alexametrics
25 C
Pontianak
Tuesday, June 28, 2022

Ramadan Tetap Jalankan Prokes

SEKADAU-Memasuki bulan suci Ramadan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, Henry Alpius imbau pengurus Masjid dan Musholla perketat protokol kesehatan, guna antisipasi kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sekadau.

“Kita tetap menghimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Meskipun pemerintah telah memberikan izin dilangsungkannya Salat Tarawih berjamaah di masjid pada bulan Ramadhan tahun 2021,” ucapnya.

Ia melanjutkan, imbauan tersebut tidak hanya bagi umat muslim, himbauan itu juga diberikan bagi pengurus tempat ibadah agama lainnya.

“Silakan melaksanakan salat tarawih berjamaah tapi tetap harus meningkatkan protokol kesehatan, menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker itu yang terpenting,” ucapnya.

Henry menuturkan, kedisplinan masyarakat menjadi kunci utama dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19 tersebut. walaupun jika dilihat kasus Covid-19 cenderung meningkat.

Baca Juga :  Edi Kamtono: Salat Id Wajib Patuhi Prokes

Ia mengatakan, meskipun sudah adanya vaksinasi Covid-19, namun belum sepenuhnya memastikan masyarakat aman dari virus tersebut. Terlebih karena aktivitas vaksin dalam pembentukan imunitas baru terjadi setelah 14-30 hari usai vaksinasi tahap kedua.

“Itupun tidak memastikan aman dari Covid-19 kalau 70% masyarakatnya belum divaksin. Sedangkan di Kabupaten Sekadau baru 12% yang menerima vaksin,” tandasnya. (var)

SEKADAU-Memasuki bulan suci Ramadan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, Henry Alpius imbau pengurus Masjid dan Musholla perketat protokol kesehatan, guna antisipasi kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sekadau.

“Kita tetap menghimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. Meskipun pemerintah telah memberikan izin dilangsungkannya Salat Tarawih berjamaah di masjid pada bulan Ramadhan tahun 2021,” ucapnya.

Ia melanjutkan, imbauan tersebut tidak hanya bagi umat muslim, himbauan itu juga diberikan bagi pengurus tempat ibadah agama lainnya.

“Silakan melaksanakan salat tarawih berjamaah tapi tetap harus meningkatkan protokol kesehatan, menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker itu yang terpenting,” ucapnya.

Henry menuturkan, kedisplinan masyarakat menjadi kunci utama dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19 tersebut. walaupun jika dilihat kasus Covid-19 cenderung meningkat.

Baca Juga :  Pedagang Diperbolehkan Berjualan, Asal Patuhi Prokes

Ia mengatakan, meskipun sudah adanya vaksinasi Covid-19, namun belum sepenuhnya memastikan masyarakat aman dari virus tersebut. Terlebih karena aktivitas vaksin dalam pembentukan imunitas baru terjadi setelah 14-30 hari usai vaksinasi tahap kedua.

“Itupun tidak memastikan aman dari Covid-19 kalau 70% masyarakatnya belum divaksin. Sedangkan di Kabupaten Sekadau baru 12% yang menerima vaksin,” tandasnya. (var)

Most Read

Artikel Terbaru

/