alexametrics
31 C
Pontianak
Sunday, May 29, 2022

SMA Pembelajaran Tatap Muka Seratus Persen, SD dan SMP Belum

SANGGAU – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) seratus persen menjadi kerinduan bersama stakeholder pendidikan di Kabupaten Sanggau. Namun, kondisi wabah Covid-19 belum memungkinkan hal tersebut.

Kabar baiknya, sesuai arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, untuk jenjang SMA sederajat telah diijinkan melakukan pembelajaran tatap muka seratus persen di kabupaten dan kota dengan sejumlah persyaratan.

Kabar tersebut diamini oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Sudarsono ketika diwawancarai sejumlah wartawan, belum lama ini. Dia mengatakan ada sejumlah syarat yang tertera dalam surat provinsi tersebut berkenaan dengan pembelajaran tatap muka seratus persen. Termasuk di Sanggau.

Dikatakannya, dalam surat yang diterbitkan provinsi tersebut, di Sanggau, tatap muka seratus persen untuk jenjang SMA dapat dilakukan dengan syarat seperti vaksinasi dosis kedua bagi pendidik dan tenaga kependidikan paling sedikit 80 persen. Kemudian, vaksinasi dosis kedua masyarakat lanjut usia paling sedikit 50 persen.

Baca Juga :  Pers Harus Semakin Tepat dan Akurat

Atas dasar itu, lanjut dia, satuan pendidikan SMA sederajat, apabila telah memenuhi persyaratan tersebut diijinkan melakukan pembelajaran tatap muka seratus persen terhitung 21 Maret 2022 dan lama belajar paling lama enam jam pelajaran perhari.

Kemudian, selama proses pembelajaran itu tetap menjaga stabilitas kesehatan peserta didik dan sumber daya pendidikan di satuan pendidikan serta melakukan koordinasi dengan gugus tugas covid-19 untuk melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

“Iya, untuk jenjang SMA sederajat, provinsi telah memberikan ijin untuk melakukan tatap muka pembelajaran seratus persen dengan syarat. Termasuk di Sanggau. Namun untuk jenjang SD dan SMP, Sanggau belum melakukan tatap muka seratus persen,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengatakan pembelajaran tatap muka harus tetap mengacu pada protokol kesehatan yang sudah ada. Sepanjang mengikuti itu, pembelajaran tetap berjalan. Hanya saja dengan pola-pola yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Baca Juga :  Temukan 46 Picis Produk Kedaluwarsa

“Tatap muka, sejauh ini tetap harus memenuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Kalau kita, sepanjang mengikuti protokol kan masih jalan (untuk tatap muka di Sanggau sesuai kebijakan yang sudah ada). Kan mereka juga tidak semuanya masuk sekolah. Mereka berbagi hari dan waktu,” ungkapnya.

“Sepanjang kondisi ini masih normal, dan terlebih lagi nanti kondisi membaik, mungkin masuk sekaligus. Kalau untuk kemungkinan masuk atau tatap muka seratus persen (TK, SD dan SMP) di Sanggau sepertinya belum, karena kita masih PPKM level tiga. Mudah-mudahan nanti kita bisa full (masuk sekolah). Tapi hari ini kondisinya sudah cukup baiklah untuk dilakukan tatap muka,” sambung dia. (sgg)

SANGGAU – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) seratus persen menjadi kerinduan bersama stakeholder pendidikan di Kabupaten Sanggau. Namun, kondisi wabah Covid-19 belum memungkinkan hal tersebut.

Kabar baiknya, sesuai arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, untuk jenjang SMA sederajat telah diijinkan melakukan pembelajaran tatap muka seratus persen di kabupaten dan kota dengan sejumlah persyaratan.

Kabar tersebut diamini oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau, Sudarsono ketika diwawancarai sejumlah wartawan, belum lama ini. Dia mengatakan ada sejumlah syarat yang tertera dalam surat provinsi tersebut berkenaan dengan pembelajaran tatap muka seratus persen. Termasuk di Sanggau.

Dikatakannya, dalam surat yang diterbitkan provinsi tersebut, di Sanggau, tatap muka seratus persen untuk jenjang SMA dapat dilakukan dengan syarat seperti vaksinasi dosis kedua bagi pendidik dan tenaga kependidikan paling sedikit 80 persen. Kemudian, vaksinasi dosis kedua masyarakat lanjut usia paling sedikit 50 persen.

Baca Juga :  Dinas Pendidikan Kota Pontianak Terima Laporan Kasus Covid-19 di Tengah PTM

Atas dasar itu, lanjut dia, satuan pendidikan SMA sederajat, apabila telah memenuhi persyaratan tersebut diijinkan melakukan pembelajaran tatap muka seratus persen terhitung 21 Maret 2022 dan lama belajar paling lama enam jam pelajaran perhari.

Kemudian, selama proses pembelajaran itu tetap menjaga stabilitas kesehatan peserta didik dan sumber daya pendidikan di satuan pendidikan serta melakukan koordinasi dengan gugus tugas covid-19 untuk melaksanakan protokol kesehatan secara ketat.

“Iya, untuk jenjang SMA sederajat, provinsi telah memberikan ijin untuk melakukan tatap muka pembelajaran seratus persen dengan syarat. Termasuk di Sanggau. Namun untuk jenjang SD dan SMP, Sanggau belum melakukan tatap muka seratus persen,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengatakan pembelajaran tatap muka harus tetap mengacu pada protokol kesehatan yang sudah ada. Sepanjang mengikuti itu, pembelajaran tetap berjalan. Hanya saja dengan pola-pola yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Baca Juga :  ASN Bakal Rutin Tes Narkoba

“Tatap muka, sejauh ini tetap harus memenuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Kalau kita, sepanjang mengikuti protokol kan masih jalan (untuk tatap muka di Sanggau sesuai kebijakan yang sudah ada). Kan mereka juga tidak semuanya masuk sekolah. Mereka berbagi hari dan waktu,” ungkapnya.

“Sepanjang kondisi ini masih normal, dan terlebih lagi nanti kondisi membaik, mungkin masuk sekaligus. Kalau untuk kemungkinan masuk atau tatap muka seratus persen (TK, SD dan SMP) di Sanggau sepertinya belum, karena kita masih PPKM level tiga. Mudah-mudahan nanti kita bisa full (masuk sekolah). Tapi hari ini kondisinya sudah cukup baiklah untuk dilakukan tatap muka,” sambung dia. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/