alexametrics
27 C
Pontianak
Sunday, June 26, 2022

Wakil Bupati Tunda Divaksinasi

14 Pejabat Publik dan Tokoh Masyarakat Sudah Divaksin

SEKADAU-Satgas Covid-19 Kabupaten Sekadau melakukan vaksinasi tahap pertama kepada 14 pejabat publik dan tokoh masyarakat di Kabupaten Sekadau, pada Selasa (2/2) di Kantor Bupati Sekadau.

Dicanangkan menjadi orang pertama melakukan vaksinasi di Kabupaten Sekadau, Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, harus menunda divaksinasi karena tensi darah yang tinggi.

“Bukannya tidak di vaksin, hanya ditunda saja. Tadi tensinya naik, mungkin nervous atau kecemasan. Beberapa hari kedepan akan di cek lagi. Jika sudah normal baru di vaksin,” ucap Aloysius.

Orang nomor dua di Kabupaten Sekadau tersebut menjelaskan, vaksinasi Kabupaten Sekadau tahap pertama sudah diawal di Kantor Bupati ini, dan 14 pejabat publik dan tokoh masyarakat sudah di vaksin.

Baca Juga :  DPMPTSP Gelar Public Hearing

“Selanjutnya akan dilakukan kepada tenaga kesehatan di Kabupaten Sekadau. Yaitu di Puskesmas dan RSUD,” ucap dia.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu takut di vaksin. “Kita himbau juga kepada masyarakat untuk tidak perlu takut untuk di vaksin. Karena sudah ada contohnya yang di vaksin,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, Henry Alpius mengatakan, tidak ada keluhan dari yang melakukan vaksinasi hari ini. “Saat ini tidak ada keluhan. 14 hari kemudian, terhitung hari ini akan kita lakukan vaksinasi tahap kedua,” ucapnya.

Terkait Wakil Bupati yang mengalami penundaan vaksinasi pada hari ini, Henry menjelaskan bukannya tidak bisa divaksin, namun harus di tunda karena mengalami kenaikan tensi darah.

Baca Juga :  Perkuat Identifikasi dan Penanganan TKP

“Kita lihat beberapa hari kedepan, jika tensinya sudah normal, makan pak Wakil Bupati bisa melakukan vaksinasi,” terang dia.

Henry mengungkapkan, pihaknya juga sudah menyiapkan tim monitoring untuk yang sudah melakukan vaksinasi. Ia menerangkan jika ada keluhan selama 14 hari ke depan, hal tersebut bisa langsung ditangani.

“Sudah kita siapkan untuk memonitoring yang sudah divaksin kali ini. Untuk perjalanan keluar, belum ada ketentuannya,” imbuhnya.

Ia berharap vaksinasi ini bisa sukses dan didukung penuh oleh semua pihak, “Selain itu juga selalu menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.(var)

14 Pejabat Publik dan Tokoh Masyarakat Sudah Divaksin

SEKADAU-Satgas Covid-19 Kabupaten Sekadau melakukan vaksinasi tahap pertama kepada 14 pejabat publik dan tokoh masyarakat di Kabupaten Sekadau, pada Selasa (2/2) di Kantor Bupati Sekadau.

Dicanangkan menjadi orang pertama melakukan vaksinasi di Kabupaten Sekadau, Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, harus menunda divaksinasi karena tensi darah yang tinggi.

“Bukannya tidak di vaksin, hanya ditunda saja. Tadi tensinya naik, mungkin nervous atau kecemasan. Beberapa hari kedepan akan di cek lagi. Jika sudah normal baru di vaksin,” ucap Aloysius.

Orang nomor dua di Kabupaten Sekadau tersebut menjelaskan, vaksinasi Kabupaten Sekadau tahap pertama sudah diawal di Kantor Bupati ini, dan 14 pejabat publik dan tokoh masyarakat sudah di vaksin.

Baca Juga :  17 Februari, Jabatan Bupati-Wabup Berakhir

“Selanjutnya akan dilakukan kepada tenaga kesehatan di Kabupaten Sekadau. Yaitu di Puskesmas dan RSUD,” ucap dia.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu takut di vaksin. “Kita himbau juga kepada masyarakat untuk tidak perlu takut untuk di vaksin. Karena sudah ada contohnya yang di vaksin,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, Henry Alpius mengatakan, tidak ada keluhan dari yang melakukan vaksinasi hari ini. “Saat ini tidak ada keluhan. 14 hari kemudian, terhitung hari ini akan kita lakukan vaksinasi tahap kedua,” ucapnya.

Terkait Wakil Bupati yang mengalami penundaan vaksinasi pada hari ini, Henry menjelaskan bukannya tidak bisa divaksin, namun harus di tunda karena mengalami kenaikan tensi darah.

Baca Juga :  Perkuat Identifikasi dan Penanganan TKP

“Kita lihat beberapa hari kedepan, jika tensinya sudah normal, makan pak Wakil Bupati bisa melakukan vaksinasi,” terang dia.

Henry mengungkapkan, pihaknya juga sudah menyiapkan tim monitoring untuk yang sudah melakukan vaksinasi. Ia menerangkan jika ada keluhan selama 14 hari ke depan, hal tersebut bisa langsung ditangani.

“Sudah kita siapkan untuk memonitoring yang sudah divaksin kali ini. Untuk perjalanan keluar, belum ada ketentuannya,” imbuhnya.

Ia berharap vaksinasi ini bisa sukses dan didukung penuh oleh semua pihak, “Selain itu juga selalu menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.(var)

Most Read

Sancho Akan Bertahan

AUD Holistik Integratif

BPKS Dapat Baju Anti Panas

Amankan Pasokan Listrik

Artikel Terbaru

/