alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Subuh, Air Naik di Meliau

Ajak Warga Waspada

SANGGAU – Bencana banjir kembali terjadi di Meliau belum lama ini. Jalan penghubung antar desa tergenang banjir. Kepolisian setempat dibantu warga telah menyediakan pelampung dan tetap standby di lokasi.

Kapolsek Meliau, Ipda Aditya Bambang Sundawa mengatakan genangan air terjadi di jalan poros yang menghubungkan Desa Melobok dengan Dusun Sei Adong. Jalan tersebut juga menghubungkan Kecamatan Meliau dan Kecamatan Parindu.

“Air mulai menggenangi badan jalan sekira jam empat pagi dengan ketinggian satu setengah meter. Arusnya cukup deras,” ungkapnya.

Jalan tersebut merupakan akses utama, sehingga banyak warga yang mengantri untuk bisa melintas. Polsek Meliau bersama warga setempat akhirnya membuat pelampung penyebrangan motor untuk warga yang akan menyeberang.

Baca Juga :  Korban Banjir Butuh Bantuan

“Selama badan jalan digenangi air, kita tetap standby di sana untuk membantu warga yang ingin menyeberang,” tegas Aditya.

Dikatakannya, bencana banjir yang terjadi di wilayah Desa Melobok disebabkan karena faktor curah hujan yang tinggi dan cukup lama sehingga luapan air memasuki badan jalan. Hal tersebut juga diakibatkan karena bantaran aliran Sungai Dekan semakin mengecil dan dangkal.

“Alhamdulillah sekarang sudah berangsur surut sehingga masyarakat dapat kembali melintas,” katanya. (sgg)

Ajak Warga Waspada

SANGGAU – Bencana banjir kembali terjadi di Meliau belum lama ini. Jalan penghubung antar desa tergenang banjir. Kepolisian setempat dibantu warga telah menyediakan pelampung dan tetap standby di lokasi.

Kapolsek Meliau, Ipda Aditya Bambang Sundawa mengatakan genangan air terjadi di jalan poros yang menghubungkan Desa Melobok dengan Dusun Sei Adong. Jalan tersebut juga menghubungkan Kecamatan Meliau dan Kecamatan Parindu.

“Air mulai menggenangi badan jalan sekira jam empat pagi dengan ketinggian satu setengah meter. Arusnya cukup deras,” ungkapnya.

Jalan tersebut merupakan akses utama, sehingga banyak warga yang mengantri untuk bisa melintas. Polsek Meliau bersama warga setempat akhirnya membuat pelampung penyebrangan motor untuk warga yang akan menyeberang.

Baca Juga :  BPBD Paparkan Data Selama Musibah Banjir

“Selama badan jalan digenangi air, kita tetap standby di sana untuk membantu warga yang ingin menyeberang,” tegas Aditya.

Dikatakannya, bencana banjir yang terjadi di wilayah Desa Melobok disebabkan karena faktor curah hujan yang tinggi dan cukup lama sehingga luapan air memasuki badan jalan. Hal tersebut juga diakibatkan karena bantaran aliran Sungai Dekan semakin mengecil dan dangkal.

“Alhamdulillah sekarang sudah berangsur surut sehingga masyarakat dapat kembali melintas,” katanya. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/