Akhir Evaluasi RPJMD, Kepala Bappeda Berikan Sejumlah Arahan

Menurutnya, kalau masih ODP dan tidak mengalami keluhan maka tidak perlu dirujuk ke rumah sakit. Tapi kalau sudah dirujuk dan rumkit rujukan yang bakal menangani.

“Untuk sementara kita di ruangan RSUD lama kita punya tiga, selebihnya itu yang kita bawa dan tangani di RSUD yang baru. Kalau nanti orang yang kita tangani mengarah ke positif itu yang akan kita rujuk ke rumkit rujukan,” katanya. (sgg)

SANGGAU – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sanggau menyiapkan satu rumah sakit (Rumkit) mitigasi guna menghadapi kemungkinan meningkatnya kasus Covid-19 di Bumi Daranante.

“RSUD MTh Djaman yang lama dan yang baru di Semboja. Itu rumah sakit mitigasi. Jadi mitigasi itu kalau sewaktu-waktu ada orang ingin dicek dan diawasi langsung, kalau ODP-kan di rumah, tapi kalau PDP itukan di rumah sakit. Tapi apakah pasien itu sakit perut disertai deman misalnya kita taruh di situ dulu. Kalau nanti ada gejala maka kita serahkan ke rumah sakit rujukan,” jelas Kukuh Triyatmaka selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

“Ruangan IGD di RSUD bangunan baru itu kita siapkan 10 bed. Ruangannya cukup luas, nanti akan disekat-sekat dengan tirai dan sudah siap semua dan tim kesehatan kita sudah ngecek ke sana. Kalaupun nanti harus nambah ruangan, kita punya ruangan lain yang cukup banyak meskipun bad-nya belum ada tapi kami punya solusi, tentu kami akan koordinasi dengan instansi lain seperti tentara atau polisi menggunakan bad lipat,” tambahnya.

Baca Juga :  40 WNI Kembali Dideportasi

Menurutnya, kalau masih ODP dan tidak mengalami keluhan maka tidak perlu dirujuk ke rumah sakit. Tapi kalau sudah dirujuk dan rumkit rujukan yang bakal menangani.

“Untuk sementara kita di ruangan RSUD lama kita punya tiga, selebihnya itu yang kita bawa dan tangani di RSUD yang baru. Kalau nanti orang yang kita tangani mengarah ke positif itu yang akan kita rujuk ke rumkit rujukan,” katanya. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/