alexametrics
25.6 C
Pontianak
Tuesday, August 9, 2022

38 Perwira Polres Sekadau Non Reaktif

SEKADAU – Sebanyak 38 perwira jajaran Kepolisian Polres (Polres) Sekadau telah mengikuti serangkaian pengecekan kesehatan melalui metode rapid test Covid-19, kemarin. Tes yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau bersama Urkes Polres Sekadau di Ruang Media Center Mapolres Sekadau tersebut, menunjukkan secara keseluruhan jika 38 perwira tersebut non reaktif atau negatif terpapar Covid-19

Adapun dari ke-38 Perwira Polres Sekadau yang mengikuti proses rapid test meliputi Kapolres Sekadau, PJU setingkat Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, dan hingga Kanit. Menanggapi pelaksanaan rapid test bagi jajaran Perwira Polres Sekadau tersebut, Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala mengatakan bahwa Polri adalah salah satu instansi yang tetap bekerja selama masa pandemi. Menurutnya, seiring dengan pandemi yang masih berlangsung sampai saat ini, otomatis membuat risiko terpapar virus cukup tinggi. Hal itu dikatakan dia, setelah melihat kondisi dan situasi selama wabah Covid -19, di mana mereka masih harus melakukan pelayanan dan berinteraksi dengan masyarakat.

Baca Juga :  Cegah Corona di Lapas, Sosialisasikan Hidup Sehat untuk Narapidana

“Tentu hal ini menjadi alasan anggota Polri harus menjalani rapid test guna memastikan kondisi kesehatan personel Polres Sekadau. Di samping itu dengan dilakukannya rapid test ini kita juga dapat memastikan bahwa saat ini kita dalam kondisi siap untuk melakukan tugas di lapangan,” ujar Marupa.

Kendati seluruh perwiranya dinyatakan non reaktif, Kapolres terus mengingatkan para PJU dan seluruh personelnya agar selalu menjaga kesehatan dan kebersihan di manapun berada, baik saat bertugas maupun tidak. “Tentu yang paling utama kita selalu tekankan bagi para personel untuk selalu menerapkan protokol kesehatan baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan keluarga,” jelasnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Pelaksanatugas Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk (PP), dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Sekadau, Henry Alpius mengatakan bahwa rapid test sendiri sengaja dilakukan dengan menyasar berbagai pihak. Terutama, dia menambahkan, bagi mereka yang berisiko, seperti warga yang berstatus ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan), maupun lansia.

Baca Juga :  Sampaikan Pesan Pengamanan TPS

Di samping itu, Henry juga menjelaskan pelaksanaan rapid test juga disasar teruntuk para pejabat publik yang notabene dalam keseharian melaksanakan tugas. Para pejabat publik ini, menurut dia kerap melakukan kontak dengan banyak orang yang tidak diketahui dari mana dan membawa virus atau tidak. Sebelumnya, Henry memastikan sejumlah pejabat Pemda Sekadau sudah turut dilakukan rapid test. Kemudian, pelaksanaan rapid tersebut dilanjutkan mereka dengan menyasar kepada Forkopimda Sekadau, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, dan sebagainya.

“Untuk instansi Polri sendiri hasilnya sudah keluar. Sementara untuk hasilnya, ke-38 Perwira Polri yang telah kita lakukan rapid semuanya menunjukkan hasil non reaktif atau negatif dari Covid-19,” pungkasnya. (Sig)

SEKADAU – Sebanyak 38 perwira jajaran Kepolisian Polres (Polres) Sekadau telah mengikuti serangkaian pengecekan kesehatan melalui metode rapid test Covid-19, kemarin. Tes yang dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau bersama Urkes Polres Sekadau di Ruang Media Center Mapolres Sekadau tersebut, menunjukkan secara keseluruhan jika 38 perwira tersebut non reaktif atau negatif terpapar Covid-19

Adapun dari ke-38 Perwira Polres Sekadau yang mengikuti proses rapid test meliputi Kapolres Sekadau, PJU setingkat Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, dan hingga Kanit. Menanggapi pelaksanaan rapid test bagi jajaran Perwira Polres Sekadau tersebut, Kapolres Sekadau AKBP Marupa Sagala mengatakan bahwa Polri adalah salah satu instansi yang tetap bekerja selama masa pandemi. Menurutnya, seiring dengan pandemi yang masih berlangsung sampai saat ini, otomatis membuat risiko terpapar virus cukup tinggi. Hal itu dikatakan dia, setelah melihat kondisi dan situasi selama wabah Covid -19, di mana mereka masih harus melakukan pelayanan dan berinteraksi dengan masyarakat.

Baca Juga :  Cegah Malaria hingga DBD, Pemda Salurkan Kelambu untuk Warga Selalong

“Tentu hal ini menjadi alasan anggota Polri harus menjalani rapid test guna memastikan kondisi kesehatan personel Polres Sekadau. Di samping itu dengan dilakukannya rapid test ini kita juga dapat memastikan bahwa saat ini kita dalam kondisi siap untuk melakukan tugas di lapangan,” ujar Marupa.

Kendati seluruh perwiranya dinyatakan non reaktif, Kapolres terus mengingatkan para PJU dan seluruh personelnya agar selalu menjaga kesehatan dan kebersihan di manapun berada, baik saat bertugas maupun tidak. “Tentu yang paling utama kita selalu tekankan bagi para personel untuk selalu menerapkan protokol kesehatan baik di lingkungan kerja maupun di lingkungan keluarga,” jelasnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Pelaksanatugas Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk (PP), dan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Sekadau, Henry Alpius mengatakan bahwa rapid test sendiri sengaja dilakukan dengan menyasar berbagai pihak. Terutama, dia menambahkan, bagi mereka yang berisiko, seperti warga yang berstatus ODP (orang dalam pemantauan), PDP (pasien dalam pengawasan), maupun lansia.

Baca Juga :  Jaring 436 Orang Luar di Posko Lintas Batas

Di samping itu, Henry juga menjelaskan pelaksanaan rapid test juga disasar teruntuk para pejabat publik yang notabene dalam keseharian melaksanakan tugas. Para pejabat publik ini, menurut dia kerap melakukan kontak dengan banyak orang yang tidak diketahui dari mana dan membawa virus atau tidak. Sebelumnya, Henry memastikan sejumlah pejabat Pemda Sekadau sudah turut dilakukan rapid test. Kemudian, pelaksanaan rapid tersebut dilanjutkan mereka dengan menyasar kepada Forkopimda Sekadau, termasuk TNI, Polri, Kejaksaan, dan sebagainya.

“Untuk instansi Polri sendiri hasilnya sudah keluar. Sementara untuk hasilnya, ke-38 Perwira Polri yang telah kita lakukan rapid semuanya menunjukkan hasil non reaktif atau negatif dari Covid-19,” pungkasnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/