alexametrics
30 C
Pontianak
Tuesday, August 16, 2022

Jembatan Mensoga Putus Akibat Abrasi

SANGGAU – Pada Rabu (26/2) dini hari lalu, jembatan penghubung di Kilometer Satu (Km.1) Dusun Mensoga, Desa Sungai Muntik terputus akibat abrasi. Putusnya akses jembatan tersebut turut dipengaruhi kondisi cuaca ekstrim dengan curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir di Kabupaten Sanggau.

Kejadian tersebut dibenarkan Komandan Koramil 1204–01 Kapuas, Kapten Inf. Eko Prasetyo Widodo ketika dikonfirmasi harian ini, Kamis (27/2) pagi. Dikatakannya, peristiwa terputusnya jembatan tersebut terjadi dini hari sekira pukul 03.00 WIB.

“Pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2020 sekitar pukul 03.00 wib terjadi abrasi tanah yang mengakibatkan jembatan di Mensoga putus karena diterjang air dengan volume besar akibat curah hujan yang tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kebakaran Parah di Meliau, Telan Kerugian 1 M

Eko mengatakan bahwa jembatan tersebut merupakan akses penghubung antara Desa Sungai Muntik dan Desa Lintang Pelaman di Kecamatan Kapuas. Terputusnya akses itu mengakibatkan kendaraan roda dua tidak dapat melalui jembatan tersebut.

“Kami segera berkoordinasi dengan instansi terkait dan perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat untuk melakukan kegiatan perbaikan. Hari itu juga langsung dilaksanakan pengerjaan perbaikan oleh Babinsa dan warga sekitar. Pengerjaannya dimulai pagi dan berakhir sore,” katanya.

Untuk sementara, kondisi darurat dengan perbaikan yang dilakukan sudah dapat kembali menghubungkan kedua akses jalur masyarakat. Diharapkan perbaikan secara permanen segera dapat dilakukan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. (sgg)

SANGGAU – Pada Rabu (26/2) dini hari lalu, jembatan penghubung di Kilometer Satu (Km.1) Dusun Mensoga, Desa Sungai Muntik terputus akibat abrasi. Putusnya akses jembatan tersebut turut dipengaruhi kondisi cuaca ekstrim dengan curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir di Kabupaten Sanggau.

Kejadian tersebut dibenarkan Komandan Koramil 1204–01 Kapuas, Kapten Inf. Eko Prasetyo Widodo ketika dikonfirmasi harian ini, Kamis (27/2) pagi. Dikatakannya, peristiwa terputusnya jembatan tersebut terjadi dini hari sekira pukul 03.00 WIB.

“Pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2020 sekitar pukul 03.00 wib terjadi abrasi tanah yang mengakibatkan jembatan di Mensoga putus karena diterjang air dengan volume besar akibat curah hujan yang tinggi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Serapan APBD Sanggau 30 Persen

Eko mengatakan bahwa jembatan tersebut merupakan akses penghubung antara Desa Sungai Muntik dan Desa Lintang Pelaman di Kecamatan Kapuas. Terputusnya akses itu mengakibatkan kendaraan roda dua tidak dapat melalui jembatan tersebut.

“Kami segera berkoordinasi dengan instansi terkait dan perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat untuk melakukan kegiatan perbaikan. Hari itu juga langsung dilaksanakan pengerjaan perbaikan oleh Babinsa dan warga sekitar. Pengerjaannya dimulai pagi dan berakhir sore,” katanya.

Untuk sementara, kondisi darurat dengan perbaikan yang dilakukan sudah dapat kembali menghubungkan kedua akses jalur masyarakat. Diharapkan perbaikan secara permanen segera dapat dilakukan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/