alexametrics
25.9 C
Pontianak
Friday, August 12, 2022

Ribuan Botol Miras dan Rokok Ilegal Dimusnahkan

Kantor Bea dan Cukai Entikong memusnahkan ribuan barang ilegal dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Barang-barang tersebut terbukti melanggar ketentuan larangan dan pembatasan.

Kepala Bea dan Cukai Entikong, Dwi Jogyastara mengatakan, ada 4.298 botol miras ilegal asal Malaysia dan 780.124 batang rokok illegal yang tidak memiliki pita cukai, dilekati pita cukai palsu, salah peruntukan dan salah personalisasi.

Barang yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penidakan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, penyeludupan melalui jalur tikus dan penindakan gabungan ICQS, TNI dan POLRI dalam rentang waktu Agustus 2013 sampai 2018.

“Untuk miras ilegal yang dimusnahkan ada 4.298 botol dengan nilai Rp137.040.000 dan 780.124 batang rokok ilegal senilai Rp557.208.160.

Baca Juga :  Berikan Pelayanan Prima, Imigrasi Entikong Buka Layanan Paspor Simpatik

Barang-barang itu yang kena cukai ilegal dan hasil penindakan operasi pasar yang ada diperbatasan dan Kabupaten Sanggau,” ungkap Dwi Jogyastara, Senin (28/10/2019).

Adapun barang-barang yang melanggar ketentuan lartas seperti miras kerap masuk melalui pintu tidak resmi atau jalan tikus yang banyak diperbatasan.Selain jalan tikus miras juga kerap dibawa oleh pelintas batas menggunakan kendaraan pribadi maupun umum, dan melebihi batas yang telah ditentukan.

Diakui Dwi Jogyastara, banyaknya jalur tidak resmi membuat penyeludupan barang illegal marak. Namun dengan gencarnya operasi gabungan dan patroli di sayap kiri dan kanan PLBN Entikong aktivitas penyeludupan seperti miras dan rokok menurun setiap tahunya.

Ribuan botol miras itu dimusnahkan dengan alat berat sedangkan rokok illegal dimusnahkan dengan cara dibakar. (agus alfian)

Baca Juga :  Tinjau Pelayanan KB MKJP di Sekayam

Kantor Bea dan Cukai Entikong memusnahkan ribuan barang ilegal dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Barang-barang tersebut terbukti melanggar ketentuan larangan dan pembatasan.

Kepala Bea dan Cukai Entikong, Dwi Jogyastara mengatakan, ada 4.298 botol miras ilegal asal Malaysia dan 780.124 batang rokok illegal yang tidak memiliki pita cukai, dilekati pita cukai palsu, salah peruntukan dan salah personalisasi.

Barang yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penidakan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, penyeludupan melalui jalur tikus dan penindakan gabungan ICQS, TNI dan POLRI dalam rentang waktu Agustus 2013 sampai 2018.

“Untuk miras ilegal yang dimusnahkan ada 4.298 botol dengan nilai Rp137.040.000 dan 780.124 batang rokok ilegal senilai Rp557.208.160.

Baca Juga :  Operasi Simpatik Diperbatasan, BC-Polri Tertibkan Vehicle Declaration

Barang-barang itu yang kena cukai ilegal dan hasil penindakan operasi pasar yang ada diperbatasan dan Kabupaten Sanggau,” ungkap Dwi Jogyastara, Senin (28/10/2019).

Adapun barang-barang yang melanggar ketentuan lartas seperti miras kerap masuk melalui pintu tidak resmi atau jalan tikus yang banyak diperbatasan.Selain jalan tikus miras juga kerap dibawa oleh pelintas batas menggunakan kendaraan pribadi maupun umum, dan melebihi batas yang telah ditentukan.

Diakui Dwi Jogyastara, banyaknya jalur tidak resmi membuat penyeludupan barang illegal marak. Namun dengan gencarnya operasi gabungan dan patroli di sayap kiri dan kanan PLBN Entikong aktivitas penyeludupan seperti miras dan rokok menurun setiap tahunya.

Ribuan botol miras itu dimusnahkan dengan alat berat sedangkan rokok illegal dimusnahkan dengan cara dibakar. (agus alfian)

Baca Juga :  Bermasalah di Malaysia, 240 WNI Dideportasi

Most Read

Kawasan Pendopo Jadi Hutan Kota

Sombong

Artikel Terbaru

/