alexametrics
25 C
Pontianak
Friday, May 27, 2022

Pohon Besar Ancam Rumah, Tebang Saja!

NANGA MAHAP – Kepala Polsek (Kapolsek) Nanga Mahap Iptu Ambril mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan selalu waspada di manapun dan kapan pun. Bahkan, jika mendapati ada sebuah pohon besar yang berdiri di sekitar rumah serta mengancam keberadaan penghuninya, disarankan dia agar ditebang saja.

“Pohon dan kayu besar yang berada di lingkungan rumah tinggal juga harus diperhatikan. Bila perlu dibersihkan atau ditebang, agar ketika angin kencang disertai hujan, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbau Kapolsek. Imbauan tersebut menanggapi bencana yang menimpa salah seorang warga, yang rumahnya tertimpa sebuah pohon setelah diterpa angin kencang baru-baru ini. Warga yang rumahnya tertimpa pohon tersebut bernama Kayon, penduduk Dusun Sekitak Permai, Desa Batu Pahat, Kecamatan Nanga Mahap. Ambril memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pasalnya saat peristiwa robohnya pohon menimpa rumah yang terbuat dari papan kayu tersebut, penghuninya, menurut dia, sedang tidak berada di tempat. Kini Kayon dan keluarganya untuk sementara mengungsi ke rumah keluarga terdekat.

Kapolsek sebelumnya telah menurunkan jajarannya, untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban. Dari pantauan mereka, kerusakan terparah yang dialami rumah milik keluarga Kayon tersebut terletak di bagian dapur.

Baca Juga :  Jalan Protokol Kerap Tergenang Air

Selain memberikan bantuan berupa sembako untuk keperluan keluarga korban, jajaran Polsek Nanga Mahap juga membantu warga sekitar, untuk membersihkan dahan kayu, atap, hingga bagian dinding rumah korban yang rusak. “Ini kita lakukan untuk sedikit meringankan beban warga yang terkena musibah. Melalui ini, kami juga ingin mengajak masyarakat agar saling tolong menolong antarsesama. Apabila ada masyarakat atau saudara kita yang mengalami musibah mari kita bersama-sama meringankan bebannya, kita gotong royong untuk membantu yang membutuhkan,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan selalu waspada di manapun dan kapan pun. Terutama, dia menambahkan, apabila terjadi banjir bila terjadi musim hujan. Terlebih, sambungnya, wilayah Desa Batu Pahat merupakan dataran rendah yang kerap kali jadi langganan banjir bila curah hujan tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau juga telah memberikan bantuan kepada keluarga Kayon. Dari pantauan BPBD di lapangan, beberapa bagian rumah hancur akibat tertimpa pohon. Begitu juga berbagai barang serta perabotan rumah juga rusak karena peristiwa alam tersebut.

Baca Juga :  Wabup Sekadau Umumkan 3 Sembuh dan 1 Negatif

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sekadau, Matius Jon, mengatakan bahwa timnya bergerak memberikan bantuan kepada keluarga korban, setelah mendapat laporan dari masyarakat akan musibah tersebut. Selanjutnya, pihaknya langsung menindak laporan tersebut dengan melakukan monitoring serta menyambangi lokasi rumah yang dimaksud. Di sana mereka memberikan bantuan berupa sembako dan juga beberapa material bahan bangunan seperti atap seng.

“Hal ini juga sekaligus perintah dari Bupati (Rupinus) untuk menyalurkan bantuan kepada korban yang rumahnya mengalami kerusakan, setelah tertimpa pohon yang ambruk. Tadi kita sudah lihat kondisi rumahnya, untuk kerugian ditaksir mencapai 15 juta rupiah,” bebernya saat dikonfirmasi, Sabtu (7/3).

