alexametrics
26.7 C
Pontianak
Tuesday, May 17, 2022

Bangunan Terbakar, Kerugian Capai Rp700 Juta

SANGGAU-Dua bangunan (rumah dan toko) di Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir dilalap si jago merah, Selasa (22/12) malam sekira pukul 21.30 WIB. Dua bangunan tersebut milik Heriyadi (36) dan Sudiato (30).

“Lokasi kebakaran tepatnya di Desa Pedalaman sekira setengah sepuluh malam, Selasa kemarin. Satu bangunan merupakan toko sembako dan satu lagi bangunan rumah,” ungkap Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Sagi, Rabu (23/12).

Diungkapkan kapolsek, sekira pukul 21.30 WIB, anggota piket di penjagaan Polsek Tayan Hilir mendapatkan informasi tentang terbakarnya Toko Sembako Safaris dan rumah tinggal milik Sudiato yang berada di Jalan Gusti Jafar, Dusun Dalam Tayan atau persis di depan Kantor Unit Bank Mandiri di Tayan Hilir.

Baca Juga :  Dewan: Tangkap Cukongnya!

“Kebakaran itu diketahui warga sekitar lokasi sekira jam sembilan malam. Kemudian dilaporkan kepada kepolisian. Selanjutnya, saya dan anggota menuju lokasi,” ujarnya.

Mengenai sumber api, sebagaimana informasi yang dihimpun kepolisian, api diduga berasal dari atas bangunan (atap) toko sembako milik Heriyadi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Heriyadi  yang merupakan pemilik toko tidak mengetahui penyebab terjadi kebakaran tersebut. Dirinya menyadari hal tersebut setelah melihat bangunan miliknya itu terbakar.

“Heriyadi selaku pemilik toko sembako juga tidak tahu kalau toko miliknya terbakar. Begitu lihat, api sudah semakin membesar membakar tempat usahanya itu,” jelasnya.

Sebagian warga yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi pemadam kebakaran setempat. Kemudian, petugas bersama warga setempat bahu membahu melakukan pemadaman api agar tidak meluas ke bangunan lainnya. Api baru dapat dipadamkan sekira pukul 23.40 WIB.

Baca Juga :  MUI Diminta Keluarkan Taushiyah

“Sedikitnya tujuh unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Mengenai kerugian materil diperkirakan tujuh ratus juta rupiah,” katanya. (sgg)

SANGGAU-Dua bangunan (rumah dan toko) di Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir dilalap si jago merah, Selasa (22/12) malam sekira pukul 21.30 WIB. Dua bangunan tersebut milik Heriyadi (36) dan Sudiato (30).

“Lokasi kebakaran tepatnya di Desa Pedalaman sekira setengah sepuluh malam, Selasa kemarin. Satu bangunan merupakan toko sembako dan satu lagi bangunan rumah,” ungkap Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Sagi, Rabu (23/12).

Diungkapkan kapolsek, sekira pukul 21.30 WIB, anggota piket di penjagaan Polsek Tayan Hilir mendapatkan informasi tentang terbakarnya Toko Sembako Safaris dan rumah tinggal milik Sudiato yang berada di Jalan Gusti Jafar, Dusun Dalam Tayan atau persis di depan Kantor Unit Bank Mandiri di Tayan Hilir.

Baca Juga :  MUI Diminta Keluarkan Taushiyah

“Kebakaran itu diketahui warga sekitar lokasi sekira jam sembilan malam. Kemudian dilaporkan kepada kepolisian. Selanjutnya, saya dan anggota menuju lokasi,” ujarnya.

Mengenai sumber api, sebagaimana informasi yang dihimpun kepolisian, api diduga berasal dari atas bangunan (atap) toko sembako milik Heriyadi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, Heriyadi  yang merupakan pemilik toko tidak mengetahui penyebab terjadi kebakaran tersebut. Dirinya menyadari hal tersebut setelah melihat bangunan miliknya itu terbakar.

“Heriyadi selaku pemilik toko sembako juga tidak tahu kalau toko miliknya terbakar. Begitu lihat, api sudah semakin membesar membakar tempat usahanya itu,” jelasnya.

Sebagian warga yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi pemadam kebakaran setempat. Kemudian, petugas bersama warga setempat bahu membahu melakukan pemadaman api agar tidak meluas ke bangunan lainnya. Api baru dapat dipadamkan sekira pukul 23.40 WIB.

Baca Juga :  Gunakan Perahu, Raja Tayan Salurkan Bantuan

“Sedikitnya tujuh unit mobil pemadam kebakaran diturunkan untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Mengenai kerugian materil diperkirakan tujuh ratus juta rupiah,” katanya. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/