alexametrics
33.9 C
Pontianak
Monday, August 8, 2022

Pengukuhan PDKS, Jaga Harkat dan Martabat Bangsa Dayak

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020, Pengurus Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau (PDKS) Periode 2020-2025 dikukuhkan. Kegiatan dipusatkan di Rumah Adat Dayak Dori’Mpulor yang berlokasi di Sei. Mawang, Kecamatan Kapuas.

Ketua Umum DPP PDKS, Yuvenalis Krismono mengatakan pengukuhan sengaja mengambil momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda untuk mengambil semangat yang dulu pernah Pemuda Indonesia ikrarkan.

“PDKS sudah dikukuhkan, sekarang kami sudah mulai bekerja. Kita akan menjaga kekompakan seluruh Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau. Pemuda Dayak harus tetap kompak menjaga marwah, harkat dan martabat bangsa Dayak,” katanya.

Dia bertekad menggali seluruh potensi yang dimiliki seluruh Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau agar dapat ikut serta membangun daerah.

“Kita juga akan meningkatkan semua potensi yang dimiliki seluruh Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau,” ujarnya.

“Kita akan segera membentuk seluruh kepengurusan ditingkat kecamatan sampai ke desa. Karena ini penting agar organisasi bisa berjalan maksimal. Setelah itu baru kita menyusun program kerja sesuai hasil Mubes,” ungkapnya.

Baca Juga :  PPKM untuk Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19

Ketua DAD Sanggau, Yohanes Ontot menyampaikan PDKS harus menjadi kekuatan besar bersama-sama dengan lembaga diatasnya. Terpenting, bagi dia, organisasi tersebut harus mampu untuk mengorganisir pemuda-pemuda Dayak yang ada di Sanggau.

“Bagaimana PDKS mampu hadir ditengah tantangan zaman terutama yang berkaitan dengan teknologi dan informasi,” ujarnya.

Ontot juga menegaskan bahwa PDKS mesti menjadi organisasi yang cerdas dalam menghadapi perubahan zaman.

“Kalau ndak cerdas payah. Hadapi tantangan zaman jangan pakai emosi. Itu makanya saya bilang harus cerdas. Kalau tidak cerdas maka akan jadi bulan-bulanan zaman,” katanya.

“Ingat, kita bukan lembaga ekslusif sehingga orang takut. Karena kita hidup saling berdampingan. Kalau kita mau tinggi sendiri, mau hebat sendiri, ya susah. Jadi harus sinergi dengan organisasi kemasyarakatan yang lain,” harapnya.

Baca Juga :  PT ANTAM Tbk-UBPB Serahkan Bantuan 500 Rapid Test ke Gugus Tugas Sanggau

Menurutnya, jangan ada lagi sekat-sekat untuk membuat Sanggau menjadi tidak kuat. Masyarakat yang heterogen harus mampu menjadi kekuatan daerah.

“Jangan lagi bicara beda-beda. Membedakan Dayak, Melayu, Cina, Jawa dan sebagainya. Tapi, bagaimana yang heterogen ini menjadi sebuah kekuatan besar untuk sama-sama membangun daerah,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan momentum pengukuhan Pengurus PDKS bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Dirinya berharap, tidak hanya PDKS yang eksis, tetapi juga organisasi kepemudaan di Sanggau dapat sama-sama eksis dan berperan dalam pembangunan.

“Untuk pengurus, ini kan terdiri dari beberapa generasi. Saya kira ini bagus agar kaderisasi dapat terus berlanjut dan pembinaan terhadap pemuda dapat terus dilakukan,” ungkapnya.

“PDKS ini, semoga semakin baik dan bisa dikembangkan. Pesan saya, jadilah diri sendiri, tapi tetap hormatilah orang lain,” tegasnya. (sgg)

Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2020, Pengurus Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau (PDKS) Periode 2020-2025 dikukuhkan. Kegiatan dipusatkan di Rumah Adat Dayak Dori’Mpulor yang berlokasi di Sei. Mawang, Kecamatan Kapuas.

Ketua Umum DPP PDKS, Yuvenalis Krismono mengatakan pengukuhan sengaja mengambil momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda untuk mengambil semangat yang dulu pernah Pemuda Indonesia ikrarkan.

“PDKS sudah dikukuhkan, sekarang kami sudah mulai bekerja. Kita akan menjaga kekompakan seluruh Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau. Pemuda Dayak harus tetap kompak menjaga marwah, harkat dan martabat bangsa Dayak,” katanya.

Dia bertekad menggali seluruh potensi yang dimiliki seluruh Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau agar dapat ikut serta membangun daerah.

“Kita juga akan meningkatkan semua potensi yang dimiliki seluruh Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau,” ujarnya.

“Kita akan segera membentuk seluruh kepengurusan ditingkat kecamatan sampai ke desa. Karena ini penting agar organisasi bisa berjalan maksimal. Setelah itu baru kita menyusun program kerja sesuai hasil Mubes,” ungkapnya.

Baca Juga :  Desak Brigadir DY Dipecat dan Dipidana

Ketua DAD Sanggau, Yohanes Ontot menyampaikan PDKS harus menjadi kekuatan besar bersama-sama dengan lembaga diatasnya. Terpenting, bagi dia, organisasi tersebut harus mampu untuk mengorganisir pemuda-pemuda Dayak yang ada di Sanggau.

“Bagaimana PDKS mampu hadir ditengah tantangan zaman terutama yang berkaitan dengan teknologi dan informasi,” ujarnya.

Ontot juga menegaskan bahwa PDKS mesti menjadi organisasi yang cerdas dalam menghadapi perubahan zaman.

“Kalau ndak cerdas payah. Hadapi tantangan zaman jangan pakai emosi. Itu makanya saya bilang harus cerdas. Kalau tidak cerdas maka akan jadi bulan-bulanan zaman,” katanya.

“Ingat, kita bukan lembaga ekslusif sehingga orang takut. Karena kita hidup saling berdampingan. Kalau kita mau tinggi sendiri, mau hebat sendiri, ya susah. Jadi harus sinergi dengan organisasi kemasyarakatan yang lain,” harapnya.

Baca Juga :  Satukan Persepsi Program Pascarehabilitasi

Menurutnya, jangan ada lagi sekat-sekat untuk membuat Sanggau menjadi tidak kuat. Masyarakat yang heterogen harus mampu menjadi kekuatan daerah.

“Jangan lagi bicara beda-beda. Membedakan Dayak, Melayu, Cina, Jawa dan sebagainya. Tapi, bagaimana yang heterogen ini menjadi sebuah kekuatan besar untuk sama-sama membangun daerah,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan momentum pengukuhan Pengurus PDKS bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Dirinya berharap, tidak hanya PDKS yang eksis, tetapi juga organisasi kepemudaan di Sanggau dapat sama-sama eksis dan berperan dalam pembangunan.

“Untuk pengurus, ini kan terdiri dari beberapa generasi. Saya kira ini bagus agar kaderisasi dapat terus berlanjut dan pembinaan terhadap pemuda dapat terus dilakukan,” ungkapnya.

“PDKS ini, semoga semakin baik dan bisa dikembangkan. Pesan saya, jadilah diri sendiri, tapi tetap hormatilah orang lain,” tegasnya. (sgg)

Most Read

Artikel Terbaru

/