alexametrics
23 C
Pontianak
Wednesday, June 29, 2022

Nanga Mahap Bangun Posko Satgas Covid-19

NANGA MAHAP – Dalam upaya mencegah penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sekadau, Pemerintah Kecamatan Nanga Mahap membangun posko satuan tugaa (satgas) Covid-19. Posko ini dipergunakan untuk memantau aktivitas di akses keluar masuk Kecamatan Nanga Mahap.

Camat Nanga Mahap, Acung Yulius, mengatakan bahwa terbentuknya posko tersebut merupakan hasil dari kesepakatan bersama antara Pemerintah Kecamatan Nanga Mahap serta pihak TNI dan Polri, juga instansi terkait lainnya. Mereka membangun Satgas, guna memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Nanga Mahap.

Acung mengatakan bahwa posko tersebut sebenarnya telah dibangun sejak awal April lalu, namun baru berjalan efektif, baru-baru ini. Ia juga mengungkapkan bahwa diadakannya posko ini adalah untuk memudahkan mereka mendata setiap orang yang memasuki wilayah Nanga Mahap.

Baca Juga :  Minim Kirim Sampel Tes Usap

Posko itu sudah dibangun mereka dari awal bulan lalu. “Kita harap dengan adanya posko tersebut dapat mempermudah kita mendata setiap orang yang keluar masuk Nanga Mahap,” jelasnya.

Acung menjelaskan bahwa mereka uang bertugas untuk standby di posko akan dilakukan secara bergantian, yakni setiap pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB, dan begitu sebaliknya. Dengan pergantian tersebut, Acung berharap dapat lebih efektif dan tak menguras tenaga yang berjaga, namun posko tetap dijaga selama 24 jam penuh.

“Di sini semua kita libatkan. Baik dari pihak Kantor Camat, Puskesmas, Danramil, Kepolisian, serta pihak lainnya kita ikut sertakan untuk menjaga Kecamatan Nanga Mahap dari penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Baca Juga :  DPC PDI Perjuangan Salurkan Bantuan ke Lembaga Sosial

Dia menjelaskan bahwa dalam pengoperasiannya, posko tersebut juga selalu mengedepankan protokol kesehatan Covid-19. Seperti, dimisalkan dia, melakukan penyemprotan disenfektan pada alat transportasi yang melintas di daerah tersebut. Bahkan masyarakat yang berlalu lalang diminta mereka untuk mencuci tangan dengan sarana yang sudah dipersiapkan di sekitar posko.

“Begitu pula dengan pendataan, kita lakukan secara ketat bagi setiap pengendara yang melintas. Ini dilakukan untuk mengetahui riwayat perjalanan serta tujuan dari orang yang melintas di tempat kita (Kecamatan Nanga Mahap),” pungkasnya. (Sig)

NANGA MAHAP – Dalam upaya mencegah penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Sekadau, Pemerintah Kecamatan Nanga Mahap membangun posko satuan tugaa (satgas) Covid-19. Posko ini dipergunakan untuk memantau aktivitas di akses keluar masuk Kecamatan Nanga Mahap.

Camat Nanga Mahap, Acung Yulius, mengatakan bahwa terbentuknya posko tersebut merupakan hasil dari kesepakatan bersama antara Pemerintah Kecamatan Nanga Mahap serta pihak TNI dan Polri, juga instansi terkait lainnya. Mereka membangun Satgas, guna memutus rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Nanga Mahap.

Acung mengatakan bahwa posko tersebut sebenarnya telah dibangun sejak awal April lalu, namun baru berjalan efektif, baru-baru ini. Ia juga mengungkapkan bahwa diadakannya posko ini adalah untuk memudahkan mereka mendata setiap orang yang memasuki wilayah Nanga Mahap.

Baca Juga :  Gelar Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan

Posko itu sudah dibangun mereka dari awal bulan lalu. “Kita harap dengan adanya posko tersebut dapat mempermudah kita mendata setiap orang yang keluar masuk Nanga Mahap,” jelasnya.

Acung menjelaskan bahwa mereka uang bertugas untuk standby di posko akan dilakukan secara bergantian, yakni setiap pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB, dan begitu sebaliknya. Dengan pergantian tersebut, Acung berharap dapat lebih efektif dan tak menguras tenaga yang berjaga, namun posko tetap dijaga selama 24 jam penuh.

“Di sini semua kita libatkan. Baik dari pihak Kantor Camat, Puskesmas, Danramil, Kepolisian, serta pihak lainnya kita ikut sertakan untuk menjaga Kecamatan Nanga Mahap dari penyebaran Covid-19,” tegasnya.

Baca Juga :  Bahas Penerapan PPKM Mikro

Dia menjelaskan bahwa dalam pengoperasiannya, posko tersebut juga selalu mengedepankan protokol kesehatan Covid-19. Seperti, dimisalkan dia, melakukan penyemprotan disenfektan pada alat transportasi yang melintas di daerah tersebut. Bahkan masyarakat yang berlalu lalang diminta mereka untuk mencuci tangan dengan sarana yang sudah dipersiapkan di sekitar posko.

“Begitu pula dengan pendataan, kita lakukan secara ketat bagi setiap pengendara yang melintas. Ini dilakukan untuk mengetahui riwayat perjalanan serta tujuan dari orang yang melintas di tempat kita (Kecamatan Nanga Mahap),” pungkasnya. (Sig)

Most Read

Artikel Terbaru

/