alexametrics
31 C
Pontianak
Wednesday, May 18, 2022

Setap ASN Wajib Kelola Data dan Menampilkannya ke Publik

SANGGAU – Sosialisasi metadata statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau digelar di Aula Bapenda, Selasa (27/7) kemarin oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sanggau. Kepala Diskominfo, Joni Irwanto menyampaikan, setiap aparatur negara dan pemerintah daerah mempunyai kewajiban dan misi untuk mengelola data dan menampilkannya sebaik mungkin. Termasuk di dalamnya, sebut dia, mengenai metadata.

“Mengingat pentingnya melakukan metadata statistik sektoral, maka Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Kominfo Kabupaten Sanggau merasa perlu melakukan sosialisasi tentang metadata statistik sektoral dan di Kabupaten Sanggau telah dibentuk admin Satu Data Indonesia (SDI) kabupaten,” jelasnya.

Menurut Joni, tujuan dari kegiatan tersebut yakni melakukan sosialisasi dan menjelaskan fungsi dari metadata statistik sektoral. Kemudian, dijelaskan dia, menambah kompetensi sumber daya manusia admin SDI kabupaten dalam mengelola data dan menyajikannya untuk dapat digunakan. Selanjutnya, kata dia, agar informasi publikasi kepada masyarakat, dapat lebih mudah jika diakses. Untuk itu, diakui dia, dibutuhkan input data yang berkualitas agar menghasilkan metadata yang berkualitas pula.

Baca Juga :  Dua Pasangan Bukan Sutri Digelandang Petugas

Mewakili Bupati Sanggau, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sanggau, Paulus Usrin berharap melalui kegiatan tersebut, mampu membangun dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Satu Data Indonesia Kabupaten Sanggau.

“Dengan berlakunya Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, telah memberikan amanat kepada kita bahwa untuk memperoleh data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, serta dapat dibagipakaikan, maka diperlukan perbaikan tata kelola data yang dihasilkan oleh pemerintah melalui penyelenggaraan Satu Data Indonesia mulai dari daerah sampai ke pusat. Oleh karena itu, peran pengelola statistik sektoral di Kabupaten Sanggau sangat strategis,” jelasnya.

Sebagai upaya untuk mewujudkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, maka, menurut dia, pemerintah harus mampu menyediakan data dan informasi yang akurat, sebagai dasar perencanaan yang terukur, logis, terpadu atau terintegrasi, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. “Karena dengan data yang akurat dan terukur tersebut akan menghasilkan program dan kebijakan yang akurat yang dapat dioperasionalkan dengan efesien dan efektif, sehingga dalam rangka menciptakan suasana tersebut maka kita harus merubah mindset atau pola pikir, segera menyesuaikan diri untuk terbiasa bekerja berdasarkan data, menyediakan data-data yang benar, baik secara manual maupun berbasis elektronik,” terangnya.

Baca Juga :  Perpanjang PPKM hingga 24 Mei

Dikatakannya, perkembangan teknologi digital sangat memberikan kemudahan bagi siapa saja yang ingin mengakses data, di mana saja, dan kapan saja. Pemerintah daerah sebagai badan publik, menurut dia, harus mampu menampilkan  atau menyajikan informasi data yang baik pula dan mampu diakses dengan cepat oleh penggunanya. (sgg)

SANGGAU – Sosialisasi metadata statistik sektoral di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau digelar di Aula Bapenda, Selasa (27/7) kemarin oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sanggau. Kepala Diskominfo, Joni Irwanto menyampaikan, setiap aparatur negara dan pemerintah daerah mempunyai kewajiban dan misi untuk mengelola data dan menampilkannya sebaik mungkin. Termasuk di dalamnya, sebut dia, mengenai metadata.

“Mengingat pentingnya melakukan metadata statistik sektoral, maka Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Kominfo Kabupaten Sanggau merasa perlu melakukan sosialisasi tentang metadata statistik sektoral dan di Kabupaten Sanggau telah dibentuk admin Satu Data Indonesia (SDI) kabupaten,” jelasnya.

Menurut Joni, tujuan dari kegiatan tersebut yakni melakukan sosialisasi dan menjelaskan fungsi dari metadata statistik sektoral. Kemudian, dijelaskan dia, menambah kompetensi sumber daya manusia admin SDI kabupaten dalam mengelola data dan menyajikannya untuk dapat digunakan. Selanjutnya, kata dia, agar informasi publikasi kepada masyarakat, dapat lebih mudah jika diakses. Untuk itu, diakui dia, dibutuhkan input data yang berkualitas agar menghasilkan metadata yang berkualitas pula.

Baca Juga :  Perpanjang PPKM hingga 24 Mei

Mewakili Bupati Sanggau, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sanggau, Paulus Usrin berharap melalui kegiatan tersebut, mampu membangun dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan Satu Data Indonesia Kabupaten Sanggau.

“Dengan berlakunya Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, telah memberikan amanat kepada kita bahwa untuk memperoleh data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, serta dapat dibagipakaikan, maka diperlukan perbaikan tata kelola data yang dihasilkan oleh pemerintah melalui penyelenggaraan Satu Data Indonesia mulai dari daerah sampai ke pusat. Oleh karena itu, peran pengelola statistik sektoral di Kabupaten Sanggau sangat strategis,” jelasnya.

Sebagai upaya untuk mewujudkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah, maka, menurut dia, pemerintah harus mampu menyediakan data dan informasi yang akurat, sebagai dasar perencanaan yang terukur, logis, terpadu atau terintegrasi, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan. “Karena dengan data yang akurat dan terukur tersebut akan menghasilkan program dan kebijakan yang akurat yang dapat dioperasionalkan dengan efesien dan efektif, sehingga dalam rangka menciptakan suasana tersebut maka kita harus merubah mindset atau pola pikir, segera menyesuaikan diri untuk terbiasa bekerja berdasarkan data, menyediakan data-data yang benar, baik secara manual maupun berbasis elektronik,” terangnya.

Baca Juga :  200 Mahasiswa PSDKU Diberi Beasiswa

Dikatakannya, perkembangan teknologi digital sangat memberikan kemudahan bagi siapa saja yang ingin mengakses data, di mana saja, dan kapan saja. Pemerintah daerah sebagai badan publik, menurut dia, harus mampu menampilkan  atau menyajikan informasi data yang baik pula dan mampu diakses dengan cepat oleh penggunanya. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/