Atas kejadian ini, Matius juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman serta bahaya yang diakibatkan angin kencang seperti ini. Diingatkan dia bahwa saat ini kondisi cuaca di Kabupaten Sekadau yang kerap kali hujan disertai angin. (Sig)

NANGA MAHAP – Kepala Polsek (Kapolsek) Nanga Mahap Iptu Ambril mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan selalu waspada di manapun dan kapan pun. Bahkan, jika mendapati ada sebuah pohon besar yang berdiri di sekitar rumah serta mengancam keberadaan penghuninya, disarankan dia agar ditebang saja.

“Pohon dan kayu besar yang berada di lingkungan rumah tinggal juga harus diperhatikan. Bila perlu dibersihkan atau ditebang, agar ketika angin kencang disertai hujan, tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” imbau Kapolsek. Imbauan tersebut menanggapi bencana yang menimpa salah seorang warga, yang rumahnya tertimpa sebuah pohon setelah diterpa angin kencang baru-baru ini. Warga yang rumahnya tertimpa pohon tersebut bernama Kayon, penduduk Dusun Sekitak Permai, Desa Batu Pahat, Kecamatan Nanga Mahap. Ambril memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pasalnya saat peristiwa robohnya pohon menimpa rumah yang terbuat dari papan kayu tersebut, penghuninya, menurut dia, sedang tidak berada di tempat. Kini Kayon dan keluarganya untuk sementara mengungsi ke rumah keluarga terdekat.

Kapolsek sebelumnya telah menurunkan jajarannya, untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban. Dari pantauan mereka, kerusakan terparah yang dialami rumah milik keluarga Kayon tersebut terletak di bagian dapur.

Baca Juga :  AKB, 19 Warga Kepergok Tak Pakai Masker

Selain memberikan bantuan berupa sembako untuk keperluan keluarga korban, jajaran Polsek Nanga Mahap juga membantu warga sekitar, untuk membersihkan dahan kayu, atap, hingga bagian dinding rumah korban yang rusak. “Ini kita lakukan untuk sedikit meringankan beban warga yang terkena musibah. Melalui ini, kami juga ingin mengajak masyarakat agar saling tolong menolong antarsesama. Apabila ada masyarakat atau saudara kita yang mengalami musibah mari kita bersama-sama meringankan bebannya, kita gotong royong untuk membantu yang membutuhkan,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek juga mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan selalu waspada di manapun dan kapan pun. Terutama, dia menambahkan, apabila terjadi banjir bila terjadi musim hujan. Terlebih, sambungnya, wilayah Desa Batu Pahat merupakan dataran rendah yang kerap kali jadi langganan banjir bila curah hujan tinggi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau juga telah memberikan bantuan kepada keluarga Kayon. Dari pantauan BPBD di lapangan, beberapa bagian rumah hancur akibat tertimpa pohon. Begitu juga berbagai barang serta perabotan rumah juga rusak karena peristiwa alam tersebut.

Baca Juga :  Masuk Sekadau Tak Bawa Surat, Langsung Swab

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sekadau, Matius Jon, mengatakan bahwa timnya bergerak memberikan bantuan kepada keluarga korban, setelah mendapat laporan dari masyarakat akan musibah tersebut. Selanjutnya, pihaknya langsung menindak laporan tersebut dengan melakukan monitoring serta menyambangi lokasi rumah yang dimaksud. Di sana mereka memberikan bantuan berupa sembako dan juga beberapa material bahan bangunan seperti atap seng.

“Hal ini juga sekaligus perintah dari Bupati (Rupinus) untuk menyalurkan bantuan kepada korban yang rumahnya mengalami kerusakan, setelah tertimpa pohon yang ambruk. Tadi kita sudah lihat kondisi rumahnya, untuk kerugian ditaksir mencapai 15 juta rupiah,” bebernya saat dikonfirmasi, Sabtu (7/3).

Atas kejadian ini, Matius juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada terhadap ancaman serta bahaya yang diakibatkan angin kencang seperti ini. Diingatkan dia bahwa saat ini kondisi cuaca di Kabupaten Sekadau yang kerap kali hujan disertai angin. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/